Setidaknya kamu sudah jujur. Bagaimanapun akhirnya nanti kamu hanya perlu berserah. Kalaupun akhirnya tak sesuai harapan, ketahuilah, you deserve better, Al.
dari aku kepada aku untuk menyemangati aku
DEAR READER

pixel skylines
KIROKAZE

@theartofmadeline
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
sheepfilms

Kaledo Art

oozey mess


Cosimo Galluzzi

â
will byers stan first human second
𩵠avery cochrane đŠľ
he wasn't even looking at me and he found me
taylor price

PR's Tumblrdome
Misplaced Lens Cap
Keni
seen from United States
seen from United States
seen from Chile

seen from Brazil
seen from United States
seen from Brazil
seen from Saudi Arabia
seen from Malaysia
seen from United States

seen from South Africa
seen from Colombia
seen from Spain

seen from United States
seen from Canada
seen from Oman
seen from United Kingdom
seen from Argentina

seen from Venezuela
seen from Colombia

seen from Venezuela
@aldahavana
Setidaknya kamu sudah jujur. Bagaimanapun akhirnya nanti kamu hanya perlu berserah. Kalaupun akhirnya tak sesuai harapan, ketahuilah, you deserve better, Al.
dari aku kepada aku untuk menyemangati aku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Remeh temeh ternyata perkataanmu kapan hari. Aku sudah terjerumus. Beruntung aku tak terjerembab lumpur. Aku bisa beranjak!
Ternyata kau sama saja. Menabur benih ke banyak wilayah. Sayangnya tak kau tumbuhkan dengan air secukupnya dan sayangmu. Sayang aku buang kata sayang barusan.
Kalau kapan waktu kau sempat menyirami, semoga kau mampu bertumbuh dengan sayangmu. Tak kau biarkan menjalar berlebih atau kering kerontang tanpa sepengetahuan lainnya. Beruntung kalau masih tumbuh dengan baik, Maha Penyayang beri kelebihan sayang untuk benihmu tetap bersenyawa.
nhi. penghujung bulan kedua
Kepada kamu yang sempat hadir, terima kasih pernah jadi penyemangat, jadi pendengar, jadi pemberi nasehat.
Kamu yang hanya mampir, terima kasih pernah mengukir senyum, membuat tawa, dan memacu debar di dada.
Kamu yang numpang lewat, terima kasih telah membuatku merasa istimewa. Meski hanya aku yang rasa. Kamu? Biasa saja.
Kamu yang sudi singgah, terima kasih sudah menjadi teman ngopi, teman ngobrol, dan teman nonton.
Kamu yang tak berniat tinggal, terima kasih telah mengajarkanku, bahwa kadang harapan tak sesuai kenyataan, bahwa perhatian belum tentu bermakna dalam, bahwa janji tak selalu terpenuhi.
Kamu yang sudah bersiap pergi, terima kasih atas kejujurannya, terima kasih sudah mendengar pengakuan, terima kasih tetap menjadi teman.
Salatiga, 14 April 2018
Sebut Saja Ini Kegalauan di Usia Dua Puluhan (Lebih Tiga)
Teman sepermainan sudah sibuk dengan dunianya, ya, dunia kerja, ya, dunia milik berdua (sama pasangannya-red). Satu per satu mereka naik pelaminan. Satu persatu pula mereka menimang momongan. Apa memang sudah waktunya? *kemudian ngaca*
Ah, benar, hidupku saja hanya seputaran bekerja di hari kerja dan nongkrong di akhir pekan. Boro-boro kepikiran nikah, pasangan saja belum ada. Padahal kalau tiap kondangan rasanya juga ingin, ingin ada yang gandeng ke kondangan lalu ditanya teman âKalian kapan nyusul?â lalu dijawab dengan senyum-senyum âDoain aja.â Sekarang kalau ditanya gitu cuma bisa senyum sambil mbatin, âJodohnya belum kelihatan keleus.â
Kalau sedang sendiri kadang suka mikir, âApa aku nggak pantes, ya, punya pasangan?â sambil membandingkan diriku dengan teman-teman dekat dan teman-teman lain yang dengan bahagia pamer foto sama pasangan di media sosial. Sungguh gak adil buat diriku sendiri memang.
