Pernah engga sih merasa sangat lelah?
Lelah bukan karena capek fisik, tapi karena pikiran yang terus berusaha mengatur segala sesuatu sesuai keinganan.
Berharap setiap orang bisa memahami. Berharap semua berjalan sesuai rencana. Berharap masa depan tunduk pada apa yang menjadi tujuan.
Tapi kita lupa, selalu ada celah untuk sebuah kesalahan. Selalu celah untuk sebuah kegaglan.
Dan kita tidak selalu punya kendali untuk mencegahnya.
Keinginan untuk memastikan justru secara tak sadar melukai batin kita. Menyiksa jiwa dan kedamaian pikiran kita.
Rasa-rasanya kita menaruh beban yang termat berat sekali hanya untuk bisa dianggap sempurna.
Hanya untuk bisa menunjukan "ini loh aku, lihat sini"
Capek, capek sekali
Padahal kita ini manusia biasa, manusia pada umumnya, seperti kebanyakan orang. Manusia yang bisa kecewa, bisa kalah, bisa marah, bisa menangis, dan bisa saja gagal segagal-gagalnya.
Kita lupa ada kendali yang lebih besar dari semua ini. Ada kehendak yang lebih mengerti mana yang pantas menjadi bagian.
Maka izinkan sejenak, dalam rehatmu. Izinkan sejenak kepada hatimu untuk berserah pada ketetapan-Nya.
Meskipun berikhtiar dan berusaha memang sudah selayaknya menjadi tanggungjawab penuh atas hidupmu.
—ibnufir













