Love yourself, first. Jangan menyakiti dirimu sendiri dengan hal-hal yang tidak perlu kamu pikirkan.
I'd rather be in outer space 🛸

Game Changer & Make Some Noise
Show & Tell
Not today Justin
noise dept.
Claire Keane
tumblr dot com
let's talk about Bridgerton tea, my ask is open
almost home
Cookie Run:Kingdom Official!

bliss lane
🪼
art blog(derogatory)
macklin celebrini has autism
The Bowery Presents
Lint Roller? I Barely Know Her
h

❣ Chile in a Photography ❣

titsay
seen from Myanmar (Burma)

seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Venezuela

seen from Türkiye
seen from Ecuador
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from France
seen from Uruguay
seen from Brazil
seen from United States
seen from Ukraine
seen from Nepal

seen from Malaysia
@terserahdini
Love yourself, first. Jangan menyakiti dirimu sendiri dengan hal-hal yang tidak perlu kamu pikirkan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Ikhlaskan yang kau lepaskan. Syukuri yang kau miliki. Nikmati yang kau jalani.
- Horahotum, 21 Februari 2020 🌷
Bunga tak pernah tumbuh langsung layu, mengajarkan kepadamu bahwa kegagalanmu itu bukanlah akhir darimu.Sedangkan bunga tak pernah tumbuh langsung mekar, mengajarkan kepadamu bahwa sesuatu hal dapat diraih dengan perjuangan yang besar.
Bunga memiliki akar untuk tumbuh, sedangkan kamu punya jiwa untuk dapat melangkah jauh.Bunga hanya dapat tumbuh diatas tanah, sedangkan kamu lebih dari itu.Kamu dapat tumbuh dimana-mana, asal kamu punya mau.
Semangat :)
-@yusufpict
Tentang Menikah
Bagi saya, memutuskan untuk menikah adalah tentang mendudukkan dua kalimat ini dengan adil: “kalau ga siap, mending jangan nikah” dan “kalau nunggu sempurna, kapan siapnya.” Dua sudut pandang yang fatal akibatnya kalau saya memihak salah satunya membabi buta.
Tak ada yang salah. Tapi tentu setiap pilihan ada resikonya. Dan cara meminimalisirnya adalah dengan bersikap tengah-tengah. Menyegerakan tapi tak buru-buru. Menyiapkan tapi tak buang-buang waktu.
Memang pada akhirnya kembali ke diri masing-masing orang jika yang kita bicarakan adalah perihal ukuran. ‘Segera’ itu kapan waktunya, dan 'siap’ itu apa batas minimumnya.
Menjustifikasi orang dengan bilang, “Lo kelamaan, nunggu apa lagi sih,” atau, “gila cepet amat, mau dikasih makan apa ntar istrinya,” tak akan memecahkan masalah apa-apa.
Ukuran kita tak sama. Kamu tak tau pasti beban apa yang seseorang tanggung sehingga dia masih belum menikah. Sama halnya kamu tak mengerti seberapa besar tekad seseorang dan seberapa yakin dia dengan rencana hidupnya sehingga dia berani menikah dalam kondisi yang menurutmu terlalu dini.
Sangat cepat atau sangat siap bukan jaminan dan bukan satu-satunya parameter kebaikan. Bersikaplah pertengahan.
Jika ini tentang dirimu, jangan tertekan dengan kata orang. Dari semua manusia, kamu yang paling mengerti dirimu. Jika ini tentang orang lain, sebelum bicara hendaknya kamu do'akan dulu. Sudah?
— Taufik Aulia
Ku sukaa tulisannyaa kak @taufikaulia 😭😭
