"Apa yang menjadi takdirmu tidak akan melewatkanmu"
Maka, tenanglah dan percaya sepenuhnya kepadaNya.
menulis ulang yang tertera di layar utama gawai sebagai pengingat yang berulang untuk berhusnudzon dengan segala ketetapanNya.

if i look back, i am lost
NASA

tannertan36
Cosimo Galluzzi
Lint Roller? I Barely Know Her
sheepfilms
todays bird

blake kathryn
h
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
he wasn't even looking at me and he found me

shark vs the universe
YOU ARE THE REASON

Discoholic 🪩
official daine visual archive
Mike Driver
Claire Keane
KIROKAZE
ojovivo
seen from China

seen from Brazil

seen from United Kingdom
seen from United States
seen from Brazil

seen from Poland
seen from Pakistan
seen from United Kingdom
seen from India
seen from Venezuela

seen from Malaysia

seen from Kenya
seen from Nepal

seen from Chile
seen from Spain
seen from Colombia

seen from Poland
seen from United States
seen from Venezuela
seen from United States
@aydhana
"Apa yang menjadi takdirmu tidak akan melewatkanmu"
Maka, tenanglah dan percaya sepenuhnya kepadaNya.
menulis ulang yang tertera di layar utama gawai sebagai pengingat yang berulang untuk berhusnudzon dengan segala ketetapanNya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Penerimaan dan Penolakan itu Sama
Setiap orang memiliki susunan gagasan nya sendiri untuk mengevaluasi hidup. Cara pandang yang didampingi oleh banyak hal yang hadir dalam hidup masing-masingnya juga mempengaruhi penilaiaannya. Tentunya, gagasan kita tidak selalu cocok dengan gagasan orang lain.
Maka, semakin cepat kita menerima—bahwa kita tidak akan selalu diiyakan orang lain, maka hal ini akan membuat hidup kita menjadi semakin mudah.
Sebab sejatinya, hidup adalah kejadian yang silih berganti. Jadi, jaga harapan penuhnya pada Allah saja. Karena manusia tidak punya jaminannya!
Pandangan bahwa penerimaan dan penolakan itu sama menjadi salah satu cara untuk mengingatkan diri kita bahwa kita tentunya tidak bisa menyenangkan hati banyak orang setiap saat.
Yang penting, kita harus senantiasa menghadirkan permohonan untuk di tolong oleh Allah saja!
Agar Allah senantiasa menjaga kita dari kesalahan akhlak kita dalam berinteraksi dengan yang lainnya. Sisa nya setelah berusaha, Allah yang akan tentukan hasil terbaiknya untuk kita!
Mari kita syukuri semua keadaannya♡
Cemas dan Bimbang di Dunia yang Berkelimpahan Pilihan
Seringkali kita dimangsa oleh rasa cemas, merasa ada banyak hal yang lebih baik yang sedang terjadi di tempat lain. Rasa nya, kita juga jadi takut ketinggalan kegiatan yang berlangsung di sekitar kita, terutama jika hal itu kita lihat sebagai hal yang berpotensi dapat menjadi lebih hebat, lebih keren bahkan lebih menggugah daripada yang kita kerjakan. Yang pada akhirnya-akibatnya dapat menghabiskan banyak waktu dan energi yang sebetulnya bukan prioritas.
Rasa cemas serta takut tertinggal terhadap banyak hal ini merasuk ke alam bawah sadar dan membajak intuisi kita. Hal ini hadir karena persepsi konsumtif kita terhadap pengalaman orang lain yang tampaknya lebih memuaskan daripada diri kita. Sebab persepsi merupakan pertimbangan yang sarat dan lekat dengan emosi.
