Anyone know any songs that sound similar to "Yellow" by Yoh Kamiyama? None of his other songs feel the same. I just need something with similar instruments and a similar beat. Can be in any language.
seen from Yemen

seen from Czechia
seen from China
seen from United States
seen from Czechia
seen from Panama

seen from South Korea
seen from United States

seen from Germany

seen from United States

seen from United States

seen from Canada
seen from China
seen from Germany
seen from United States

seen from Malaysia

seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Malaysia
Anyone know any songs that sound similar to "Yellow" by Yoh Kamiyama? None of his other songs feel the same. I just need something with similar instruments and a similar beat. Can be in any language.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
ๆๆฉ้ ธ - ้ใซ่ธใ
Yuuki San (uki3)* - Ao ni Odoru
Lyrics: kanji + romaji
hey, are you still here?
happy anniversary to "quiet room" by ewe / uki3! this song came out 7 years ago today.
art by Touyou Igaku | youtube upload | august 30th, 2024.
[Image description: A screenshot from the official music video for "quiet room". It depicts an unnamed character holding a teal-colored crab in their hands while sitting at a table. They have teal hair and are wearing a T-shirt. Their eyes are censored with white floating tape around their head. On the table, there are various foods and snacks. The background is light purple. End image description.]
"Light Red Train" mewarnai debut uki3.
12 November 2014. Seorang produser vocaloid yang aku lebih suka menyebutnya sebagai "uki3" merilis lagunya di NicoVideo. Dengan judul "้็ด ใใฌใคใณ" yang dalam bahasa Inggris berarti Light Red Train, artis ini memulai karirnya di bidang musik. Dengan video yang terbilang cukup sederhana, yakni foto Nejirimampo (Keage Tunnel) dengan editing minimalis, lagu ini sempat viral pada masanya.
Secara garis besar, Light Red Train menceritakan tentang perjalanan seorang anak kecil menggunakan kereta 8th Avenue menuju Kyoto, melewati Sugar Hilton dan menyempatkan singgah di Nakameguro.
Di sini aku mencoba menceritakan ulang lagu tersebut sambil memahami dan mencerna lagu penting ini.
Meski, menggunakan sudut pandang orang kedua, cerita lebih berfokus kepada sosok "kamu" dibanding pengarang sendiri. Menurutku, dia berbicara kepada dirinya sendiri sehingga lagu ini lebih masuk akal.
Pada bait pertama, pengarang bercerita tentang "kamu" yang bersikap kekanak-kanakan saat mendengar suara peluit kereta, dan penasaran akan ke mana pergi mereka. Namun ada satu baris yang terjemahan bahasa Inggrisnya agak membingungkan, yakni "The restless bird is Aristotle."
Ada beberapa teori untuk baris tersebut.
Pertama, Aristotle terkenal dengan penelitiannya terhadap binatang, dan salah satunya adalah burung. Sehingga baris tersebut dapat bermakna rasa penasaran dan penjelajahan.
Kedua, Aristotle dalam penelitiannya, menemukan betapa kompleksnya manusia, dan burung juga ternyata punya perasaan. Rasionalitas dan emosi menjadi titik utama yang dapat ditunjukkan.
Ketiga, burung adalah hewan yang dapat terbang jauh tanpa dibatasi dunia, sehingga dapat dimaknai sebagai kebebasan.
Berdasarkan ketiga teori di atas, aku menarik kesimpulan bahwa "kamu" sedang mendapat kebebasan untuk menjawab penasaran dari emosi yang dirasakan. Hal ini akan berhubungan dengan yang akan dibahas nantinya.
Memasuki bait kedua, pengarang menceritakan bahwa dia membuang foto yang dihiraukan, dan menaiki kereta 8th Avenue, bersama dengan tiket yang becek, syal merah, dan Sugar-Sugar Hilton yang menurutku adalah sebuah permen. Dari sini, pengarang mulai menunjukkan perjalanannya yang telah melalui tahap persiapan.
Pada bait ketiga, dalam perjalanan, pengarang membaca kitab suci sambil mencium aroma manis dari honey churros untuk menghabiskan waktu. Di sini, kita mengetahui dua hal, tas pengarang terdapat stiker apel, dan ujung dari hidung terasa dingin.
