i've been thinking about my life. Is it better if i die?
Akhir-akhir ini, aku merasa kehilangan diriku sendiri. Rasanya aku tidak memiliki motivasi hidup. Aku rasa tidak ada yang bermasalah dalam mentalku. Yah, semoga saja.
Aku tidak tahu sebenarnya apa yang terjadi. Hanya rasanya aku merasa kehilangan minat pada apapun. Padahal sebelumnya aku begitu meminati bidang itu.
Entah kenapa, rasanya melihat saja malas. Rasanya lelah. Rasanya begitu melelahkan. Rasanya hidup begitu berat. Rasanya aku selalu bertanya-tanya "kapan semua ini akan berakhir?"
Tapi, begitu aku memikirkan lagi. Aku jelas tidak mau hidupku cepat berakhir. Mengingat aku yang belum sempat bertobat. Ibaratnya, "pede amat lo mau cepet mati kayak masuk sorga aja."
Aku bingung. Rasanya aku kehilangan diriku sendiri. Aku sering duduk diam semalaman dan tidur pada subuh. Jelas tidak ada manfaatnya. Tapi, aku sering melakukannya. Yang kulakukan biasanya hanya duduk termenung di atas kursiku sambil menatap lurus.
Memikirkan banyak hal.
"bagaimana jika aku tidak bisa membahagiakan ortuku?"
"bagaimana jika begini dan begitu."
Semuanya berkecamuk di pikiranku. Aku sudah lelah sebenarnya. Aku ingin bahagia.
Aku berusaha tersenyum sewaktu temanku mereceh. Tapi, tetap saja aku tidak menemukan kebahagiaanku di sana. Aku hanya berusaha tersenyum. Aku berusaha tersenyum sewaktu mendapat nilai yang cukup baik. Aku bahagia saat itu, saat menerima kertas hasil ujianku.
Tapi begitu sampai rumah, begitu hari malam. Aku merasa hampa. Seakan-akan sebanyak apapun hasil yang kudapat, aku tetap merasa hampa.
Aku berusaha melihat reality show lucu untuk membangkitkan semangatku. Tapi itu semua tidak berlangsung lama, hanya ketika reality show itu dimulai sampai akhir. Setelah selesai durasinya, aku kembali lagi.
Menjadi aku yang hampa.
Sebenarnya apa yang terjadi pada diriku? Aku lebih suka menghabiskan waktu di ranjang untuk tidur. Daripada harus bangun dan kembali merasa hampa.
Aku selalu bertanya-tanya, apa yang sebenarnya aku butuhkan untuk mengisi kehampaan ini. Kebebasan? Tidak juga. Menjadi diri sendiri? Berani mengambil resiko? Tidak juga. Aku bingung. Apa yang sebenarnya aku inginkan?
Memperkuat kerohanian? Aku pikir, ini tidak begitu berguna untuk diriku sendiri. Aku hanya... tidak merasa apapun. Aku merasa sama saja. Entahlah, kau boleh berpikir aku atheis sekarang.
Kadang aku berpikir. Alangkah lebih indah jika aku meninggal sekarang. Aku lelah. Aku benar-benar lelah. Aku sendiri tidak tahu penyebabnya apa. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku merasa hampa. Aku sendiri tidak tahu kenapa aku merasa demikian.
-random diary, 30 oktober