Kabar baiknya, Allah telah mengabarkan sebuah kesempatan terbaik untuk menuntun arah hidup kita. Termaktub sebagai salah satu pedoman hidup, disaat semua arus persepsi yang tampak menggiurkan itu terasa menyeret kita untuk dikejar.
“Sesungguhnya Allah, tidak akan mengubah keadaan suatu kaum, sehingga mereka mengubah keadaan mereka sendiri” (QS. Ar-Ra’d : 11)
Yap, Maha Baiknya Allah yang telah mencatatkan kasih sayang dalam pedoman hidup kita untuk dapat mengerem dan menentukan arah.
Kita dapat tepat mengambil keputusan di dunia yang menyajikan terlalu banyak pilihan ini dengan :
1. Belajar memilih hal yang benar-benar kita butuhkan.
Mari belajar untuk berhenti mengoleksi pilihan, lalu tutup semua potensi lain, terus maju dan hindari untuk menyesali yang telah terjadi.
2. Belajar berani untuk tidak mengalami semua hal.
Berhenti untuk mencoba melakukan segala nya dan menjadi semuanya. Dari pada mengidamkan apa yang dilewatkan. Lebih baik mensyukuri apa yang dimiliki saat ini.
Tentunya, terus-terusan mohon pertolongan Allah ya!♡
Mari menikmati setiap proses perjalanan diri, tanpa membandingkan diri dengan seluruh penduduk bumi🌏✨
Dihadiahi kesempatan kemuliaan
Mungkin ramadhan tahun ini memang belum menjadi seorang ibu
Mungkin ramadhan tahun ini memang belum menjadi seorang istri
Mungkin ramadhan tahun ini memang belum bisa menghadiahi diri perjalanan spiritual ke tanah suci
Tapi kesempatan untuk beramal dengan amalan-amalan kemuliaan di bulan Ramadhan dengan status terbaik sebagai seorang hamba, masih Allah izinkan.
Sungguh, kepadaNya lah dilimpahkan segala urusan
Yaa hayyu yaa qayyum birahmatika astagits, aslihli sya'ni kullahu walla takilni illa nafsi tharfata 'aiinn♡
Semangat menjaga diri, menata diri lalu menjadi cahaya✨
Jika kamu mulai menyukai makan, maka berpuasalah.
Jika kamu mulai menggilai uang, maka bersedekahlah.
Jika kamu lebih banyak tidur, maka mulailah tahajud.
Jika mulai lebih sering mendengar musik, maka mulailah mendengar Alquran.
Karena kecintaan kita kepada dunia tidak boleh melebihi kecintaan kepada Allah. Jalan menuju Allah itu adalah jalan di mana; Nabi Adam kelelahan, Nabi Nuh mengeluh, Nabi Ibrahim di lempar ke dalam api, Nabi Ismail dibentang untuk disembelih, Nabi Yusuf dijual dengan harga murah–bahkan dipenjara, dan Nabi Zakariya di gergaji.
Juga dideritanya penyakit oleh Nabi Ayub, menangis luar bisanya Nabi Ya'qub, berjalan sendiriannya Nabi Isa, bahkan kefakiran dan kemalangan Nabi Muhammad SAW.
Maka Yaa Rabb, ingatkanlah kami bahwa tidak boleh ada yang kami cintai sebegitunya kecuali kecintaan kepada-Mu dan Rasul-Mu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Qadarullah era
"Mi, kira² Allah ada tuliskan takdir menikah ga ya didalam takdir hidup yang sudah Allah catatatkan untuk mba?"
Pertanyaan itu rasanya menjadi puncak dari lemahnya iman yang sedang diuji pada rukun mengimani takdir yang telah Allah tetapkan.
Ya, pada kenyataannya memang bab mengimani takdir menjadi bab yang panjang untuk dipahami secara teori apalagi dalam menjalankannya.
Di dalam kajian keislaman yang atas Rahmat Allah di karuniakan untuk dipelajari, selain bab mengimani rukun yang lainnya, bab rukun mengimani takdir berulang kali berhasil mengoreksi diri. Tentang aplikasi yang tak akan pernah semudah itu untuk dijalani, namun kebaikan Allah sejatinya selalu merahmati bagi hamba²Nya yang memohon dan Ia karuniai.
