Bulan merupakan salah satu buku dari segelintir banyak karya dari seorang penulis bernama Tere Liye. Buku ini adalah serial kedua dari serial petualangan bumi. buku-buku nya yaitu: 1. Bumi 2. Bulan 3. Matahari 4. Bintang 5. Komet (masih otw)
daaaaaaaaaaaaaaaan saya baru baca sampai Bulan~
buku ini merupakan lanjutan cerita dari Bumi, dimana di buku pertama, Raib yang bisa menghilang, Seli yang bisa mengeluarkan petir, dan Ali yang genius, mengalami petualangan seru ke dunia paralel menuju Klan Bulan.
Di buku kedua ini, Penjaga perpustakaan kota Klan Bulan yaitu Av, ingin mengadakan persekutuan dengan Konsil Klan Matahari (Klan matahari merupakan klan asli Seli). untuk mengingatkan bahwa Tamus berada di penjara bayangan dan membawa buku kematian, bersama si Tanpa Mahkota.
Namun yang terjadi adalah super plot twist! saat Av, Raib, Seli, Ali, dan Miss Selena (guru matematika mereka yang ternyata adalah Pasukan Bayangan Klan Bulan yang sangat tagguh) pergi ke Klan Matahari, Raib Seli Ali dan juga Ily (anak Ilo dari klan bulan) tiba-tiba disuruh mengikuti Kompetisi Festival Bunga Matahari untuk menemukan bunga matahari yang mekar pertama kali di negeri itu.
Petualangan mereka sangat seru! membuat perjalanan saya di kereta terasa sangat cepat. walaupun menurut saya perlombaannya mirip dengan hunger games (yang film itu) namun buku-buku fiksi seperti ini sangat diperlukan di Indonesia (terutama sangat saya perlukan) karena daya imajinasi di cerita ini sungguh sangat luar biasa dan saya menyukainya.
kita diajak untuk benar-benar pergi ke sebuah dunia yang sungguh sangat baru, menciptakan apapun yang kita inginkan tanpa perlu dipandang ah gamungkin!
tempo cerita di buku ini sangat berbeda dengan Bumi. pada cerita di serial pertama, 1 buku itu hanya menceritakan perjalanan 2 hari 3 sekawan itu di Klan Bulan. Namun, pada buku ini, 9 hari dikemas menjadi 1 buku. berbeda sekali pembawaan detil2 bagaimana Ali bisa menguasai bahasa Klan Bulan, yang seingat saya tidak dijelaskan di buku kedua.dan detil-detil lainnya.
secara keseluruhan, saya lebih deg-degan di petualangan mereka saat serial pertama, karena Tamus hadir lebih intens dan lebih mengancam. di buku ke dua ini, petualangan mereka lebih pada untuk mendengarkan alam, bertahan di alam liar, melawan diri sendiri, dan untuk menjadi kuat. Ketua Konsi Fala-tara-tana IV (kalo gasalah ya namanya) hanya hadir dan menjadi jahat di bagian akhir cerita tersebut, jadi kurang mengancam kalau menurut saya. namun tetap saja mendebarkan.
satu poin yang mengganjal: karena buku ini ceritanya belum selesai!! huhu saya kan jadi penasaran??!! karena pada halaman terakhir mereka kembali ke Kota Tishri di Klan Bulan. Bukan ke Bumi. dan masih tersisa 5 hari dari 14 hari mereka ijin liburan ke orangtua Raib.
hwaaa tidak sabar membaca kelanjutan serialnya!~