Sempat dekat dengan lelaki, mulai membuka hati kembali tetapi akhirnya dikecewakan. Sekarang jadinya aku malas dan takut kalau ternyata nantinya itu hanya harapan dan angan-anganku sendiri.
Yang bisa aku perbuat saat ini cuma berdoa sama Allah. Minta ditunjukkan jodohnya, sambil ngayem-ngayemi diri sendiri. âTenang aja, kamu masih muda, habiskan dengan senang-senang dulu. Nanti kalau sudah waktunya juga bakal ketemu jodoh dan nikah kok.â kataku pada diri sendiri tiap kali aku merasa minder dengan teman-teman.
Ingin Atau Iri?
Terkadang aku merasa ingin memiliki pacar, sama seperti keinginan teman-teman yang single pada umumnya. Bukan karena aku tidak bisa melakukan apa-apa sendiri, karena pada dasarnya aku sudah terlalu terbiasa sendiri. Aku hanya rindu punya teman cerita yang bisa kuhubungi kapan pun tanpa merasa tidak enak karena terlalu malam atau terlalu pagi untuk mengusiknya dengan ceritaku. Aku rindu punya teman diskusi terutama tentang dunia sepak bola. Aku rindu punya teman yang bisa kuajak pergi dan kumintai tolong kapan pun aku ingin. Aku rindu mendapatkan perhatian lebih dari seseorang. Aku rindu ditatap mataku dengan penuh arti oleh seseorang. Aku juga rindu punya teman yang dapat menenangkan aku ketika kegelisahan mulai menyeruak dan mengganggu pikiranku. Ketika aku sadar bahwa aku mulai menemukan teman bercerita dan berdiskusi, bahkan kupu-kupu yang lama tak hinggap dalam perutku muncul dan bisa kurasakan lagi mengaduk-aduk perutku. Seketika itu pula dia menghilang dan menyadarkan aku, bahwa aku memang belum menjadi lebih dari teman buatnya. Kerinduan punya teman spesial muncul tiap kali melihat teman-temanku yang dengan bangganya mengunggah foto bersama kekasihnya dan menuliskan caption yang bermakna dalam. Haha. Entah aku benar-benar merindukan punya teman spesial atau aku hanya iri terhadap mereka yang berpasangan dan berbahagia. Aku pun tidak yakin.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Kamu tahu bedanya kamu dan hujan? Kalau hujan datang dan pergi dengan pertanda, kalau kamu datang dan pergi begitu saja tanpa aba-aba.
Kepada kamu yang tiba-tiba datang lalu pergi setelah meninggalkan kenangan.
Semua hanya masalah kebiasaan. Biasa dihubungin kalau lagi butuh. Biasa diread aja kalau lagi sibuk. Lama-lama jadi biasa aja kalau dihubungi pas butuh dan diread pas lagi gak butuh-butuh amat.
Havana, 2016
Singgah
(sumber: dokumentasi pribadi)
Saya pikir kamu tujuan, ternyata hanya persinggahan. Saya pikir kamu akan tinggal, ternyata hanya mampir sebentar. Sesaat kamu bilang soal rasa, menit berikutnya kamu bilang itu bercanda. Sungguh saya nggak pernah tahu kapan kamu bersungguh-sungguh dan kapan kamu berseloroh. Buat saya rasa bukan untuk bahan bercanda. Ketika kamu sudah bicara rasa, hari berikutnya akan mengendap di otak saya. Namun ketika saya mulai menimbang dengan bimbang, kamu perlahan menghilang. Padahal saya ingin meminta kamu menunggu karena saya masih ragu. Bukan, saya bukan meragukan kamu, saya menyangsikan rasa yang saya punya buat kamu. Ketika kamu perlahan menghilang, saya merasa ada yang kurang.
Kembali menulis lagi.
"Kamu tidak akan pernah tahu betapa berharganya sesuatu sebelum kamu kehilangannya."
