Jika memulainya karena Allah, maka jangan menyerah karena manusia
h
occasionally subtle
RMH
The Stonewall Inn

❣ Chile in a Photography ❣

izzy's playlists!
Keni

titsay
"I'm Dorothy Gale from Kansas"
I'd rather be in outer space 🛸
ojovivo
🩵 avery cochrane 🩵
will byers stan first human second

JVL
noise dept.

Discoholic 🪩
Show & Tell
Today's Document

shark vs the universe
One Nice Bug Per Day

seen from Denmark

seen from Netherlands
seen from United Kingdom

seen from India

seen from United States
seen from T1

seen from T1
seen from United States

seen from United States
seen from Kuwait
seen from Ukraine

seen from United States
seen from United Arab Emirates

seen from United States

seen from Uzbekistan

seen from Netherlands
seen from United States
seen from Canada
seen from Germany

seen from Kenya
@alfianadewi
Jika memulainya karena Allah, maka jangan menyerah karena manusia

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
"Hati adalah seperti cermin. Ia akan mewujudkan apa saja yang tersimpan di dalam hati seseorang. Jika hati seseorang menyimpan perasaan yang bersih, maka penampilan orang itu akan menarik perhatian orang lain kerana perilakunya yang terpuji. Kalau hatinya kotor, maka perilaku orang itu bagaikan asap yang gelap. Sehingga budi pekertinya selalu akan condong kepada keburukan."
-Al Habib Umar Bin Hafidz Hafizhohullah Ta'ala
Rabbku, cahayakanlah kuburku di hari jasadku dibenamkan dan diinapkan. Kucurkan rahmat-Mu di hari tidak ada seorang pun mengingat dan menziarahiku
Sumber: Ustadz Yani Fahriansyah
Kalau semangat Ramadhanmu mulai kendor, bacalah tulisan ini. Semoga membantu...
Tahukah kamu bahwa setiap semua kenikmatan mau itu bentuknya besar atau kecil, banyak atau sedikit, fisik maupun non-fisik, nantinya akan dipertanyakan?
Dalam Q.S. At-Takatsur : 8, Allah SWT berfirman,
ثُمَّ لَتُسْأَلُنَّ يَوْمَئِذٍ عَنِ النَّعِيمِ
“Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu)” (QS. At Takatsur: 8).
Bahkan semua pakaian, iya pakaian, yang kita miliki hari ini kelak di akhirat akan dimintai pertanggungjawabannya. Maka, kata seorang ustadz, setidaknya kita pernah menggunakkannya untuk sholat, agar menjadi hujjah di yaumil akhir nanti.
Dan imanilah! Bahwa tidak akan ada satupun yang luput dari proses perhitungan itu!
Saya teringat kembali pada satu riwayat yang beberapa waktu lalu teman saya dapatkan saat kuliah tarawih kemudian dia storykan, isinya tentang dua orang yang bersamaan masuk Islam, yang satu sangat semangat beramal dan berakhir syahid di medan jihad, sedang satunya ibadah biasa saja namun usianya Allah tangguhkan sampai setahun kemudian, dan wafat ditempat tidurnya.
Hingga ada satu sahabat yang bermimpi, bahwa "sahabat yang biasa" tadi lebih dahulu masuk ke surga, kemudian menanyakan kepada Rasul, lantas beliau jawab,
"Bukankah orang itu masih hidup setahun setelah kematian temannya yang syahid di jalan Allah?"
Kemudian riwayat lain, yang saya dengar pertama kali saat masih SD, yang kemudian merubah penyikapan saya tiap kali disampaikan di bulan Ramadhan, untuk memberikan yang terbaik. Bahwa ada 3 golongan manusia yang celaka. Salah satunya adalah, orang yang disampaikan usianya di bulan Ramadhan tetapi ia tidak diampuni.