Bab ini menjadi bab dengan perjalanan pengamalan yang dirasa tiada henti perlu diperhatikan. Tentang sebisik desir hati yang bisa bisanya mengelabui setiap takdir yang pastinya Allah pilih baik untuk kita lalui.
Pun pada titik dikehidupan saat ini, bahkan naasnya aku sampai menyampaikan kelemahan iman itu pada manusia. Ya, tentang menanyakan takdir Allah yang sampai saat ini seharusnya kokoh untuk aku imani. Untuk setiap rezeki yang telah Allah tetapkan 50.000 tahun sebelum penciptaan. Untuk setiap detik yang bahkan daun jatuh pun tercatat lengkap detik jatuhnya. Untuk setiap tetes air laut yang mengalir jauhnya. Maka untuk ku, yang Allah pilih untuk menjadi hambaNya, sungguh tiada akan ada pernah meleset sedikitpun takdir baik untuk aku jalani dikehidupan yang telah Allah tetapkan ini.
Maka sungguh hati yang mudah bergejolak ini amat membutuhkan Tuhannya. Sebab tak sedikit hatinya bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya tak perlu lagi ditanya, hanya perlu mengundang keridhoanNya agar dapat kokoh melalui semua.
Lagi pula, setiap takdir yang mengantar kita hingga saat ini merupakan ketetapan terbaik yang tertakar tepat untuk kita, bukan untuk yang lainnya, atau sebagaimana ukuran manusia lainnya.
Hehehe lagipula jika memang ketetapan takdir menikah tidak di dunia, mungkin takdir paling baiknya adalah menjadi bidadari di surga Nya. Jika memang ketetapan menjadi seorang ibu tidak di dunia, mungkin takdir baiknya adalah menjadi ibunda para syuhada di surga Nya. Aamiin. Hehehe
Qadarullah
Semoga Allah senantiasa karuniakan hati yang ridho atas setiap ketetapan yang ditetapkan untukku—
"Hatiku tenang karena mengetahui bahwa apa yang melewatkanku tidak akan pernah menjadi takdirku, dan apa yang ditakdirkan untukku tidak akan pernah melewatkanku."
—kata sayyidina Umar bin Khatab ra.
Welcome to "Qadarullah" era versi mba mba 25+, hehe—
Bisa nggak ya bertahan? Bisa nggak ya melepaskan? Bisa nggak ya ikhlas? Bisa nggak ya berjuang lebih keras lagi?
Bisa sujud dulu aja nggak? Minta petunjuk. Biar Allah yang bukakan jalannya..
Biar Allah yang tunjukkan...
Mohon hindarkan aku dari memutuskan sesuatu, tanpaMu Ya Rabb🥺🤲🏻
رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ
“Ya Tuhanku, sungguh aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku,” (Qs. Al-Qashash : 24).
Saat hati menggebu selain pada-Nya, saat itulah hati jauh dari ketenangan. Sebab apa yang menuju pada Nya itu menenangkan.
Menyerahkan, mempercayakan sepenuhnya pada Sang Penguasa Segala, akan mendatangkan ketenangan. Karena kegagalan pertama kita adalah ketika kita mulai mengandalkan diri kita sendiri yang lemah, padahal hembusan nafas hingga kedipan mata dalam kuasa izin-Nya.
Semua rencana Allah itu indah.
Kapanpun waktunya, bagaimanapun bentuknya, semua yang Allah atur, adalah yang terbaik dari yang terbaik.
Jangan sampai kekerdilan diri kita mengambil alih hingga tidak bersabar untuk menunggu rahasia indahNya
...akan ada saatnya, kita akan mengerti...
