Karena sebenarnya aku mudah jatuh cinta,
Karena itu aku harusnya memahami diriku.
Bukan menerima seseorang terburu-buru,
Namun tetap bersama ia yang senantiasa memberi ruang aman dan nyaman untukku
Bersama ia yang bersinar bersamaku.
Misplaced Lens Cap

Discoholic πͺ©
he wasn't even looking at me and he found me
ojovivo
YOU ARE THE REASON
Sweet Seals For You, Always
Game of Thrones Daily
Cosimo Galluzzi

titsay
RMH
2025 on Tumblr: Trends That Defined the Year
Xuebing Du

Not today Justin

Origami Around

bliss lane
taylor price

shark vs the universe

ellievsbear
seen from United States

seen from Malaysia
seen from United States
seen from TΓΌrkiye

seen from Mexico
seen from Chile
seen from Brazil

seen from Argentina
seen from Colombia

seen from Japan

seen from Malaysia

seen from Ecuador
seen from France

seen from Kenya
seen from Malaysia

seen from Philippines
seen from Venezuela

seen from Germany
seen from United States

seen from Vietnam
@abc5dasar
Karena sebenarnya aku mudah jatuh cinta,
Karena itu aku harusnya memahami diriku.
Bukan menerima seseorang terburu-buru,
Namun tetap bersama ia yang senantiasa memberi ruang aman dan nyaman untukku
Bersama ia yang bersinar bersamaku.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Ternyata memiliki seorang teman bicara yang menenangkan dan menyenangkan hati adalah suatu hal yang berharga.
Aku pernah bertemu orang seperti itu. Dia seorang yang hadir di tengah kalutnya menyusun tugas akhir. Disaat aku harus berjuang sendiri menyelesaikan tugas-tugas perkuliahanku yang sisa satu semester lagi
Ia menemaniku dengan ocehannya, dengan suara gitarnya, dengan nyanyiannya. Ia juga senang sekali mengirimiku aneka stiker yang lucu dan selalu membuatku tertawa.
Sayangnya ia tak pernah berkata dengan jelas apakah ia memiliki perasaan sebagaimana aku pernah memiliki sebuah perasaan itu. Perasaan yang membuatku berharap bisa selamanya bersama, perasaan berharap bahwa kita bisa menjadi keluarga sebenarnya di masa depan. Aku pun tak pernah berani bertanya secara lugas, karena tidak ingin rasa nyaman itu hilang. Namun, akhirnya hilang juga karena pikiranku berasumsi bahwa ia tak memiliki keseriusan ke arah perasaan itu.
Apalagi seorang teman perempuan menghubungiku dan berkata dengan jelas bahwa dia dekat dengannya juga. Dan teman perempuan itu pun menaruh harapan yang mirip dengan harapanku. Maka, kuanggap kami hanya berteman saja, dan dia hanya seorang yang baik dan ramah pada siapapun.
Entahlah, bagaimana kami mengakhiri keakraban itu. Batman, kupanggil saja begitu. Terima kasih telah berada di hidupku, mengisi hari-hariku tanpa ada konflik drama berarti. Semua tentangmu adalah keindahan.
Semoga hidupmu bahagia. Kamu yang selalu pandai mengambil angle terbaik orang di sekitarmu. Bersinarlah selalu.
Stiker, batman, petikan gitar, obrolan, martabak, dan beberapa hal lainnya selalu indah di ingatanku.
Hari ini aku ingin menguapkan sebuah peristiwa, yang cukup berkesan di hatiku. Ku harap ini akan menguap hingga berganti hujan yang menumbuhkan bunga-bunga serta buah-buahan yang menyegarkan.
Siang itu, aku bertemu tentanggaku.
"Teh, ini bagi tugas yuk. Kata X ini bagian Teteh. Yang ini bagian saya, yang sana bagian X. "
Tetanggaku bilang begitu sambil menunjuk area pinggiran jalan depan rumah yang sudah dipenuhi rumput.
"Lah, gak mau! Ngapain itu bukan lahan saya. Bukan tanggung jawab saya. Kenapa jadi seakan-akan wajib saya bereskan." Jawabku.