Kalimat itu rasa-rasanya tepat buat menggambarkan bagaimana perasaan saya sewaktu saya nggak bisa login ke akun Tumblr saya. Well, salah saya juga sih udah nganggurin tumblr untuk waktu yang sangat lama. Sejak saya masih jadi mahasiswa baru yang masih cupu sampai sekarang yang alhamdulillah un-officially S.Hum. Sejak saya masih jaman PDKT sama cowok yang saya taksir sejak lama, sampai saya udah jadian selama tiga tahun dan sekarang sudah menjomlo lagi selama hampir 10 bulan kalau nggak salah hitung. Hehe. Berhubung saya udah nganggur jadi sekarang saya udah bisa buat produktif nulis lagi. Lebih tepatnya produktif karena perasaannya lagi kalut, lagi diobrak-abrik. Well, kalau lagi kayak gini saya emang mendadak jadi produktif dan bisa dengan mudah mengeluarkan kata-kata. I don't know why.
But finally saya bisa login lagi. Bahagianyaaaa! Haha. Jadi enaknya saya harus cerita dari mana dan tentang apa, ya? Tentang perjuangan kuliah saya selama empat tahun yang akhirnya kelar meski nggak menyandang predikat cum laude? Tentang kisah cinta tiga tahun yang akhirnya kandas karena keegoisan masing-masing? Atau karena perasaan saya yang lagi kalut?
Dari Marka Sampai Bertemu Kribo
Mumpung ingatan saya masih segar, meskipun belajar buat UTS Literasi Informasi dan TOEFL besok pagi belum kelar, yang penting saya cerita dulu. Karena hari ini bakal membekas diingatan saya.
Ceritanya hari ini Indra Widjaya sama Benazio Rizki ke Semarang. *prokprokprok* Iya, saya bahagia, akhirnya bisa ketemu Mas Indra dan pertama kalinya ketemu Abang Bena. Kenapa saya panggil Indra, Mas, sedangkan Bena, Abang? Karena Mas Indra lebih pantas dipanggil Mas, mungkin karena orang Jawa. Dan Abang Bena yang bukan orang Jawa lebih enak dipanggil Abang...... Wagu? Gak masuk? Oke, bodo amat. Lanjut.
Sebelum ke Gramedia Pandanaran, tempat di mana Talkshow mereka berlangsung, saya janjian sama adiknya temen saya, yang sekaligus temennya adik saya, serta adik kelas saya pas SD, namanya Mutiara. Kita janjian buat ke Gramed dari jauh-jauh hari, saya juga sudah berniat untuk bolos mata kuliah Perpustakaan Umum dan Khusus sejak tahu kalau Mas Indra dan Abang Bena ke Semarang tanggal 22 April 2014. Iya, saya bela-belain bolos demi ketemu mereka.
Saya dan Muti berangkat dari Tembalang dengan bahagia dan semangat yang menggebu. Tapi sialnya di lampu merah jalan Pandanaran (sebelum sampai Gramed) kita kena tilang gara-gara marka. Iya, emang apes. Udah kena tilang gitu, eh, kebetulan polisinya bukan orang Jawa (keiatan dari wajah dan logatnya, sebut saja dia Cabe Ijo), dia ngomong nyolot banget ke saya, saya nyolot gantian dianya marah. Pakai ngata-ngatain saya "mahasiswa macam apa kamu?" terus dengan sombong dia juga bilang "Saya ini polisi, saya pake seragam dinas gini, kalau ngomong sama yang lebih tua yang sopan dong". Batin saya terus kalau situ polisi kenapa? situ duluan yang nyolot, yang disalahin sini. Huft. Singkat cerita si Cabe Ijo yang bentak-bentak saya ini disuruh minggir sama Polong (temennya si Cabe Ijo) mungkin takut si Cabe Ijo makin anarki marah-marahnya sama saya. Yang bikin mikir si Cabe Ijo ini nyolot minta saya titipin duit, sedangkan si Polong jelas-jelas gak mau dikasih duit tapi nyuruh saya sidang. Saya iyain aja ketimbang telat ke Gramednya. Setelah itu saya sama Muti sampai di Gramed tujuan dengan mood berantakan gara-gara si Cabe Ijo. Bener-bener merusak hari ini si Cabe Ijo itu.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Kala Kau Terlelap
Salah satu hal yang menjadi favoritku ketika sedang bersamamu adalah menemanimu kala kau terlelap. Ya, kamu yang dengan nyenyaknya memejamkan mata di sampingku, dan aku dengan senang hati duduk di sampingmu menemanimu, menjagamu, dan menantimu hingga kamu terbangun dan membuka mata. Sesekali mengusap rambut lurusmu agar kamu merasa nyaman, dan makin nyenyak dalam tidur singkatmu siang itu.
