Time Train Session - 80s Tokyo!
Seperti yang sudah seantero umat manusia ketahui, bahwasanya YouTube adalah --mungkin-- temuan terpenting dan berharga yang pernah diciptakan oleh manusia pada Zaman Informasi ini. Apa pasal? YouTube memberikan akses besar kepada manusia dimanapun ia berada untuk menikmati sajian-sajian video dan suara berkualitas (maupun tidak) yang dibuat dan diunggah oleh banyak warganet global. Tak terhitung sudah berapa video yang diunggah bahkan pada saat ini, ketika tulisan ini sedang saya ketik! Saya senang mengibaratkan YouTube sebagai sebuah kota dengan jaringan yang begitu besar, dengan kereta-kereta sebagai sarana transportasi super canggih yang dapat membawa kita kemanapun kita mau, sesuai dengan kebutuhan kita. Entah itu mencari resep untuk inspirasi makanan terbaru, mengunjungi Presiden di kanal vlognya, menumpang melihat seseorang memainkan game favorit, atau sekedar tidur-tiduran di padang rumput indah, atau pantai yang tenang, you name it. Anak-anak sekarang senang menyebutnya sebagai aktivitas yang c h i l l.
Saya sebagai anak-anak sekarang juga ingin dong, bersantai. Nah, keinginan terpendam untuk relaks sejenak inilah yang ternyata membawa saya menuju Tokyo pada tahun 1980an. Zaman-zamannya Jepang mengalami economic bubble dan kemakmuran melanda. Rakyatnya haus akan hiburan, (Blog ini menggambarkan dengan begitu menarik situasi saat itu) dan salah satu hiburan yang marak adalah musik!
Saya mengumpulkan lima lagu Jepang 80an paling enak versi saya. Penemuan saya terhadap lagu-lagu Jepang ini dimulai pada awal tahun 2017. Saya tidak begitu ingat kenapa tiba-tiba YouTube merekomendasikan lagu-lagu Jepang era 80an, mungkin karena pada waktu itu saya gandrung sekali mendengarkan musik-meme vaporwave yang muncul berseliweran di belantara YouTube (ini yang paling dikenal), dan akhirnya membuat algoritma YouTube merekomendasikan serangkaian lagu-lagu ini. Ini masih salah satu asumsi sih, karena ternyata banyak juga yang dikejutkan dan dibuat bingung oleh algoritma YouTube ini. Terbukti dari banyaknya komentar kebingungan terkait ini.
Saya bukan komentator musik profesional sih....but well, here we go!
1. Mariya Takeuchi ( 竹内 まりや ) - Plastic Love
Harus saya akui, selain karena selalu muncul di rekomendasi YouTube, daya tarik awal membuka video ini adalah karena thumbnail nya (I mean...WHO can truly resist that beautiful face?).
Mariya Takeuchi lahir di Kota Taisha, Shimane (Sekarang dikenal dengan nama Izumo) pada 20 Maret 1955 (Hanya beda 10 hari dengan Ibu!). Aktif bermusik sejak 1978 dan sudah mengeluarkan 12 album, 42 singles, dan beberapa kompilasi musik.
Plastic Love sendiri masuk sebagai salah satu lagu di album Variety (1984) dan tersedia dengan edisi remix dan extended edition.
2. Takako Mamiya (間宮貴子) - Mayonaka No Joke
Inilah lagu yang mengawali semua penemuan lagu Jepang 80an ini.
Sebagai lagu ketiga di dalam album Love Trip oleh Takako Mamiya yang dikeluarkan pada 1982, lagu ini menjadi pembuka perjalanan menarik saya menjelajahi Jepang di era 80an. Dengan gaya funk/soul, dibumbui dengan alunan irama yang mendayu-dayu, membuat lagu ini sangat cocok didengarkan dalam suasana santai. Keseluruhan album Love Trip menurut saya juga patut didengarkan!
Sayangnya, keterangan mengenai sang penyanyi, Takako Mamiya, dalam bahasa Inggris agak sulit ditemukan.
3. Miki Matsubara (松原 みき) - Stay With Me
Ini termasuk yang paling baru yang saya temukan, sekitar beberapa hari lalu. Ternyata walaupun baru sebentar, lagunya yang cukup catchy sudah berhasil menarik telinga.
Dinyanyikan oleh Miki Matsubara, penyanyi kelahiran Nishi-Ku, Sakai tahun 1959, Miki sudah menghasilkan 16 singles dan 9 album, juga beberapa kali mengisi lagu latar untuk anime seperti Gundam & Neighborhood Story. Stay With Me menjadi lagu pertama di album pertamanya, Pocket Park yang dirilis tahun 1980.
Sayang, karir musik Miki Matsubara berhenti pada tahun 2004. Miki Matsubara wafat pada umur 44 tahun karena sakit, meninggalkan karya-karya yang senantiasa dapat terus kita dengarkan. Rest in Peace.
4. Taeko Ohnuki (大貫妙子) - 4.00 AM
Tara Basro?
My personal favorite! Dibuka dengan memberikan nuansa misterius, lalu berlanjut dalam pengaruh bass, suara kor, yang ditutup paduan suara gitar, bass dan drum diakhir lagu membentuk susunan satu padu, suatu karya musik paripurna.
Terdapat dalam album Mignonne (1978), album ini menjadi album ketiga yang dikeluarkan oleh Taeko Ohnuki, penyanyi kelahiran Suginami, Tokyo tahun 1953. Total album yang dikeluarkannya mencapai angka 25 album, dengan yang terbaru pada tahun 2010 silam.
5. Yasuha (泰葉) - Friday Chinatown
Penemuan ini juga sebenarnya tidak disengaja, berawal dari video editan yang diunggah oleh The Boin berjudul “Aests - FIGHT!” yang muncul tiba-tiba di bagian rekomendasi YouTube.
Intronya asik! Daya tarik terkuat di lagu ini. Dinyanyikan oleh Yasuha Ebina, penyanyi kelahiran tahun 1961 dan berasal dari Taito, Tokyo ini juga menghasilkan 8 album sejak tahun 1981. Lagu Friday Chinatown ini menjadi single pertamanya yang dikeluarkan pada 21 September 1981.
Sampai sekarang masih bingung judul aslinya apakah fly day atau friday.
Yak, itulah dia lima lagu Jepang 80an yang paling sering saya dengarkan sekarang-sekarang ini. Siapa tahu kalian yang membaca punya rekomendasi sendiri, sila berkomentar ya. Sampai bertemu di Time Train Session lainnya!













