Kamu bercerita tentang ketakutanmu akan kematian? Namun, percayalah tidak ada pertanggungjawaban "dikarenakan" kematian.
Seharusnya kita "LEBIH" takut dengan kehidupan.
Karena di fase inilah apapun yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan.
Apakah hidup kita sudah benar sesuai tujuan?
Apakah kekuasaan sudah diarahkan sesuai janji yang telah disampaikan?
Apakah kebenaran sudah dilibatkan dalam menentukan kebijakan?
Jangan sampai kita memanfaatkan kesempatan yang sudah Tuhan berikan dengan melakukan sesuatu yang melampaui batas.
Yang paling ditakutkan itu bukanlah kegagalan ataupun penolakan, tapi kurangnya ruang keikhlasan yang kita siapkan untuk menerima kenyataan.
Lalu kita akan diantarkan pada datangnya penyesalan yang tak bisa dikendalikan.
Coba lihat kembali apa yang telah dilakukan belakangan ini, apakah ini suatu kebenaran?
Menurutku, ini hanyalah rangkaian kesalahan yang terus-menerus dibenarkan.
___________________________________________________________________
Cukup banyak keputusan kontrovesial yang kita lihat belakangan ini.
Sebelum membuat suatu keputusan, baiknya bertanya kepada diri sendiri.
Apakah keputusan ini didasarkan pada kebutuhan untuk mencari kebenaran? Atau Ini hanyalah keinginan untuk mencari pembenaran?
Manusia itu saling terikat satu sama lain, sehingga sampai kapanpun perbedaan tujuan tidak bisa dijadikan alasan untuk saling menjatuhkan.