Tips Membuat Animasi 2D untuk Pemula
Saat kamu mencoba membuat kartun lucu, video explainer, atau video pendek informatif untuk diposkan secara online, ilmu dan skill untuk membuat animasi 2D dapat berguna.
Jika kamu baru mengenal dunia animasi, belajarlah dari animasi 2D sebelum masuk ke animasi 3D. Banyak perbedaan animasi 2D dan 3D, namun sebagai pemula dan ingin menjadi pembuat animasi profesional, yuk kita belajar dulu tentang ilmu dasarnya.
Berikut adalah tips untuk membuat animasi 2D bagi kamu yang masih pemula.
#1. Cari Referensi di Dunia Nyata
Tips animasi 2D pertama ini adalah mencari referensi. Menggunakan referensi dunia nyata dapat membantu kamu menganimasikan wajah secara efektif. Ketika studio bekerja dengan seniman pengisi suara, mereka sering merekam gerakan wajah mereka sehingga animator 2D dapat bekerja dengan mereka dan memastikan ekspresi mereka ditangkap dengan meyakinkan.
Jika ini tidak memungkinkan, pertimbangkan untuk menggunakan wajah kamu, sehingga kamu memiliki sesuatu untuk dirujuk kembali. kamu bisa menggunakan cermin dan mengucapkan kata-kata yang akan diucapkan karakter kamu ke dalamnya. Ini dapat membantu kamu mendapatkan ekspresi animasi yang tepat.
#2. Amati Kehidupan Nyata
Tips animasi kedua adalah tentang observasi. Salah satu aspek kunci dari animasi 2D adalah menghidupkan keberatan. kamu perlu berpikir keras tentang bagaimana emosi dapat digambarkan dan memilih setiap gerakan dengan hati-hati.
Luangkan waktu untuk melihat bagaimana orang-orang di lingkungan kehidupan nyata berbicara dan berinteraksi satu sama lain, bagaimana mereka bergerak, dan bagaimana mereka mengekspresikan emosi. Menonton orang bisa bernilai emas dalam hal mempersiapkan animasi untuk 2D. Jangan takut untuk menghabiskan banyak waktu untuk melakukan ini, karena ini dapat dianggap sebagai penelitian yang berharga.
#3. Kesederhanaan Adalah Kunci
Animasi 2D tidak pernah rumit dibandingkan dengan animasi 3D. Pikirkan baik-baik sebelum membuat adegan terlalu rumit. Jika ada terlalu banyak informasi untuk dicerna, efek keseluruhannya bisa menjadi kebingungan, dan kamu bahkan mungkin menemukan diri kamu mengorbankan realisme pemkamungan. Cobalah untuk tidak mengotori adegan dengan terlalu banyak perubahan pose atau elemen lainnya, dan tetap autentik.
#4. Terus Berlatih
Menggambar animasi membutuhkan banyak waktu. Itu tidak bisa diselesaikan dalam satu hari, jadi kamu lebih baik tahu jauh di lubuk hati bahwa satu pekerjaan hanya dapat dilakukan setelah kamu merevisinya berkali-kali. Untuk animasi 2D, itu berarti kamu perlu menggambar objek di atas kertas berkali-kali.
Dengan kata lain, membuat video animasi adalah keterampilan yang membutuhkan latihan dan waktu. kamu tidak bisa menguasainya dengan cepat. Untungnya, semua rasa sakit akan dihargai suatu hari nanti.
















