Asean Student Forum--Hari 1
Jumat, 15 Juli 2016.
Sebelumnya aku pernah posting fotoku sebelum menaiki pesawat menuju ke Malaysia. Tulisan ini dibuat karena adanya sebuah janji pada seseorang yang tak kukenal di sebuah platform media sosial yang memintaku untuk membuatnya.
Here it is...
Hari itu aku akan berangkat mewakili univesitasku untuk melakukan berbagai kegiatan dalam event Asean Student Forum. Dalam event ini nantinya kami para wakil dari masing-masing universitas akan menyampaikan ide-ide kami dalam topik-topik diskusi yang telah terpilih. Aku saat itu mengisi pilihan energi sebagai topik diskusiku. Awalnya aku ingin memilih pendidikan karena memiliki ke linear-an dengan bidang studi yang aku geluti. Apa daya, saat ingin memilih option education, option tersebut tidak ada. Hal ini dikarenakan aku yang mengisi formulir pendaftaran pada saat hari deadline sehingga education sudah terisi penuh. Akhirnya aku memilih energi sebagai bidang diskusiku. Awalnya aku ragu karena bidang ini sama sekali bukan bidangku dan aku tidak mahir dalam hal yang berkaitan dengan energi. Selang beberapa minggu kemudian...
Hasil pengumuman seleksi dan pendaftaran pun keluar. AKU LOLOS!!
Hatiku mulai berkecamuk. Antara senang dan takut. Senang karena pada akhirnya aku bisa lolos dan pergi ke luar negeri untuk menjadi saah satu wakil Indonesia. Takut karena bidang energi bukan bidangku dan aku tidak mempelajari hal itu secara mendalam di kampus. Apa aku menyerah saja? Sempat terbesit di otakku untuk menyudahi semuanya dan kembali normal berkuliah tanpa memikirkan event itu. Namun aku bersikukuh. Aku lawan semua rasa takutku dan aku mulai berusaha untuk mampu melewati ini semua.
“Ini pilihanku, Tuhan pasti punya alasan atas terjadinya semua ini.” ucapku seraya berdoa padaNya agar semua dimudahkan.
Aku pun mulai mencari-cari setiap jurnal yang membahas mengenai energi dan segala sesuatu yang berhubungan dengan energi. Setelah pengumuman yang menyatakan bahwa aku lolos seleksi untuk mengikuti event ini, kami para partisipan harus memberikan essay dan ppt kami mengenai tema tiap bidang diskusi. Saat itu aku mendapatkan tema “Youth and Sustainable Energy Resources” di bidang energi. Pertama kali aku dengar tema itu, aku langsung merasa haus akan membaca. Aku baca setiap jurnal yang membahas mengenai energi terbarukan dan menonton setiap proses pembuatan energi terbarukan tersebut. Maklum aku begini karena aku belum memahami betul bidang energi ini. Lagi-lagi aku merasa kurang paham akan segala hal yang aku baca. Akhirnya aku mendatangi salah satu dosen terbaikku dalam bidang ini. Setelah mendengarkan perkataan Beliau, aku menjadi lebih tenang dan tahu harus menulis apa. Aku kemudian menuangkan ide-ideku dalam bentuk essay dan ppt yang aku kirimkan ke panitia saat malam sebelum aku berangkat. Ya tanggal 14 Juli 2016. Essay dan PPT ini harus dituliskan dalam bahasa Inggris sehingga aku masih merasa kesulitan dalam hal penyusunan kata dalam essay.
Setelah mengirimkan kedua dokumen itu, aku langsung terkejut. Hal ini dikarenakan 5 orang yang memiliki essay dan ppt yang menarik dan terbaik akan mempresentasikan idenya saat diskusi nanti. Aku sangat terkejut saat namaku terdapat di urutan kedua untuk mempresentasikan ppt yang aku buat. Hatiku semakin tidak karuan. Aku masih tidak percaya bahwa aku terpilih.
*****
Setelah menaiki pesawat dan tiba di Kuala Lumpur. Aku beserta teman-temanku segera mencari spot yang nyaman dan tenang untuk duduk istirahat dan tidur sejenak. KLIA merupakan bandara saat kami tiba. Namun panitia ASF (Asean Student Forum) menjemput kami di bandara yang berbeda yaitu KLIA 2 sehingga kami harus menaiki monotrain menuju bandara tersebut.
Aku pergi ke Malaysia dalam event ini tentunya tidak sendiri. Aku kesana bersama temanku bernama Pramita Cucu dengan preparation paling terstruktur, Anna Rahmadianty dengan perlengkapan seadanya sepertiku, dan Chaeriyatun Nissa dengan persiapan yang matang seperti Cucu. Beruntungnya aku melakukan perjalanan ini bersama mereka. Aku merasa mereka melengkapi kekuranganku dalam perjalanan yang mengesankan ini.
Setelah sampai di KLIA 2 kami disambut oleh panitia dan beberapa mahasiswa lainnya dari negara-negara di ASEAN. Hatiku makin berdebar cepat. Setelah melakukan perkenalan dan foto-foto singkat di bandara akhirnya kami menuju Universiti Teknologi Petronas tempat diadakannya event ASF ini. Perjalanan yang ditempuh dari Kuala Lumpur menuju Perak merupakan jarak yang cukup jauh. Lamanya perjalanan sekitar 4 jam.
Akhirnya kami sampai di Universitas ini. Tempatnya yang bagus, letak dan tatanan gedung perkuliahan yang menawan membuat aku dan teman-teman lainnya merasa terpukau. Saat kami sampai, kami langsung dijamu oleh makanan khas dari Malaysia yaitu nasi lemak dengan lauk dan sayur seperti di Indonesia. Sebelum kami menuju tempat penginapan kami yang disediakan panitia, kami melakukan diskusi kecil dengan peserta yang telah hadir agar kami dapat saling mengenal. Pembicaraan kami beragam, kami dibuat kelompok kecil dan saling bertanya mengenai negara tempat kami tinggal. Aku pun bertemu dengan teman baru dari Malaysia, Filipina, dsb.
Setelah diskusi berakhir kami segera menuju kamar penginapan dan pergi tidur. Kami harus mempersiapkan mental dan bahan diskusi untuk dipaparkan esok hari. Aku dan temanku yang terpilih untuk mempresentasikan ppt kami harus mempersiapkan bahan pembicaraan di depan banyak orang di kelompok diskusi kami. Kami harus membuat yang terbaik demi almamater dan negara kami sehingga kami tidur lebih telat dibanding dengan yang lain. Kendalaku dalam hal ini ada dua yaitu materi pembahasan mengenai energi dan bahasa Inggrisku yang aku takutkan akan membuat yang lain bingung atau salah arti saat aku diskusi dan pemaparan. Namun hal ini tidak akan membuatku menyerah. Aku yakin bahwa setiap usaha yang aku lakukan akan memberikan sebuah dampak untuk hari esok.
Hari pertama yang melelahkan. Perjalanan yang jauh dan melelahkan akhirnya membuat tidurku sangat lelap...











