r-i-n-d-u
Kau akan kalah melawan rindu. Tak peduli seberapa besar usahamu bersembunyi. Tak peduli seberapa kencang kau berlari. Rindu akan tetap menyapa dan siap menyayat hati hingga perih jelas terasa. Rindu selalu punya cara untuk menghantui. Entah itu melalui semilir angin yang menyuarakan tawa khasnya. Atau muncul dalam bentuk siluet yang semakin hari semakin terasa nyata. Ah, bahkan jika kau mengurung diri dalam kamarpun, rindu akan menyelinap dengan cepat melalui celah-celah pintu yang sudah pasti kau kunci rapat.
Rindu memang menyiksa. Tapi apakah kau harus selalu menghindar darinya?