"Kepedulian untuk terus memperbaiki kualitas ibadah," sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Qayyim Al-Jauziyah "adalah pertanda hati yang salim, hati yang sehat"
Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya, baik baginya. Dan yang demikian itu hanya ada pada seorang mukmin. Jika mendapat kesenangan, ia bersyukur—maka syukur itu baik baginya. Dan jika mendapat musibah, ia bersabar—dan sabar itu baik baginya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Tauhid ialah keesan tujuan, ibadah, ketakutan, cinta yang tertinggi untuk Allah. Ia juga berarti keesaan visi dan fokus. Ia juga mengarahkan pandangan kita pada satu titik tunggal, yang memungkinkan segala hal lainnya menyeluruh ke tempat masing-masing.
Seperti bejana, hati perlu di kosongkan sebelum bisa diisi. Kita tak pernah bisa berharap untuk mengisi hati dengan Allah, selama hati tersebut masih dipenuhi banyak hal selain-Nya.
Ajaibnya hidup seorang muslim ada pada penyandaran nya pada Allah semata.
Ketenangannya bermuara pada rasa yakinnya pada Illahnya. Ia menyandarkan penuh pada yang Esa. Penyandaran pada Allah Ta'ala juga meniadakan perasaan 'sok bisa' karena memusatkan segala daya pada yang Maha Bisa.
Jika semua hal yang kau pinta langsung Allah kabulkan saat itu juga, lalu bagaimana kau belajar bersabar?
Jika semua orang di dunia ini menyukaimu, lalu bagaimana kau belajar untuk menerima serta menghargai perbedaan?
Jika semua rencana yang kau buat sendiri harus selalu sesuai dengan mau mu, lalu bagaiana caranya kau untuk tawakkal kepadaNya?
Jika kau selalu ingin hidup bahagia setiap harinya tanpa ujian dari Nya, lalu bagaimana caramu untuk masuk syurga?
"Kalau kamu memang masih butuh waktu untuk datang, bilang sama Allah biar kita sama-sama dilapangkan hatinya, dihebatkan sabarnya untuk menunggu dalam ketaatan" -Kak Atika Cahya
Untuk siapapun itu di masa depan, mari sama-sama bertaqwa! nanti saling hadir dalam ketaatan terbaik ya! untuk melejitkan ketaqwaan kita dihadapan Rabb kita! cita-cita kita berjumpa wajah Illah kita di syurga kan?
Semoga nanti saat kita berjumpa kita sudah sama-sama siap untuk saling menerima, semoga kita dilapangkan untuk menerima setiap takdir yang sudah Allah tuliskan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Mengambil sedikit jeda untuk menangis itu tidak apa-apa. Manusiawi. Mendengarkan perasaanmu di sebagian waktu itu juga perlu, agar semakin jujur aduanmu kepada Pemilik rasamu.
Suatu waktu mungkin datang pertanyaan, "kenapa seperti ini? kenapa padaku?"
maka jawabannya adalah,
"karena Allah yang memilihmu"
Sebagaimana teguhnya tauhid ibunda Hajar seba'da mendengar jawaban Nabi Allah, Ibrahim As. bahwa karena Allah lah perintah itu dijalankan, maka ketaqwaan itu menancapkan keteguhan sebuah yakin yang dalam dalam ungkapan,
"jika demikian, maka Allah tidak akan menyia-nyiakan kami"
Demikianlah.
Pada patahmu yang masih dapat di hitung jari itu, yang setiap permulaannya kau 'curhat'kan pada Rabbmu, sejatinya karena pilihan terbaik dari Allah yang hanya padamu Allah itu lah garis ceritanya berjalan seperti ini.
Jadi semakin yakin juga bukan? yang setiap permulaannya juga kau anggap 'seakan' sudah siap dan kuat menerima kelanjutannya ternyata lagi-lagi belum sepenuhnya melimpahkan padaNya, memasrahkan segala kekuatan itu padaNya, menisbatkan dengan penuh ketidakberdayaanmu dihadapanNya.
