Welcome back, Tumblr!
Terbaru tau Tumblr sudah bisa diakses kembali. Kemana aja saya(?)
17.10.2019
TVSTRANGERTHINGS
hello vonnie

romaβ
Game of Thrones Daily

tannertan36
$LAYYYTER

@theartofmadeline

Origami Around
Misplaced Lens Cap

Jar Jar Binks Fan Club

#extradirty
PUT YOUR BEARD IN MY MOUTH

if i look back, i am lost

izzy's playlists!
I'd rather be in outer space πΈ
Sade Olutola
Stranger Things
YOU ARE THE REASON

Love Begins
seen from United States
seen from Netherlands

seen from United Kingdom

seen from Canada
seen from United States
seen from Finland
seen from United Kingdom

seen from India

seen from Netherlands
seen from Iraq
seen from United Kingdom

seen from TΓΌrkiye
seen from Nepal
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
@apr-f
Welcome back, Tumblr!
Terbaru tau Tumblr sudah bisa diakses kembali. Kemana aja saya(?)
17.10.2019

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
I met him after 3 days had Lasik surgeryΒ
Me:Β βLook at my eyesβ
Him:Β βThere is bloodβ
Me:Β βYesβ
Him:Β βKenapa (why)? Sick?β
Me:Β βBecause I wonβt using glasses againβ
Him: β¦.staring at meβ¦.blinking his eyes onceβ¦.Β βitβs okay if you wearing glassesβ
I cant stop smiling until now.
Saat Tuhan Memberikan Kesempatan
Baiklah, kali ini ijinkan saya bercerita sebentar.
Sedikit tentang kehidupan masa kecil sampai sekarang.
1. Siapa Aku?
Kurang lebih akhir tahun 1997 (tepatnya menjelang akhir tahun -aku tahu cerita ini dari ibuku), aku mengalami gangguan belajar. Malas katanya. Disuruh membaca ogah, disuruh menulis pun segan, -kegiatan yang seharusnya sering dilatih anak usia 5 tahun. Lalu makin hari orangtuaku melihat kejanggalan-kejanggalan terjadi. Menonton televisi dengan jarak dekat, jalan terjatuh, menabrak pagar rumah, dan seterusnya. Mereka pun tahu ini masalah, mataku bermasalah.
Saat itu, orangtua membawaku ke suatu optik. Setelah diperiksa, mereka mendiagnosa bahwa aku mengidap minus mata dan dipintanya untuk diperiksa lebih lanjut ke rumah sakit khusus mata, Aku pun dibawa ke rumah sakit, dan mereka bilang minusku 5 serta silinder 2.5 untuk mata kanan dan kiri. Iya, saat umur 5 tahun.
2. Hidup Normal
Sejak pakai kacamata, semua terasa baik-baik saja. Dunia akademisku baik, aku punya teman, aku merasa aku adalah anak normal. Tidak ada rasa mengganggu harus memakai kacamata kemana-mana. Mungkin itu karena Ibu dan Kakak-ku pun memakai kacamata. Tapi ada suatu kejadian dimana sepertinya aku akan ingat seumur hidup. Dulu waktu kelas 1 SMP, tidak sengaja aku menginjak belakang sepatu guru yang berjalan didepanku karena beliau berjalan sangat lambat, belum sempat terucapΒ βmaafβ, dia malah berkomentarΒ βnggak punya mata ya?β. Syok saat itu. Karena aku merasa tidak pernah terbully tentang memakai kacamata tebal, tapi aku mendengar ini dari orang yang lebih tua. Ah, mungkin penyakit baper sudah ada dari dulu.
3. Keluarga Sederhana
Keluargaku bukan keluarga kaya. Biasa saja. Aku tetap bangga. Walaupun banyak orang membantu keluarga ini, Bapak dan Ibu tetap bertanggung jawab. Aku dan kakakku mampu mereka sekolahkan sampai Sarjana, sampai mampu merasakan susahnyaΒ cari uang sendiri.
4. Hobi
Secara spesifik, aku rasa aku antik. Hobiku berganti-ganti. Tidak ada yang serius ditekuni. Kalau lagi suka baca, aku bisa beli beberapa buku dan habis dibaca sekaligus. Kalau lagi malas, hobiku tidur. Hehe
Tapi ada satu hal yang aku rasa aku menguasainya; menabung.
5. Tabungan 3 Tahun