Aku senang memandangimu ketika kamu terlelap seperti ini. Aku senang memperhatikan detail wajahmu ketika kamu memejamkan mata. Wajahmu teduh, sama sekali tak memperlihatkan ada banyak hal di benakmu dan mengganggu pikiranmu beberapa waktu terakhir. Matamu yang terpejam, hidung mancungmu yang kembang-kempis ketika menggodaku, pipi gembulmu yang tak pernah berubah sejak dulu, kumis tipismu yang membuatmu tampak dewasa, senyum simpul manis di bibirmu yang selalu aku rindukan, dagumu yang.. Hei, tunggu! Bahkan kamu tersenyum dalam tidurmu, sama sekali tak menunjukkan kelelahanmu setelah beraktivitas. Kau nampak makin tampan seperti ini, dalam tidur lelapmu.
Sebelum memejamkan mata, kau berkata padaku lagi. Aku hanya mengiyakan. Namun, apa yang ku lakukan setelah 15 menit berlalu? Membangunkanmu seperti yang kau minta? Tentu tidak. Bagaimana aku tega membangunkan kamu yang sedang nyenyak karena lelah? Meskipun kita sudah memiliki agenda lain setelahnya tetapi aku tetap membiarkanmu terlelap. âSebentar lagi.â pikirku.
Akhirnya aku memutuskan untuk membangunkanmu karena hari sudah semakin sore. Agenda lain juga sudah menunggu kita. Aku hanya menjawil dan mengusap pipi gembulmu, aku tak tega jika lebih dari itu. Apalagi jika harus membangunkanmu dengan mengoyak tubuhmu.
Itu bagian favoritku. Menjadi orang yang ada di sampingmu kala kau terlelap. Memperhatikan detail wajahmu yang teduh, yang menyiratkan banyak cerita yang tak orang lain ketahui. Dan aku berharap suatu saat nanti aku masih bisa menemanimu kala kau terlelap. Menjagamu dari segala hal yang mungkin mengganggu nyenyak tidurmu. Menjadi orang pertama yang kau lihat kala kau membuka mata, dan menjadi orang terakhir yang kau lihat sebelum kau memejamkan mata.Â
Salatiga, 14 Oktober 2013
Tolong.. Mengertilah..
Entah apalagi yang harus aku lakukan untuk membuatmu mengerti. Kamu terlalu keras kepala dan cenderung tak mau mendengarkan perkataanku. Aku tahu sifatmu itu, kamu tidak pernah bisa dibantah. Selalu bersikap semaumu. Tapi setidaknya tolong mengertilah, dengarkanlah, kali ini saja. Aku hanya ingin yang terbaik untukmu. Semua yang aku lakukan adalah untukmu, karena aku peduli. Karena aku mencintaimu.
Bukankah kamu pernah bilang bahwa mungkin dengan adanya aku di sampingmu akan bisa membuat sifat keras kepalamu perlahan luntur? Namun kenyataannya, kamu masih saja bertahan dengan sifatmu itu. Tak mau mendengarkan semua yang aku katakan. Kamu bertingkah sesukamu, tak menggubris segala perhatian dan kepedulianku.
Ingatlah, kamu punya aku di sampingmu. Meski kita terpisah jarak, tapi aku berusaha selalu ada ketika kamu membutuhkan. Tetapi kalau kamu sudah tidak membutuhkan pendapatku lagi, katakanlah. Maka aku tak akan ikut campur dengan urusanmu lagi.
Aku memang lelah, aku capek dengan semua pertengkaran kita belakangan ini. Aku merasa seperti tidak dianggap olehmu. Entah karena kamu sudah terlalu keras kepala, atau memang aku yang tak lagi mau mengalah.
Mungkin aku selalu mengatakan tak akan mau tahu lagi, aku sudah lelah. Tapi ketahuilah aku tetap mencintaimu sebagaimanapun keras kepalanya kamu dan sebagaimanapun kamu menentang segala perkataanku. Bukankah sudah seharusnya aku lebih dan lebih bersabar lagi menghadapi orang keras kepala sepertimu? Bukankah aku sendiri yang sudah memilihmu? Memilih kita.