"Lagian, saya kalau lagi mau beresin dan lagi sempet ta saya bantu bereskan. Tapi, kalau ibu sampai nyuruh2 saya beresin apa hak ibu? Saya gak mau!" Lanjut kujawab.
"Oh, gitu ya! Tar saya bilangin loh ya sama X. "
Dia kira saya anak kecil yang takut saat akan diadukan. Singkat cerita mungkin dia sudah bilang ke si X. Lalu, untuk keduakalinya dia bilang lagi soal rumput liat itu. Jawabanku tetap sama.
Sampai pada suatu sore, ia berkumpul dengan X dan 1 orang pembantu tetangga yang lain. Masih dengan topik yang sama.
Tau apa yang terjadi? Aku tetap dengan jawabanku. Sementara dia menghasut yang lain agar dukung pendapat dia bahwa aku harus ikut beresin.
"Gak apa-apa padahal, walaupun bukan lahan kita kan yang penting indah!" Kata pembantu itu.
Tanpa ba bi bu, kutinggalkan kerumunan orang2 itu. Tak lagi kutaruh penghargaanku pada mereka. Tak lagi kumau biasa aja.
Dalam hati ingin ku berkata: "Siapa lu? Pembantu gak tau diri, ngajarin saya soal batas soal keindahan. Situ yang mau rapi yang mau indah, yaudah situ aja yang bersihkan."
Sementara aku masih sibuk dengan pekerjaan rumahku yang mereka kira tidak ada kerjaan.
Inginku berkata lebih kasar
Jangan heran jika kebaikanmu dibalas dengan keburukan. Namanya juga hidup, alam dan karma tidak benar-benar menimpa secara langsung face to face. Ia bisa saja berputar dan berputar. Maka, kembalilah. Ingat! Hakikat memberi bukan demi orang yang di beri, melainkan demi Ia yang senantiasa melihat perbuatan kita.
So, tenang aja. Kebaikanmu, akan kembali ke padamu.
Jika bukan dari orang yang kau beri kebaikan, maka kau akan bertemu kebaikan yang lebih indah dari apa yang kamu harapkan hari ini.
Bandung, 05 Januari 2026
Akhir tahun + awal tahun isi media sosialku berseliweran teman-teman yang berkumpul bersama teman lama, sahabat, dsb. Sementara aku, masih di sini saja. Memilih untuk menyendiri dan menikmati hari-hariku di rumah.
Ya, kekecewaanku terhadap seorang sahabat ternyata juga memengaruhi kepercayaanku pada semua orang. Aku kira ia yang senantiasa jadi yang pertama mengucapkan selamat ulang tahun padaku adalah ia yang benar-benar menyayangiku, mengerti akan diriku, sahabatku. Namun, siapa sangka? Ternyata ia yang paling besar menaruh rasa iri padaku. Ia yang kemudian mengkhianatiku, menusukku di belakang kepercayaanku.
Ah rasanya hidup dalam drama-drama atau sinetron itu fiktif belaka, namun ternyata memang bisa terjadi kemiripan cerita.
#sahabat #cerita #aku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Kupikir, menikah dengan seorang lelaki dengan ijazah setara bisa membuatku nyaman bercerita.
Nyatanya, obrolan yang nyambung dan menyenangkan bukan cuma soal ijazah yang setara. Lebih dari itu, ada hati yang senantiasa memberi dan menerima serta ada jiwa yang saling menguatkan.
Jika kelak
Faktanya hati yang benar-benar terluka itu tidak pernah benar-benar sembuh,
Apalagi hati yang terluka karena mencintai teramat dalam.
Maka, beruntunglah mereka yang mencintai dan dicintai serta dipersatukan untuk selamanya.
Meski berusaha dilupakan, tiba-tiba ia bisa muncul tanpa tahu penyebabnya.
Menemukan Diriku
Sudah sejak lama aku meninggalkan tumblr.
Kini aku kembali dengan diriku dan topengku.
Kini aku hanya ingin punya tempat untuk bercerita.
Cerita tentang apa saja yang tidak membuatku takut ditanyai orang di kehidupan nyataku.
Meski nyatanya di sini pun kehidupanku.