Tidak perlu resah ketika mengetahui apa yang kamu dapatkan tidak seperti apa yang didapatkan oleh teman-teman di instagram. Bila kamu merasa begitu gelisah, coba non-aktifkan instagram dan hiduplah bebas tanpa membandingkan hidup dengan orang lain.
Kamu akan begitu bahagia, ketika menemukan bahwa tak perlu melihat hidup orang lain dan apa yang kamu lakukan adalah hal yang tak perlu repot kau foto-edit-update-like-repost.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Hey
Holaa
Aku memilih berhenti sebab lelah dengan caramu yang selalu menciptakan ruang untuk memperbesar kesalahan tentang masalalu, bahkan yang tak pernah kulakukan.
Kamu merasa seakan - akan menjadi yang tersakiti, Tanpa kamu sadari padahal justru kamu yang menyakiti.
Aku memilih berhenti sebab tak mengerti lagi bagaimana cara memahami seseorang yang tak mengenali dan mengerti diriku. Bahkan setelah bersama - sama melewati segala suka duka dan segala cobaan.
Seseorang yang hanya melihat sisi kurang tanpa mau berkaca bagaimana dirinya.
Hujan Bulan Januari
Aku kehilanganmu meski kamu masih bersamaku.
Aku tak menemukan lagi hal-hal dulu yang kutemukan padamu. Aku tak melihat lagi pandangan-pandangan yang dulu melekat pada dirimu. Kamu menjadi orang asing yang masih di sampingku. Kamu menjadi lain saat aku masih merasa sangat dekat denganmu.
Apa yang membuatmu berubah ?
Kemana kamu yang kukenal dengan baik. Bukankah dulu kamu membuat semuanya terasa mungkin.
Kenapa sekarang malah menjadi seperti jauh sekali. Padahal kamu masih di sini. Kamu masih di dekatku. Kamu masih bersamaku melewati harimu. Siapa yang memasuki dirimu? Apa yang sudah kamu lewati saat aku tak menyadari. Bukankah dulu, kamu katakan kita sejalan. Kini kita masih berdiri di tempat yang sama, namun tak lagi satu tujuan.
Pacitan, 28 Januari 2019.
Ditemani derai hujan di balik jendela kamarku
Pemeran Utama...
Pernah saling tatap, lalu memilih langkah bersimpang. Menemukan kebahagiaan masing-masing. Mencoba mencari hujan yang lebih menyejukan, mencoba mencari pelindung lain. Kita sepakat untuk tidak lagi sepaket. Kita mendekati jalan-jalan yang membawa kita kepada jarak yang semakin jauh. Rindu hanyalah kata-kata kosong belaka. Kita tak lagi merasa saling menginginkan meski mungkin saja dalam hati terdalam masih ada getar. Aku berdamai dengan diriku yang kalah dalam pertarungan mempertahankanmu.
Aku menjadi pejalan yang pulang bukan lagi menujumu. Kau terlalu liar untuk kutaklukan. Kita tak menemukan ujung yang sama. Kita terlalu keras kepala untuk tetap memilih jalan berbeda.
Sudahkah kau merasa tenang setelah tak lagi memperjuangkan semua yang pernah kita tuju?
Waktu itu tak pernah mau menunggumu. Pilihannya hanyalah kamu mau mengejar waktu atau hanya membiarkannya lewat begitu saja.
Allah tau, kamu berusaha. Allah pasti tau dan Allah selalu bersamamu. Maka jangan kecewakan diri-Nya yang telah bersedia membantumu terus menerus untuk menyelesaikan setiap hal.
Pada akhirnya luasnya doa yang kau panjatkan, akan bermuara dalam satu titik temu yang mungkin tak pernah kau perkirakan sebelumnya.
“Semoga semuanya lillahita’ala.”

