DIDIKLAH ANAKMU UNTUK MEMILIKI SIKAP KSATRIA . Oleh: M. Fauzil Adhim . Didiklah anakmu untuk memiliki sikap ksatria. Tempa mereka agar memiliki keberanian (syaja'ah) yang merupakan pertengahan antara jubn (takut yang cenderung karena sifat pengecut) dan tahawwur (keberanian luar biasa yang cenderung ngawur, tanpa perhitungan).Sesungguhnya tahawwur sering lain bentuk lain sifat jubn ketika menghadapi orang yang dianggap lemah, rendah dan tak berharga. . Adapun syaja'ah merupakan keberanian yang lahir dari kuatnya keyakinan serta sikap tanggung-jawab. Ia mengambil tanggung-jawab atas keputusan dan tindakannya, mau mengakui kesalahan, siap belajar dari kesalahan dan tidak sibuk menyalahkan orang lain maupun keadaan. Mudah menyalahkan orang lain untuk menutupi kesalahan serta mencari kambing hitam pada masalah keadaan semisal cuaca merupakan bentuk sikap melempar tanggung-jawab. Ini merupakan salah satu contoh sifat pengecut. . Karena itu, sejak kecil anak-anak perlu kita ajari sifat ksatria. Berani mengakui kesalahan, mau belajar memperbaiki kesalahan, tidak sibuk menyalahkan orang lain, keadaan atau benda maupun makhluk hidup yang ada di sekelilingnya, termasuk kodok. Banyak anak yang belajar melempar tanggung-jawab karena saat jatuh di waktu kecil, orangtua menyalahkan kodok. . Buku sederhana ini saya tulis jauh sebelum saya menikah sebagai bekal bagi diri sendiri. Dan rasanya sekarang masih tetap perlu membekali anak dengan sifat ksatria ini agar kelak jika menjadi pemimpin, mereka tidak mudah menyalahkan anak buah maupun orang lain. Apalagi jika tindakan itu diiringi ucapan yang kasar dan caci maki. #Repost @parentingislam โข โข โข . #parentingislam #parentingnabawiyah #tipsparenting #tipsparentingislam #pengasuhananak #pendidikananak













