pesan ayah, apa pun yang diucapkan oleh orang lain kepada kita, balas dengan doa.
kalau ada orang yang memberikan kebaikan kepada kita, balas dengan doa. doakan agar Allah melipatgandakan pahala kebaikannya.
kalau ada orang yang ngomongin kita karena keadaan kita, balas dengan doa. semoga keadaan yang sama tidak menimpa dirinya sehingga dirinya tidak perlu mengalami yang kita alami.
"kok mukanya jerawatan? jarang cuci muka ya?"
"ya Allah, semoga dia nggak perlu ngalami muka jerawatan."
"kok anaknya kurus banget?"
"ya Allah, semoga dia kalau punya anak, anaknya nggak kurus."
"emangnya nggak sayang apa, udah sekolah malah nggak kerja."
"ya Allah, semoga dia nggak perlu pusing antara bekerja dan menjadi ibu rumah tangga."
"perasaan gajimu banyak. kok habis terus?"
"ya Allah, semoga dia nggak perlu ngalami menanggung beban keluarga besar."
membalas dengan doa, kata ayah, artinya memaafkan. memang sih tidak akan mudah di awal, tapi kalau sudah dipraktikkan, diri sendiri yang menjadi lega. tidak perlu menyimpan rasa kesal, rasa iri, apalagi rasa dendam. lebih dari itu, kita justru mendoakan kebaikan--yang semoga memantul kepada diri kita.
malam ini, kalau masih ada kata-kata siapa pun yang pernah menyakiti hatimu (dan belum kamu maafkan), ayo kirimi dia doa.
untukmu, yang punya jiwa ksatria, terima kasih telah menjaga hatimu dengan memaafkan kata-kata itu. oh ya, jangan lupa melupakannya juga. maafkan dan lupakan.