Aku lulus tahun 2014, bulan Agustus. Alhamdulillah, langsung dapat kerja. Satu setengah tahun bekerja, aku pindah perusahaan. Alhamdulillah, Allah SWT kasih banyak pengalaman.
Bekerja ini membuatiku berpikir; ketika seorang manusia sudah mampu menghasilkan uang untuk hidup, apakah seharusnya hidup menghabiskan semua uang?
Aku mulai menabung. Satu atau dua juta setiap bulannya, aku pindahkan ke rekening lain. Ini wajib hukumnya. Walaupun kadang-kadang jika tak kuat iman langsung gesek saja ketika jalan ke mall. Lalu ditambah dengan tabung manual, 10.000 setiap hari kedalam celengan, yang ini cuma bertahan 13 bulan, celengannya kekecilan.
6. Mimpi Terdekat
S2 sebelum umur 30 tahun.
Umroh sebelum tahun 2020.
Lasik? Boro-boro.
7. Kacamata Patah
Pertengahan 2017 kacamataku patah. Kacamata yang menemani kurang lebih 2 tahun belakangan ini. Pergilah aku periksa dan beli kacamata baru. Setelah dicek, dia bilang minusku bertambah, 10 katanya. Terakhir periksa itu minus 8, entah dengan silinder berapa (saking tidak pedulinya). Baiklah, kuikuti saja kata optik langgananku itu. Karena selama ini kacamata yang dibuatnya nyaman, sisanya aku kurang peduli.
Beberapa hari kemudian, dibekali rasa penasaran dan kurang percaya aku berangkat ke dokter mata. Iya benar, minus 10 mata kanan, minus 9 mata kiri, dan silinder masing-masing 2.25. WOW.
8. Ikut Seminar dan Rasa Makin Bersyukur
Setelah periksa itu, aku mulai cari tahu pengobatan penghilang minus. Katanya kan cuma bisa lasik. Apa itu lasik, berapa harganya lasik, di rumah sakit mana bisa lasik, dsb. Hanya satu yang tidak aku tonton; video lasik.
Sekitar Bulan Oktober 2017, ada salah satu klinik mata di Jakarta mengadakan talkshow bertema mata sehat dan pengenalan metode lasik baru. Skip tentang isi acaranya ya. Pada intinya ada dua hal penting yang ingin aku sampaikan; (1) Lasik hanya bisa dilakukan mulai usia 18 tahun dengan minus maksimal 14 dan memiliki kornea mata yang cukup tebal setelah dilakukan screening awal, dan (2) betapa aku sangat bersyukur, betapa Allah SWT memberiku banyak kasih sayang, betapa hidupku sangat cukup sampai sekarang. Hampir semua peserta seminar memakai kecamata tebal sepertiku, dan aku merasa semakin normal namun sama seperti mereka semua; menginginkan kesembuhan.
9. Hitung Tabungan dan Berangkat Untuk Lasik
Tahu maksimal minus 14, mendadak aku mulai tidak tenang. Bagaimana kalau tiba-tiba sudah 14 dan aku sudah tidak bisa apa-apa, bagaimana jika ini, bagaimana jika itu. Wajar kan?
Aku tengok tabungan. Kuhitung, cukup. Kuhitung lagi, cukup. Masya Allah, sudah jalannya.
Rezeki sudah diatur-Nya, kita hanya perlu percaya, berusaha, dan bersabar.
06 Januari 2018, dengan keberanian penuh saat berangkat dari rumah dan seperempat keberanian saat ditetes anestesi di ruang tunggu operasi, operasi lasikku berjalan lancar. Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillahβ¦
10. Aku Sekarang
Aku sekarang merasa luar biasa bahagia. Saat mengetik tulisan ini pun super bahagia. Aku bahagia diberi kesempatan oleh-Nya menjadi manusia yang lebih baik, mengamalkan apa yang dilihat dan menghargai apa yang dimiliki. Aku tanpa kacamata lagi.
Jakarta, 11 Februari 2018
09.02 WIB
*Ah lupa, terakhir periksa mata kananku minus 11 dan kiri minus 9 dengan 2.25 silinder masing-masing mata. Check terakhir sudah tidak ada.
Repent as much as you can, day & night. Allah (ο·») is all seeing, all forgiving.
β ο·½ (@IslamicThinking) September 4, 2017