Dahulu, aku pernah bertemu seseorang yang menyukai tulisan-tulisanku.
Seakan ia memahami apa yang ada di hati dan pikiranku.
Sayangnya aku masih terlalu bodoh dan memilih untuk tidak bersamanya.
Mungkin dia akan sepenuhnya mencintaiku.
Ah, itu hanya khayalanku.
Nyatanya ia pun kini beristri juga.
Bisa jadi, apa yang menimpa diriku tetap akan menimpaku maski bukan dengan dirinya.
Kini, tak ada lagi penyesalan yang berlarut dalam hidupku.
Aku menerima kekurangan suamiku.
Namun, aku tak lagi memendam kesedihanku, kesepianku, rasa curigaku.
Saat aku ingin marah, maka aku marah.
Saat aku curiga, maka aku bertanya.
Tak lagi sibuk dengan pikiranku sendiri, tak lagi mau merusak diri dengan pikiran sendiri.
Bandung, 18 November 2025
Kenapa kau mencintaiku?
Orang bilang, biasanya yang bertanya demikian adalah seorang perempuan pada lelakinya.
Namun, kita tak begitu.
Berkali-kali pertanyaan itu datang darimu, wahai suamiku.
Maka kutanyakan sekali lagi, malam ini, pada diriku sendiri. "Kenapa aku mencintaimu?"
Kau tahu? Hatiku mudah untuk jatuh cinta. Hatiku mudah untuk menyayangi. Tak peduli seberapa buruk lelaki, ketika aku menyukainya dan ia setia padaku maka aku menerimanya.
Namun, setia itu telah rusak.
Lalu, kenapa aku masih mencintaimu?
Meski hatiku berkali-kali terluka, ingatanku selalu menyapa.
Kau orang yang selalu membelaku,
Tak ragu melawan pada orang lain yang pura-pura jadi kawan.
Kau selalu memberiku kabar, meski aku tak memintanya.
Dan ya, karena kau suamiku.
Ingat, aku bukan wanita tak berdaya. Bisa saja aku tak kembali padamu, tapi aku tak memilih begitu.
Aku mencintaimu karena Allah. Benar, aku baru sadar. Bahwa karena Allah aku mencintaimu. Karena Allah bilang, patuh pada suami adalah jalan taat. Karena Allah bilang selama masih ada di koridor yang tepat maka tetaplah bersama. Meski perpisahan tak Ia larang, perpisahan tetaplah sesuatu yang tak Ia sukai.
Semoga kita senantiasa menjadi pasangan yang berada dalam ridho-Nya, dipenuhi oleh cinta-Nya.
Bandung, 10 November 2025
Kenangan
2017, kita tak sengaja duduk berdampingan.
Kita seringkali tak sengaja bertatapan.
Di tahun yang sama kau menyatakan perasaanmu, dan aku pun juga.
Di tahun yang sama pula, kau tiba-tiba melepasku begitu saja. Hilang tanpa kabar.
Keluargamu tak mendukung kita.
Kita putuskan berpisah.
Aku sedih, amat sedih.
Rasanya kebahagiaan itu semu.
Dadaku yang selalu berdebar kencang saat melihatmu, kini hanya menyisakan sesak.
2018
Kita sempat kembali bersama.
Aku merindukanmu, kau pun juga.
Rasanya dunia seakan berputar di hidupku.
Aku porosnya.
Namun, di tahun itu juga aku sadar.
Bukan aku poros hidupmu.
Bukan aku orang pertama yang jadi teman ceritamu.
Bukan aku, orang yang pertama tahu kabar kerabatmu yang meninggal.
Orang lain.
Hari itu hatiku hancur.
Sedih.
Terluka.
Aku berduka.
Bukan hanya karena kabar duka, namun juga fakta bahwa bukan aku orang yang kau cari, bukan aku orang yang kau kabari.
Hatiku bimbang. Tak karuan.
Merengek bak anak kecil minta digendong.
Aku minta perhatianmu, mengemis-ngemis itu.
Hingga, aku sadar.
Kau tak begitu menginginkanku.
Kau tidak sedang memperjuangkanku.
Kau hanya sedang menghiburku.
Di tahun ini pula, kuputuskan untuk meninggalkanmu
Meninggalkan semua tangis bahagia mengenalmu.
Meninggalkan semua luka di hatiku karenamu.
Dan di akhir tahun ini juga, aku bertemu ia.
Ia yang kini menemaniku.
Memperjuangkanku.
Mencintaiku, dengan caranya.
Bandung, 10 November 2025

