Istrinya Diem Aja, Tidur Aja, Nggak Sakit Kok.
Oh, I can't believe I just watched the video twice just to quote that sentence. Membaca sekilas saja sudah membuat saya sangat terganggu, apalagi harus mendengarkannya langsung. Dua kali pula, dosa apa saya.
Kalimat diatas diucapkan bapak Tengku Zulkarnain dalam sebuah diskusi di tv swasta yang membahas RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Seksual). Saya melihat potongan video tersebut di twitter setelah melihat balasan twit yang mengutip kalimat di atas, yang berhasil membuat saya penasaran.
Seketika saya langsung membayangkan mengatakan itu kepada istri saya yang sudah sangat capek seharian kerja. Jahat banget. Apa bedanya dengan berhubungan sama sex doll kalau seperti itu? Ya nggak tahu juga, wong saya belum pernah nyobain sex doll. Yang saya tahu, pasti istri saya sangat tidak nyaman.
How can you treat your woman like that? I mean (prek tenan), sebelum sebuah pernikahan terjadi, persetujuan harus ada dari dua belah pihak, dong? Setelah itu seharusnya, semua keputusan dalam rumah tangga ya membutuhkan persetujuan dari istri maupun suami, termasuk berhubungan badan. Sampe sini wis paham?
"Endak bisa, kalau hasrat sudah mau, ya mesti."
Hadeh, saya kok jadi malu punya jenis kelamin sama kaya bapak itu, kan elu bisa ngocok, atau disekolahin kek itunya. Kuncinya kan di pengendalian diri. Seingat saya, sejak saya masih SMP, bahkan SD saya sudah mendapatkan pelajaran tentang ini. Kita juga juga (sebagai muslim) setiap tahun melakukan ini lewat puasa. Tujuan pernikahan salah satunya kan juga biar manusia bisa mengendalikan nafsunya, biar nggak liar, nggak bar-bar, masa setelah menikah malah maksa-maksa istri.
Setelah melihat video yang viral tersebut, saya scroll ke bawah untuk membaca pendapat orang-orang. Saya kaget, ternyata tidak sedikit yang setuju pernyataan si bapak, ada yang kirim link, yang salah satu poinnya adalah menolak suami berhubungan badan yang membuat suami murka akan membuat wanita menjadi durhaka. Ooo, tidak semudah itu ferguso.
Gini lho, masa kamu rela istri yang kamu cintai masuk neraka, wanita yang membesarkan anakmu masuk neraka, wanita yang menemani hidupmu berpuluh tahun itu masuk neraka karena kamu nggak bisa ngontrol tititmu nafsumu. Aku sih no.




