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Destiny
Stay away from those who are always bragging about their success & who they are. True success speaks for itself. No shouting is needed!
β ο·½ (@IslamicThinking) August 3, 2017
Me, and love for myself.
Kekeliruan Berpikir
"Kekeliruan berpikir secara sederhana dapat kita definisikan sebagai percakapan yang dirasa tepat tapi ketika diuji secara logis menjadi tidak tepat. Kenapa hal itu bisa terjadi? Pertama, karena kurangnya pengetahuan akan logika. Yang kedua adalah karena kebiasaan yang diterima secara umum. Atau yang ketiga, memang sengaja dilakukan untuk memperdaya lawan bicara." -Dr. Fristian Hadinata Misalnya: "Gue suka cara mimpin beliau, tapi omongannya terlalu kasar, jadi berasa gak pantes dijadiin panutan", atau "Beliau kalau ngomong manis, adem, ayem liatnya, tapi kalau bayangin dia harus 'gahar' gak cocok", atau "Gak perlu takut, negara ini aman karena orangnya saling menjaga". Akhir-akhir ini selalu keliru dalam berpikir. Istilah lain, opini ganda. Dan stuck tanpa jawaban. Tulisan ini dilandasi perasaan banyaknya masyarakat yang 'ignorant' sama keadaan disekelilingnya karena keliru dalam berpikir. Mungkin termasuk saya. Padahal yakin-seyakin-yakinnya, kita saling butuh satu sama lain.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
This girl (5 years old American-Indonesian) drew her brother, my sister, herself and me. She said, "look bibi Laye!" (she called me bibi Laye btw) I said, "waaah its me on the right! Bawa apa tuh? Bag?" She answered, "iya bag nya bibi Laye". Bangga, sampe ke detailnya pun dia bisa eksekusi dengan baik.
From page Chocolate Socrates on Facebook
Jakarta (Depan Taman Proklamasi), 16 April 2017.
Pantes ga sih minta begini?
Karena apapun pilihan lo, gue cuma berharap lo bahagia. Karena apapun yang lo lakuin, gue cuma berharap lo selalu seneng dan ga ada beban. Gausah peduliin kata orang. Hidup lo ya milik lo. Dan jika pun lo bikin dosa, gue berharap lo cepet sadar dan Allah maafin lo. Semoga selalu sehat(!!!). Jadi ada banyak hal yang bisa lo rasain.
Ini jawabannya.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Deskripsi foto. Dari kiri ke kanan. 1. Elvina. Kenal dari 2006. PNS Kemenkeu, menetap di Bali. Pake hijab kurang lebih udah 2 tahun, sejak dia pindah ke Bali. Punya mimpi terdekat; S2 dan umroh. Masya Allah. 2. Saya. Hidup sudah 25 tahun. Karyawan swasta dan menikmati setiap perjalanan berangkat-pulang kantor di Jakarta. Emosi masih beragam kalau bertemu makhluk Allah yang Masya Allah, tapi insya Allah bisa diatasi dengan istigfar. Ingin lebih banyak bermanfaat buat orang lain. 3. Dewi. Kenal dari tahun 2005. Karyawan swasta, accounting. Kantornya deket dari rumah, mandiri bawa motor sendiri (re: kayanya karena deket). Baru aja jadian sama temen SMPnya (re: temen SMP saya juga, eh SMA juga deng). Sepertinya sih gak pengen buru-buru juga(?) 4. Kae. Kenal dari tahun 2006. Karyawan swasta, di salah satu situs belanja online besar negara ini. PP naik Transjakarta ke kantor (re: rumah di Rawamangun-kantor di Slipi). Udah ga punya ayah-ibu dan tinggal jauh dari saudara kandung. Tapi selalu ceria dan semangat. Kuat banget. Luar biasa. 5. Ajeng. Kenal tahun 2005. Karyawan swasta berkantor di menara Jamsostek. Dulu kuliah di Malaysia. Open minded banget. Pemikirannya sederhana tapi taktis. Yang pasti, dia berharap negara ini lebih baik, atau dia yang akan pergi dari sini (berdasarkan obrolan di Starbucks Green Pramuka Square belum lama ini). Apapun pilihannya, saya sih dukung aja selama itu terbaik buat dia. Kalau ketemu, pasti ada kisah baru yang dibagi. Mereka cukup sederhana walaupun mungkin udah punya 'uang'. Makan kaki lima bisa, masuk restoran juga bisa. Bersyukur punya yang begini.
Apapun, buatku umur adalah angka. Hidup seperti apa kedepan adalah pilihan masing-masing. Ada mimpi untuk direalisasikan, artinya kamu masih 'hidup' kok. Gak peduli berapa umurmu. Iya gak? ;)