Yang doyan gratisan, ada banyak gratisan dari Babang Benazio Rizki! Ayoo serbuuu :D #AkuCintaGratisan
#LDR vs #stopLDR
Malam ini, di hari Menulis Sedunia ini, dan ditengah kegalauan saya antara belajar Agama karena takut gak bisa dan gak belajar karena takut kecewa yang pada akhirnya.. saya memutuskan.. untuk melakukan keduanya.. *apasih* Sudah-sudah saya memang belum bisa bikin pembuka tulisan yang baik. Langsung saja ke inti permasalahan.
Jadi malam ini di TL (timeline-red) saya sedang rame hastag #stopLDR yang dipelopori oleh Mas Alitt dan Mas Bara. Entahlah, mereka sengaja bikin pejuang LDR galau, atau cari temen jomblo yang gagal LDR saya juga gak ngerti. Dari situlah dimulai pertarungan sengit antara pejuang #LDR dengan mereka yang menolak LDR dengan #stopLDR. Mereka yang sedang menjalani dan memperjuangkan LDR mencoba melawan pemikiran para penolak LDR yang selalu beranggapan bahwa LDR itu gak ada yang awet, rentan akan perselingkuhan dan pengkhianatan oleh pasangan yang berada jauh disana.
Saya sendiri yang memang belum lama ini memutuskan untuk jadi pejuang LDR sebenarnya agak kurang setuju sama #stopLDR ini, tapi tidak dapat dipungkiri bahwa beberapa twit yang berhastag #stopLDR yang merupakan pengalaman pribadi beberapa pihak ini benar adanya.
Banyak orang beranggapan bahwa âLDR tanpa perselingkuhan itu bullshit, mana mungkin dia yang jauh disana bisa bertahan hanya dengan kita yang berbeda kota tanpa mencari tambatan hati lain di kota yang sama dengan dia. Iya mungkin dia bilang dia setia sm kita, tapi kita gak tahu dia seperti apa dibelakang kita. Yang deket aja bisa nikung, apalagi yang jauh dan gak pernah ketemu. LDR itu penuh dengan penantian yang tidak pasti. Mau ketemu aja harus nunggu dia yang jauh disana nyamperin, iya kalo dia nepatin janji dan beneran nyamperin, kalo cuma di-PHP-in dan ternyata dia malah mendua sama orang lain ya nyakitin.â Ya, itu beberapa contoh tanggapan mereka yang kontra dengan LDR. Mereka yang setuju dengan #stopLDR ini biasanya memiliki pengalaman yang kurang menyenangkan dengan LDR, mungkin pernah dikhianati sama pasangan LDRnya, atau mungkin malah yang mengkhianati karena menemukan tambatan hati yang lebih dekat. Entahlah, saya juga gak begitu ngerti.
Disisi lain, para pejuang LDR yang menentang #stopLDR karena merasa tidak semua pasangan LDR seperti itu. Tidak semuanya selingkuh dan berkhianat. LDR itu bisa melatih kesabaran, belajar percaya sama pasangan, dan membuat kita makin dewasa menghadapi masalah. LDR itu sebuah tantangan tersendiri yang memang banyak ujiannya, tapi semuanya tergantung kita bagaimana cara menghadapi berbagai macam ujian yang menghadang itu.
Bagi kalian yang mungkin akan atau sedang menjalani LDR, #ayoLDR. Tapi siapkan mental, amunisi kesabaran, serta belajar percaya dan positif thinking. Dan jangan sekali-kali menodai hubungan LDR kalian dengan perselingkuhan, karena hal itu yang akan menyebabkan seseorang trauma dengan yang namanya Long Distance Relationship ini. Jadikan pengalaman mereka yang pernah gagal LDR sebagai pelajaran agar tidak sampai terjadi kepada kita.
Dan bagi yang pro dengan #stopLDR itu hak kalian dalam menyampaikan pendapat, dan terimakasih sudah berbagi pengalama LDR yang bisa digunakan sebagai pelajaran bagi para pejuang LDR.
Ah, pokoknya kesimpulan dari perbedaan pendapat tersebut menurut saya tergantung sama keyakinan masing-masing orangnya. LDR atau tidak, selingkuh atau setia tergantung masing-masing orang yang menjalaninya. Tergantung kuat atau tidaknya iman seseorang dalam menghadapi jarak.