Dari dua riwayat diatas, sudahlah kita ambil kesimpulan bahwa disampaikan usia di bulan Ramadhan adalah merupakan KENIKMATAN.
Bukankah tidak sedikit orang disekitar kita, yang menjelang Ramadhan, tinggal beberapa hari, ajalnya duluan yang menyambut?
Lantas, sudahkah kita mensyukuri kenikmatan Ramadhan ini? Dengan sebenar-benarnya syukur? Syukur yang baik adalah yang pertama diucapkan secara lisan, dan yang kedua adalah dikonversikan dalam bentuk ketaatan. Sebagaimana pakaian yang akan menjadi hujjah ketika digunakan untuk sholat tadi.
Pertanyaannya,
Sudahkah kita benar-benar mensyukurinya?
Bukankah, dijumpakan dengan Ramadhan adalah doa yang selalu kita panjatkan jelang kedatangannya?
Saya kadang berpikir, jangan-jangan alasan Allah masih belum datangkan sesuatu yang kita do'akan, yang ketika berdo'a jika dikabulkan kita akan berjanji akan lebih taat atau lebih ini itu, adalah karena Allah tahu, kalau misal sudah diberikan, alih-alih jadi lebih taat, malah kufur. Naudzubillah 😔
Lantas jawaban apa yang akan kita berikan nanti ketika Allah tanyakan, dengan apa kamu gunakan kesempatan hidupmu di setiap Ramadhan yang telah Aku berikan? 😔
Mari bersama kita kumpulkan kembali semangat kita, kejar targetan-targetan yang mulai terseok itu, syukuri nikmat ini dengan sebaik dan sehebat-hebatnya syukur, semoga kita semua menjadi orang-orang yang mendapat label, muttaqin. Allahumma Aamiin.
“6 Sunnah’s of drinking: 1. Start with ‘bismillah’. 2. See the water before drinking. 3. Drinking with the right hand. 4. Always sit down and drink. 5. Drinking the water in 3 steps. 6. Finish with ‘alhamdulillah’.”
— (via islamicrays)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
sahabat terbaik
ibu sering menyebutkan bahwa ayah adalah sahabat terbaik ibu. terang saja, ayah memang hampir selalu ada pada setiap urusan ibu, termasuk urusan pekerjaan dan cita-cita ibu. setiap ibu akan mengisi acara, ayah yang membuatkan materi dan presentasinya. setiap sekolah ibu ikut lomba atau kegiatan, ayah yang membuatkan proposalnya.
melihat ini sepanjang hidup, saya lantas berpikir bahwa kelak jika saya menikah, saya harus begitu juga. apa pun yang akan saya geluti nanti, pasangan saya harus terlibat di dalamnya. harus sama-sama suka menulis, harus sama-sama senang mengurusi dunia pendidikan, harus sama-sama memahami pemrograman, desain, bisnis, dan sebagainya.
sejujurnya, ketika saya baru-baru menikah, bayangan akan sahabat terbaik itu masih melekat. harus begini, harus begitu. pada suatu titik, saya lelah sendiri.
tidak harus.
tidak harus sahabat terbaik kita menyukai hal yang sama, menggeluti dunia yang sama. kalau kita punya pasangan yang seperti itu, kita sangat beruntung. kalau tidak, bisa jadi kita tetap sangat beruntung.
pada dasarnya, dukungan, kasih sayang, dan penerimaan bisa diberikan serta didapatkan dalam segala skenario. terkadang, bentuknya adalah mengambil alih pekerjaan rumah yang seharusnya kita lakukan. menyediakan ART, baby sitter, langganan katering, langganan binatu, atau yang lainnya--itu juga adalah bentuk dukungan. membiarkan kita istirahat adalah bentuk kasih sayang. mendengarkan cerita-cerita kita, itu adalah bentuk penerimaan.