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Ternyata, yang kubutuhkan bukanlah teman melainkan teladan.
Di malam saat aku merasa sedih karena tidak memiliki teman seperti orang lain yang berteman hingga bisa bertemu, berkumpul, bahkan bertukar kado ini, aku belajar satu hal: bukan teman yang kubutuhkan untuk menghilangkan kesedihan ini melainkan kisah teladan.
Beruntungnya, malam itu Allah izinkan aku membuka kembali sebuah novel karya A. Fuadi yang kudapatkan dari wisuda rekognisi sebuah pesantren di Depok. Novel itu berjudul: Mengusahakan Pertolongan Allah. Sebuah novel biografi Nurhayati Subakat (founder of wardah beauty).
Untuk menjadi sosok perempuan yang kuat dan tegar kita perlu sosok teladan seperti itu. Lagi-lagi, Allah menolongku. Allah selalu hadir menemaniku dengan cara terbaik-Nya. Alhamdulillah
Berikut beberapa kutipan yang cukup berkesan di dalam kehidupanku malam itu;
1. Kehilangan seseorang yang berharga memang menyedihkan, tapi logika kita tetap harus berjalan. Cukup 1 minggu untuk sedihmu, segera bangkit dan hadapi masa kini. Temukan berbagai solusi atas berbagai masalah yang dihadapi.
2. Jangan diem aja! Bergerak aja dulu, cari solusi walaupun informasi yang kamu terima tidak lengkap, masih gak jelas. Dekati dulu informasi yang kamu terima.
3. Tetap optimis dalam segala situasi, karena Allah selalu menolong kita.
4. Fokus pada apa yang jadi tujuan, fokus meraih mimpi dan persiapkan dari jauh-jauh hari. Dengan begitu tidak ada waktu yang kamu sia-siakan.
Berikut beberapa foto yang saya ambil dari novel ini:
Apakah kamu merasa tulisan ini bermanfaat?
Tidak, saya rasa sebaiknya...
Ya, bermanfaat! Saya jadi...
Bodo amat sama pendapat orang.
Aku kira, aku punya banyak teman.
Ternyata tidak.
Yang ada hanya lawan.
Aku kira, aku telah memilih jalan yang baik
Ternyata tidak
Aku hanya berusaha tampak baik.
Hatiku tetap hampa, sendirian.
Oktober
Bulan yang selalu menimbulkan bekas di hati
Sepi
Sendiri
Padahal di luar ramai
Orang bertemu, berbagi suka, berbagi hadiah, makan bersama
Juga berbagi momen lewat video dan foto
Mereka bilang ini Oktober.
Sementara aku? Kembali sendiri, di sini menatap dari jendela kaca dunia maya
Hatiku penuh luka,
Tak ada yang bisa benar-benar kupercaya,
Pilihanku satu, untuk menjadi kuat dan hanya bergabdung kepada Sang Maha Pencipta.
#oktober
Tulisan di postingan ini saya dedikasikan untuk Mamah.
Seandainya suatu hari Mamah membaca ini, maka saya bahagia.
Mah, terima kasih atas segala pelajaran hidup yang telah mamah ajarkan pada saya.
Terima kasih sudah pernah ajarkan saya untuk baca Al-Quran dengan baik dan indah.
Terima kasih atas segala kebaikan yang sudah mamah tanam di dalam diri saya.
Mah, seandainya saya berhak untuk melarang, maka saya akan melarang satu hal, yakni: STOP berhutang!

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Saya tidak akan tahu bagaimana buruknya suatu lingkungan, jika saya tidak pernah keluar dari lingkungan tersebut.
So, don't be afraid to do something new, to go to new places.
Kita tidak pernah tahu, kapan kawan bisa jadi lawan.
Kita pun tak pernah tahu, kapan lawan bisa berkawan.
Apalagi berharap tahu, kapan saudara bisa jadi orang asing.
Maka, bicaralah seperlunya, bicaralah kebaikan dan kebenaran saja.
Hanya Allah lah yang setia pada kita.
Maka, bergantunglah dan percayalah kepada Allah saja.