Perbedaan itu indah, dari perbedaan kita bisa banyak hal seperti perbedaan pendapat dalam LDR ini. Jadi, sekian tulisan saya kali ini. Semoga dengan adanya hastag #stopLDR tidak memicu konflik yang lebih mendalam dan perpecahan diantara semua manusia yang penuh dengan perbedaan ini.
Wassalam!Â
For more colorful, inspiring and beautiful images, click here! For more amazing photos with inspiring quotes click here!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch ⢠No registration required ⢠HD streaming
Talkshow #IdolGagal by @indrawidjaya & #KataHati by @benzbara_
Pada hari Minggu lalu tanggal 30 September 2012, Bukune mengadakan Talkshow #IdolGagal dan #KataHati yang bertempat di Gramedia Pandanaran Semarang. Tentu saja pembicaranya author dari kedua novel tersebut yaitu Indra Widjaya dan Bernard Batubara. Acara hari itu dilaksanakan pukul 16.00-17.00 namun ketika waktu menunjukkan pukul 15.00 kursi yang disediakan panitia sudah penuh, dan keadaan lantai 2 di Gramedia Pandanaran sudah mulai ramai.
Kehebohan para peserta talkshow sore itu dimulai ketika Mas Indra dan Mas Bara datang sembari memberi salam dan seulas senyum kepada para peserta yang didominasi oleh remaja cewek.
Ini waktu Mas Indra kasih salam, Mas Bara malah asik sm HPnya habis foto-fotoin peserta talkshow.
Keramaian Talkshow di Semarang (foto diambil dari instagram @indrawidjaya)
Indra Widjaya yang notabene adalah musisi yang sempat terkenal karena pernah mengikuti Audisi Indonesian Idol 2012 yang kemudian gagal kurang beruntung dibabak 52 besar, membuka acara talkshow sore itu dengan menyanyikan lagu Payphone (Maroon 5) yang dapat menghipnotis para remaja cewek yang hadir di sore itu.
Ini waktu Mas Indra nyanyi..
http://youtu.be/qqpI6g8VHok video amatir Payphone (cover by Indra Widjaya)
Setelah para peserta talkshow terhipnotis oleh suara Indra yang cukup merdu, bedah buku #IdolGagal dan #KataHati pun dimulai..
Kedua Mas-mas ganteng ini sedang membedah novel mereka yang disisipi curhatan cerita mereka..
Mas Indra dan Mas Bara sedang menjawab pertanyaan dari peserta Talkshow (foto diambil dari instagram @indrawidjaya)
Setelah talkshow berjalan selama sekitar satu jam, akhirnya tiba saat yang ditunggu para remaja cewek (termasuk saya-red) yaitu book signing dan foto bareng Mas Indra dan Mas Bara... tapi sebelumnya Mas Indra menutup Talkshow ini dengan menyanyi (lagi). Kali ini ia menyayikan lagu yang membuat dia gagal tereliminasi di babak 52 besar, yaitu lagu milik Rossa yang berjudul Ku Menunggu.
http://youtu.be/fHf8745qcoc video amatir Ku Menunggu (cover by Indra Widjaya)
Dan.. sekarang waktunya book signing dan foto bareng.. Antrian book signing dan foto bareng dibagi menjadi dua, di kanan ada Mas Bara dan di sebelah kiri ada Mas Indra. Percaya gak percaya karena kegagalan ketenaran yang dimiliki Mas Indra antrian di sebelah kiri berjubel dan sesak dipenuhi oleh para remaja cewek (termasuk saya-red) sedangkan Vina (teman saya-red) mengantri di sebelah kanan.
Dan ini foto saya sama Mas Indra, finally setelah mengantri lama. Semoga saya gak ketularan gagal karena foto sama Mas yang.....(isi sendiri).... Â
Dan berikut ini fotonya Vina sama Mas Bara.. ciyee Vina pasti seneng deh dirangkul gitu..
Sekian cerita saya tentang Talkshow #IdolGagal dan #KataHati oleh mas Indra dan Mas Bara. Semoga next time ada Talkshow novel mereka berikutnya. Amin!