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Teruntuk hari-hari yang telah terlewati, dan waktu yang berjalan begitu cepat.
Kini rasanya ingin mengambilmu kembali, memohonmu untuk tetap tinggal dan tak terlalu cepat berlalu. Sayangnya, aku tak akan mungkin bisa menjadikan hal itu nyata.
Karena saat ini, yang harus dihadapi adalah kenyataan.
Bahwasanya semesta tak akan pernah menunggumu. Tetapi kamu lah yang seharusnya dapat menyeimbangkan hidupmu dengan semesta.
Kayuhan mu harus jauh lebih banyak bila ternyata ia berjalan lebih jauh. Tenaga mu harus jauh lebih kuat bila ternyata ia berputar lebih kencang.
Allah itu Maha Mengetahui.
Bila saja kamu mau berusaha dan berdoa, ketetapan-Nya bisa saja seiring dengan keinginanmu. Yakin saja bahwa Ia akan berpihak kepada siapa-siapa yang ingin menuju kebaikan.
Semoga apa yang diperjuangkan tak akan sia-sia. Semoga Allah berpihak padamu.
25 Januari 2019
Dalam derai hujan resah yang ingin segera ku akhiri.
Muara...
Terima kasih untuk tidak begitu terburu-buru.
Karena ada beberapa hal masih harus kita perjuangkan.
Beberapa urusan yang masih belum terselesaikan.
Terima kasih untuk selalu sabar.
Walaupun keadaan terasa begitu berantakan.
Terima kasih untuk menjadi yang begitu tenang.
Sekalipun dunia tampak terus memaksa.
Namun kamu tak pernah gegabah.
Suatu hari,
kamu akan menjadi alasan.
Mengapa aku harus bersyukur setiap harinya.
Dan tetap ingin melanjutkan hidup.
Suatu hari,
kamu akan datang pada saatnya.
19 Januari 2019
“Manusia hanyalah sanggup berusaha, selebihnya hanya Allah yang menentukan.
— Kalo dipikir terus lama-lama emang bisa jadi gila dan sakit sendiri. Just let it go..
“Kekhawatiran itu yang akan menghancurkanmu.”
— ibuk, Malam hari kemarin
Aku tidak meragukanmu, ataupun menganggapmu tak mampu. Tetapi justru aku lah yang meragukan diriku sendiri atas kemampuanku.
Terima kasih untuk menjadi yang selalu sabar, untuk yang selalu memahami dan mengerti. Terima kasih untuk setiap usaha yang membuatku lebih tenang.
Bahwasanya hidup memang tentang terus belajar dan berjuang. Jadi, semangat. Semua itu berproses, begitupun kita kan?

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Suka tulisan-tulisannya sist, Salam kenal
Terimakasiih kak 🙏
Salken jg.
Akad
will u marry me ?
i said : Yes, i do 💐
Attension :
“Tulisan ini aku tulis sebelum akad yang entah tahun ini/tahun depan terwujud dan kelak dear future husband harus membacanya)” 🤗
Terima kasih telah datang, dengan tiba-tiba dan tanpa basa-basi.
Kemudian menawarkan sesuatu yang bukan sekedar janji. Kamu tak pernah menjanjikan bahwa masa depan bersamamu akan selalu baik, tapi kamu meyakinkan bahwa bersamamu aku akan baik-baik saja.
Terima kasih telah bertahan, dengan segala kesulitan dan cobaan yang terkadang kamu sendiri pun tidak tahu jalan keluarnya, tapi kamu terus berkata bahwa Allah selalu ada untuk hamba-Nya.
Terkadang suasana terasa begitu pelik, tapi kamu selalu mengajarkan bahwa hidup adalah perkara menerima dan terus bersabar. Kalau selalu mendapatkan apa yang dimau, maka kita tidak pernah merasakan arti perjuangan.
Terima kasih untuk tidak pernah berkata lelah dihadapanku, walaupun aku tau lelahmu itu tidak akan pernah hilang. Kamu yang selalu rela membantu melakukan apa yang tidak mau aku kerjakan. Yang tidak rela aku pergi jauh.
Kita memang bukan dua manusia yang sempurna, hidup dalam lingkungan berbeda, dan dididik dengan cara berbeda. Ketika aku masih saja egois, kamu tak pernah menyalahkanku. Walaupun aku terus menyebalkan, kamu tetap menatapku dengan penuh cinta.
Mempercayaimu terkadang memang sulit, apalagi kau pernah berkali-kali melukai, dan akan tetapi mudah bagiku untuk selalu mencintaimu dan memaafkanmu.
Terima kasih telah memilihku.
Rangkuman do'aku selama ini ternyata ada di kamu.
Dari aku, yang selalu membuatmu repot ; Surabaya, 23 Januari 2019.