Tak apa, patah juga merupakan jawaban terbaik dariNya, juga jalan keselamatan bagimu dikedepannya. Karena sesungguhnya untuk menggapai maratib yang semakin bergelombang jalannya perlu kesucian dengan keutuhan suci, karena yang kau mau untuk menggapai ridho Illahi, kan?
Maka tetapkan hati bahwa hanya pada Allah lah yang harus kita percayai sepenuhnya.
Selalu lebih
Sepanjang perjalanan dari rumah menuju ke tempat pemberhentian angkot, salah satu doa yang di lafadzkan adalah meminta semoga Allah perjalankan dengan angkot yang ga lama ngetemnya 😅, karena cukup memakan waktu meskipun kesempatan yg ada membuka kesempatan untuk hal lainnya. Tapi ya, nunggu angkot ngetem itu lumayan.
Sampai di tempat angkot biasa berhenti, Alhamdulillah ada angkot yg sudah siap berangkat. Rasanya doa kontan Allah jawab. Didalamnya diisi anak² SDN pulang sekolah. Sepanjang perjalanan cukup terhibur dengan jokes antara abang supirnya dengan anak-anak. Mereka saling timpal menimpali. Riuh tawa memenuhi.
Sampailah ketika angkot berhenti di depan SDN lainnya, sang supir meneriaki beberapa anak yg menunggu angkutan untuk pulang.
"Ga ada uang bang" sahut seorang anak yg diajak menaiki angkotnya.
"Dah pada masuk aja. Gratis" Dengan keramahan hatinya sang supir menawarkan tumpangan.
Spontan beberapa anak segera menaiki angkot abangnya. Memenuhi tawaran abangnya.
Satu persatu turun, dan anak² yang turun membanyarnya dengan "Makasi bang", bukan berupa uang.
Hah? Kebaikan macam apa ini?
Seorang supir yang barangkali (dan biasanya begitu) perlu menyetorkan uang nariknya, dengan ringannya memberi tumpangan secara gratis kepada para anak² thalabul ilmi!
Ah! Kalau bukan karena hidayah yang Allah ilhamkan untuk menghadirkan kebaikan ke hati sang supir, tentu pemandangan ini tak akan semenakjubkan ini.
Kebaikan yg barangkali dilihat kecil tapi menakjubkan secara batin.
Anak² yang ditumpangi pun tak sedikit yg membekali doa pada sang abang, "semoga kaya raya bang!" "Semoga hari ini lu dapet banyak bang" "gw doain abis nganter gw penuh ntar angkot lu bang", dan lain sebagainya.
Wah, bukan kah doa mereka yg dosa nya masih sedikit akan lebih mudah sampai pada pengabulan? Bukankah doa seorang penuntut ilmu akan mendatangkan keberkahan ? Bukankah doa seorang saudara kepada saudara lainnya akan diaminkan para malaikat di sekelilingnya, apalagi telah disenangkan hatinya, doa nya akan semakin tulus terpanjatkan, kan?
Kebaikan kecil yang sederhana selalu bersahaja diterima jiwa. Ia langsung menyentuh rasa. Kontan memberikan kesan keteladanan yang menghadirkan panjangnya kebaikan pada yang lainnya.
Begitulah Allah, doa "curhatan" sederhana yang dipanjatkan selalu di kabulkan dengan kebaikan yg berlipat. Tak hanya dikabulkan angkot untuk laangsung jalan, tapi di berikan pula keteladanan yang mengagumkan. Yang lahir dari sebuah kesederhanaan, tapi melahirkan kebahagiaan bagi banyak hati yang membayarnya dengan doa keberkahan.
Sebuah teladan nyata bahwa kebaikan—infaq, tak terbatas bentuknya. Wujudnya beragam, yang jelas ia lahirnya dari hati, sehingga Allah karuniakan sampai ke hati.