pesan saya untuk adik-adik saya, jangan melihat pernikahan dari bungkusnya saja. hakikat saling menyayangi jauh lebih dalam dari punya cita-cita atau pekerjaan yang sama. tentunya, setiap keluarga memiliki bahasa cinta masing-masing. belum tentu bahasa sebuah keluarga bisa dipahami oleh keluarga lain.
jika sudah menikah, jadilah sahabat terbaik untuk pasanganmu. berilah kasih sayang dalam kesabaran.
tidak menentang
ibu: “jadi yang bikin sebenarnya capek itu…” saya: “mikirinnya kan Bu?” ibu: “bukan, menentang. ya memang harus dipikirkan. tapi coba nggak ditentang.” saya: “oh iya ya…”
mempercayai
mempercayai seseorang itu berbeda dengan mempercayai mimpi-mimpinya.
ada orang yang percaya kepada mimpi kita tapi tidak cukup percaya bahwa kita mampu mewujudkannya. "emangnya kamu bisa?" tanyanya.
ada juga orang yang percaya kepada kita tapi tidak cukup percaya kepada apa yang kita impikan. "emangnya ada yang peduli, mau, atau beli?" tanyanya.
pertanyaan seperti itu kadang mengandung kebenaran. tapi, kalau tak bisa memberikan saran yang membangun, lebih baik jangan memberi tanggapan. kenapa? karena jika pertanyaan seperti itu datangnya dari lingkaran terdekat, yang menerima bisa seketika terkoyak.
terhadap orang-orang terdekatmu, jadilah orang yang mempercayai secara utuh. percayai orangnya, percayai mimpinya. sebab seringkali, kepercayaan adalah sumber kekuatan dan keajaiban yang luar biasa.
arti lainnya, seseorang yang mempercayaimu dan mempercayai mimpi-mimpimu adalah seseorang yang tak ternilai kehadirannya. jangan pernah menyia-nyiakan dia/mereka.
secukupnya dan sekuatnya
yang sulit itu menjaga agar di hati, semuanya secukupnya saja. menginginkan dengan secukupnya. berharap dengan secukupnya. mencintai dengan secukupnya.
yang sulit itu menjaga agar di badan dan tangan, semuanya perlu sekuatnya. memperjuangkan dengan sekuatnya. berdoa dengan sekuatnya. mengasihi dengan sekuatnya.
jangan terbalik. jangan ingin sekuatnya tetapi berjuang secukupnya. jangan berharap sekuatnya tetapi berdoa secukupnya. jangan mencintai--merasa memiliki--sekuatnya tapi mengasihi secukupnya.
memang tidak mudah menempatkan mana yang perlu sekuatnya dan mana yang harus secukupnya. jadi, berlatihlah.
semoga Allah mencukupkan. semoga Allah menguatkan.
lebih dulu
salah satu di antara kita berdua pasti akan ada yang meninggalkan dunia ini lebih dulu.
kadang, aku berharap orang itu aku. maksudnya, aku belum terbayang bagaimana aku akan hidup tanpa kamu.
kadang lagi, aku berharap orang itu kamu. maksudnya, aku tidak mau membuatmu kesepian. lalu, bagaimana jika kamu jatuh cinta lagi kepada seseorang selain aku?
maksud semuanya, aku selalu berdoa bahwa kita terus berjodoh. berjodoh terus setiap hari sampai salah satu dari kita pergi. berjodoh terus sampai kita berdua bersemayam berdampingan. berjodoh terus sampai kita berdua berkumpul kembali di surga.
semoga kamu punya doa yang sama. semoga kita memperjuangkan doa itu bersama-sama.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
untuk adik-adikku yang mau menikah:
cinta itu diperjuangkan berdua. perjuangannya tidak berhenti saat ijab kabul, justru baru dimulai saat itu. jangan mau menjadi satu-satunya pihak yang berjuang. mungkin awalnya kamu akan bilang tidak apa-apa, tak masalah. kamu akan bilang kamu senang menjadi yang mencintai, yang mengasihi.
pada satu titik kamu akan lelah dek. sebab mencintai itu membahagiakan, mengasihi itu menyenangkan. tapi menunggu itu tidak. sementara, menunggu itu bagian yang besar dari perjuangan cinta.
menunggu seseorangmu mencintaimu dan mengasihimu dengan cara yang sama. menunggu seseorangmu menceritakan cerita kesehariannya kepadamu. menunggu seseorangmu melibatkanmu dalam seluruh bagian hidupnya. atau, sekadar menunggunya memberi kabar. kalau kamu berjuang sendirian, kamu akan terus-terusan menunggu.
ciri-ciri cinta yang diperjuangkan berdua adalah kamu dan seseorangmu sama-sama tidak ingin membiarkan yang lainnya menunggu. kalaupun terpaksa, kamu dan seseorangmu akan sama-sama memberi kabar untuk saling melegakan.
jika kamu sudah terlalu lama terus menunggu tanpa kabar, saranku, coba renungkan ulang. jangan mau menjadi pihak yang berjuang sendirian.
karena aku sangat mudah untukmu
karena aku sangat mudah untukmu.
kamu tidak perlu lelah-lelah berjuang, sebab aku tidak mungkin sampai hati membiarkan orang yang ingin memperjuangkanku berjuang sendirian.
kamu tidak perlu repot-repot membuat dirimu diterima, sebab aku selalu bersedia mengambil tanggung jawab untuk lebih dari menerima–yaitu memaafkan, melupakan, bahkan melepaskan.
kamu tidak perlu pusing-pusing memikirkanku, sebab aku sungguh selesai dengan diriku sendiri. sebab masa depanku adalah rangkaian rencana yang bisa diganti. sebab ambisiku selalu (hanya) sekeras tangan yang menggenggam pasir, secukupnya mencukupkanku.
kamu tidak perlu khawatir tentang apapun, sebab aku bisa mengikutimu ke mana pun. aku bisa diajak berjalan, berlari, merangkak. aku bisa bertahan pada segala musim dan cuaca, bisa berteman dengan segala rasa dan nuansa.
karena aku sangat mudah untukmu, semoga kamu merasakannya: bahwa yang mudah didapatkan, belum tentu tak berharga.
semoga aku sangat berarti untukmu.
tag mamacin @ajinurafifah
Lupa Rasa
Mimpiku terdiri atas ketakutanku pada apa-apa yang mungkin terjadi dan harapan pada kemungkinan-kemungkinan baik. Ketakutanku muncul karena aku tidak tahu apa yang ada di depan, tidak tahu juga apa yang dibelakang, ketidaktahuan yang membuat pandanganku gelap. Dan harapanku ada karena ada rasa percaya, percaya kalau hidup tak selamanya begini. Tak selamanya di bawah, tak selamanya dalam kegelapan, dan tak selamanya sedih.
Cuma, aku tidak tahu seperti apa bahagia dan bagaimana caranya untuk bahagia. Aku lupa pada perasaan itu. KG
Pastikan amalan kita baik saat tampak di depan manusia dan jauh lebih baik lagi saat tidak tampak di depan manusia
Ustadz Syatori Abdurrauf
Ada seseorang yang benar-benar menunggu hujan, ia rindu untuk melangitkan doa dan menyebut nama seseorang dalam lisannya. Kamu tahu? Jika hari ini ada yang membenci hujan, maka di belahan bumi lainnya ada yang mencintai hujan.
Cintanya sederhana, hanya dengan melihat hujan dari jendela, memejamkan mata dan menghela napas. Ketika hujan, rindu dan doa menjadi satu.
@jndmmsyhd

