Kenapa wanita dituntut menormalisasi jika suami gamers? Dengan quote "mendingan gamers daripada main wanita", atau "mendingan gamers daripada judi, narkoba dan lain lain"? Kenapa?
Padahal dengan suami gamers? Berapa banyak waktu terbuang sia sia.. Katanya suami itu pemimpin dunia akhirat, katanya suami itu teladan keluarga, tapi kenapa tidak menjaga kewibawaannya dengan mengerjakan hal hal yg bermanfaat? Bukannya waktu di dunia itu sangat terbatas?














