Yang pasti perlu kita ketahui dan tanamkan:
Times Changes, People Changes
Seringkali tertanaman nih di benak cewek cewek, dulu dia pas pdkt sering perhatian, kasih barang, ajakin ketemu dan segudang "kasih sayang" lainnya. Tapi beranjak 3 tahun barengan dia uda berubah, perhatian kadang2, diajak ketemu sibuk terus dan keluhan lainnya. Tenang, semua insan pasti merasakan hal tersebut kok, jadi bersyukurlah kalian pas pdkt dibuat kesel sekesel keselnya sama pasangan kalian, alias dia nglihatin sifat aslinya jadi pas kepentok di pacaran tahunan ga begitu sengsara hahaha
Kalian tau nggak sebenarnya pasangan kita itu ga ada yang berubah? Mereka hanya sedang menunjukkan taring mereka yang asli yang selama ini disembunyikan aja. Klise banget kan?
Tapi kenyataannya, ga se klise itu, namanya juga manusia, disaat dia bahagia dia bakal ngelakuin apa, disaat dia sedih, disaat dia bosen, disaat dia marah, banyak reaksi yg dikeluarkan oleh manusia. Kita harusnya memahami hal itu. Contoh nih di pengalaman pribadi ku, dulu waktu pdkt kayaknya doi selalu telpon aku terus hampir tiap saat deh, mau berangkt kerja, pulang kerja, istirahat makan, mau tidur dll nya, tapi skrg kok engga ya? Disitu aku mikir, apa ada yg salah, apa memang dia orangnya seperti ini ya? Ternyata tidak sodara sodara, dia hanya butuh timbal balik, kenapa nggak aku dulu yang telepon doi, ada yang salah kah? Dia juga pacarku kok kenapa harus "menunggu"? Lelaki memang diharuskan perhatian, setia, berkorban banyak, tapi apakah disisi perempuan dia sudah melakukan hal yang sama?
Banyak sekali yang bilang, dia berubah mungkin karena bosen atau sudah ketemu "new one". Maybe? Siapa yang tahu hati manusia? Yang pasti harus kamu tanamkan waktu terus berputar, sifat manusia, atau watak apapun itu lah juga akan berputar, berputar means berubah? Coba kita bayangkan sebuah lingkaran, dia akan ketemu di titik yang sama bukan di waktu yg berbeda bukan? Jika kamu mengandalkan salah satu pasanganmu di titik yang sama apakah dia akan nyaman?
Kebanyakan manusia pasti memiliki rasa ingin diutamakan, semua manusia ding haha, apalagi oleh pasangannya. Kalau memang dia mengutamakan aku, pasti dia bakal A, dia bakal B atau sampai Z. Tapi terkadang kita lupa kita sudah memeprlakukan dia sebagaimana kamu minta diperlakukan. Bukan omong kosong sih kalau banyak yang merasa doi berubah karena tidak sesuai EKSPEKTASI KITA
Aku bagaimana? SERING BANGET
Sering merasa tidak diutamakan, padahal sering juga, aku tidak mengutamakan doi, sering merasa tidak diperhatikan, padahal sering juga aku tidak pernah menanyakan kabarnya, tidak menanyakan apakah dia sudah sembuh.
Nah lho yang berubah siapa?
Apapun itu mau pasangan kita dirasa berubah, omongkan baik baik dengan mereka, jangan dipendam sendiri, ada ikhtiar sebelum tawakal hahaha. Ada usaha dulu sebelum pasrah ya gais, coba rubah penilaian kita terhadap orang lain, diskusikan kepada doi kalian, apa yang harus dipertahankan atau dirubah dari sifat masing masing kalian.
Kalau kalian merasa sangat bersebrangan dan kadang gak begitu kuat melalui hal tersebut dengan pasangan ya jangan dipaksakan.
Ingat, tiap orang bukan berubah, tapi memang itu the real dia, ada saatnya kok dia bakal so sweet saat kalian pdkt hehe.