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
~Jika suatu saat nanti kau jadi ibu 🌸
Jadilah seperti Nuwair binti Malik yang berhasil menumbuhkan kepercayaan diri dan mengembangkan potensi anaknya .
Saat itu sang anak masih remaja. Usianya baru 13 tahun. Ia datang membawa pedang yang panjangnya melebihi panjang tubuhnya, untuk ikut perang badar.
Rasulullah tidak mengabulkan keinginan remaja itu. Ia kembali kepada ibunya dengan hati sedih.
Namun sang ibu mampu meyakinkannya untuk bisa berbakti kepada Islam dan melayani Rasulullah dengan potensinya yang lain.
Tak lama kemudian ia diterima Rasulullah karena kecerdasannya, kepandaiannya menulis dan menghafal Qur’an.
Beberapa tahun berikutnya, ia terkenal sebagai sekretaris wahyu.
Karena ibu, namanya akrab di telinga kita hingga kini: Zaid bin Tsabit.
~Jika suatu saat nanti kau jadi ibu 🌸
jadilah seperti Shafiyyah binti Maimunah yang rela menggendong anaknya yang masih balita ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah.
Keteladanan dan kesungguhan Shafiyyah mampu membentuk karakter anaknya untuk taat beribadah, gemar ke masjid dan mencintai ilmu.
Kelak, ia tumbuh menjadi ulama hadits dan imam Madzhab. Ia tidak lain adalah Imam Ahmad .
~Jika suatu saat nanti kau jadi ibu 🌸
Jadilah ibu yang terus mendoakan anaknya . Seperti Ummu Habibah . Sejak anaknya kecil, ibu ini terus mendoakan anaknya .
Ketika sang anak berusia 14 tahun dan berpamitan untuk merantau mencari ilmu, ia berdoa di depan anaknya :
“Ya Allah Tuhan yang menguasai seluruh alam ! Anakku ini akan meninggalkan aku untuk berjalan jauh, menuju keridhaanMu . Aku rela melepaskannya untuk menuntut ilmu peninggalan Rasul-Mu . Oleh karena itu aku bermohon kepada-Mu ya Allah, permudahlah urusannya . Peliharalah keselamatannya, panjangkanlah umurnya agar aku dapat melihat sepulangnya nanti dengan dada yang penuh dengan ilmu yang berguna, aamiin !”.
Doa-doa itu tidak sia-sia. Muhammad bin Idris, nama anak itu, tumbuh menjadi ulama besar. Kita mungkin tak akrab dengan nama aslinya, tapi kita pasti mengenal nama besarnya: Imam Syafi’i .
~Jika suatu saat nanti kau jadi ibu 🌸
Jadilah ibu yang menyemangati anaknya untuk menggapai cita-cita. Seperti ibunya Abdurrahman .
Sejak kecil ia menanamkan cita-cita ke dalam dada anaknya untuk menjadi imam masjidil haram, dan ia pula yang menyemangati anaknya untuk mencapai cita-cita itu .
“Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah menghafal Kitabullah, kamu adalah Imam Masjidil Haram…”, katanya memotivasi sang anak .
“Wahai Abdurrahman, sungguh-sungguhlah, kamu adalah imam masjidil haram…”, sang ibu tak bosan-bosannya mengingatkan .
Hingga akhirnya Abdurrahman benar-benar menjadi imam masjidil Haram dan ulama dunia yang disegani .
Kita pasti sering mendengar murattalnya diputar di Indonesia, karena setelah menjadi ulama, anak itu terkenal dengan nama Abdurrahman As-Sudais.
~ Jika suatu saat nanti kau jadi ibu 🌸
Jadilah orang yang pertama kali yakin bahwa anakmu pasti sukses . Dan kau menanamkan keyakinan yang sama pada anakmu . Seperti ibunya Zewail yang sejak anaknya kecil telah menuliskan “Kamar DR. Zewail” di pintu kamar anak itu .
Ia menanamkan kesadaran sekaligus kepercayaan diri . Diikuti keterampilan mendidik dan membesarkan buah hati, jadilah Ahmad Zewail seorang doktor . Bukan hanya doktor, bahkan doktor terkemuka di dunia .
Dialah doktor Muslim penerima Nobel bidang Kimia tahun 1999
Semoga terinspirasi…
✍🏻 WA BIS ( Belajar Ilmu Syar'I Akhwat )
🍂🍃Untuk para ibu dan calon ibu
ku catatat, sebagai pengingat..:))
“Kita tidak pernah menduga kalau akan saling menjadi titik pemberhentian. Aku berhenti dari lamanya mencari, kamu berhenti dari lamanya menunggu, dan kita sama-sama berhenti dari menerka-nerka masa depan yang tentu dulu sering kita risaukan.”
—
Danny Dzul Fikri
Dan kita akan menemukan pemberhentian masing-masing.
(via dannydzulfikri)