Pre-chorus hanya menceritakan tentang roda kereta yang berputar, asap yang membumbung, dan pengarang yang mencari "kamu" seiring kereta melaju.
Bagian chorus sudah mulai menunjukkan plot twist.
Baru baris pertama, pengarang menyebutkan "bon" dan "no use crying over spilled milk". Bon atau obon, adalah festival yang dirayakan oleh orang Jepang dan dipercayai saat itulah momen kembalinya arwah yang telah pergi. Mengunjungi makam, adalah hal pertama yang disebutkan dalam baris ini, dan bersampingan dengan sebuah peribahasa yang artinya kurang lebih "tidak ada gunanya menangisi apa yang telah berlalu."
"Apakah kamu ingin teh di mana air mata mengalir dengan bebas?" Pertanyaan tersebut yang disebutkan pada baris kedua seakan semakin menguatkan.
Baris ketiga dan keempat, pengarang bercerita tentang mengejar roda yang terus berputar, serta tidur sejenak sampai stasiun berikutnya.
Post-chorus menceritakan tentang "kamu" yang hilang dari sinar neon dan tidak dapat kembali.
Sampai di sini, setidaknya chorus dan post-chorus menceritakan satu topik utama, yakni tentang kepergian seseorang yang kemungkinan "kamu" dari alam dunia. Kereta warna merah terang yang diceritakan sepanjang cerita, seakan menjadi perjalanan perantara hidup dan mati.
Tetapi, cerita belum berhenti, karena memasuki bait keempat.
Pengarang bercerita ingin pergi ke Kyoto, memakan pangsit, dan memeluk "kamu" dari belakang. "Apakah kita pernah bertemu sebelumnya?" Pertanyaan itu dijawab secara membingungkan yang dalam bahasa Inggris berarti "Anti-Research Marriage."
Teori yang kudapatkan untuk bagian ini menyimpang, sehingga aku memutuskan untuk mencetuskan teori sendiri. Pengarang sebenarnya menyukai dengan "kamu" dan Kyoto adalah tempat istimewa bagi mereka berdua. Mereka sudah memikirkan untuk menikah, dan sayangnya "kamu" sudah menjadi arwah. Pernikahan tersebut pun tidak dapat terwujud.
Bait kelima semakin membingungkan. Pengarang bercerita tentang "kita" yang melewati Sugar Hilton dan "kamu" yang mengatainya gila dan tidak masuk akal. Pengarang bercerita lagi bahwa dia hanya bisa menangani keadaan psikologi ini dalam mode stereo dan sebelum menyadarinya, dia sudah terjerat dalam kekacauan.
Karena tingkat kebingunganku di bagian ini melebihi sebelumnya, aku hanya berani berasumsi. Pengarang mengingat masa lalunya bersama dengan "kamu" terutama di tempat indah bernama "Sugar Hilton" dan mulai berhalusinasi sampai bingung antara khayalan dengan kenyataan.
Masuk chorus kedua, baris pertama masih sama dengan chorus pertama. Setelahnya, pengarang bercerita Nakameguro masih tempat stylish, rasa semangat yang masih ada, dia yang mengejar "kamu", dan istirahat sampai stasiun berikutnya.
Menurutku, pengarang masih mengingat masa lalunya. Post-chorus ketiga diulang ke pertama, sehingga aku tidak perlu lagi menceritakannya. Hal itu mulai menunjukkan usaha yang sia-sia.
Sampai ke bagian bridge. Pengarang bercerita tentang kereta yang mulai melintas dan berdenting, meninggalkan kota yang kesepian, sampai pipi "kamu", rambut panjangmu berwarna merah. Teoriku, "kamu" meninggal karena tertabrak kereta.
Sebagai penutup, "Di manakah kamu yang menghapuskan air mata?" Pengarang menyatakan kerinduannya.
Maka, menurutku, itulah inti dari lagu ini. Dimulai dari penjelajahan rasa, hasrat untuk menikahi, tetapi tidak tersampaikan karena musibah. Ini pula yang aku maksud di postingan yang membahas "Endroll", bahwa dari debut pun, orang ini sudah membahas tentang kematian.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch โข No registration required โข HD streaming
the color palette for quiet room is fun to play with actually (kill me)
(psst psst reference under the cut)
๐๐๐ ๐ค๐ , ๐จ๐'๐ฃ๐ ๐๐๐๐ฃ๐๐๐๐ ๐๐ฅ'๐ค ๐๐๐ฅ๐ฅ๐๐ฃ ๐ฅ๐ ๐๐ ๐ฃ๐๐ ๐ ๐ ๐๐ผ๐๐๐๐
(....Iโm still obsessed with this song)
็ฅๅฑฑ็พ - ใใใใฟใใใฟใใพ