Selamat-Datang-F-Setengah-Abad
Selamat datang ke dalam rumah kami, dek.
Sekian banyak bulan baru telah terlewat, untuk satu hari ini. Detik-detik kalian mendengar nama-beserta-nomor-warga angkatan kalian disebut satu persatu dengan hikmat. Momen yang jelas akan kalian rindukan satu-dua tahun ke depan. Percaya-lah, ini adalah batas antara masa yang belum ada apa-apa-nya dengan perjuangan berat yang menanti di depan. Dengan ini, paragraf pertama kalian di kampus telah tuntas dengan baik.
Sebuah peristiwa besar telah lahir, wahai calon-calon manusia yang melebihi-setiap-capaian-ku kelak.
Tentu saja, bukan kebetulan belaka kalian berada pada ulang tahun emas rumah kami tepat berdiri. Pastikan saja kalian kalian percaya takdir memang tak pernah salah. Biar sejenak kuberitahu kalian sebuah cerita bagaimana palu yang memecahkan kaca, tapi ia juga turut membentuk baja. Tentu saja, bukan urusan-ku yang menentukan bahwa siapa kah kalian, si kaca atau sang baja.
Sejatinya, apa yang kami impikan hanya sederhana. Cukup terbang tinggi melebihi batas yang telah kami tandai hari ini, dek. Kami sudah membangun rumah ini dengan perjuangan keras, melebihi apa saja yang mungkin kalian ketahui. Tak ada yang lebih hebat dari keinginan seorang kakak yang ingin adik-nya jauh lebih berarti. Selamat urun batu-bata prestasi demi rumah yang lebih baik. Mari untuk kali ini, kami dan kalian, dengan resmi dapat memanggil diri ini kita, berjuang bersama demi melindungi solidarity-together-forever.
Selamat memulai ke-ber-arti-an kalian, dek.
Hari ini, kalian resmi sudah punya hak untuk memilih jalan yang akan kalian tempuh. Sebuah pelabuhan terakhir sebelum lepas landas demi sebuah kembali yang penuh arti. Selamat meneruskan perjuangan kalian. Aku akan tetep setia menunggu jawaban itu, berhenti atau terus berlari.
“Kalian boleh pergi sejauh mungkin, mengembangkan diri kalian, membawa nama himpunan, membanggakan almamater sekalipun, tetapi ketika rumah memanggilmu, kembalilah.” -HMTF, sesaat setelah diangkat menjadi anggota baru rumah mereka, F48. Dua tahun lalu.
Selamat datang ke dalam rumah kami, dek.
Sekat-sekat yang biasanya melekat telah terangkat. Pertanyaan selanjutnya, apakah keluarga ini akan makin erat, dekat, atau jangan-jangan malah ia akan sekarat? Jangan anggap momen ini adalah momen kebebasan yang seolah akan melepaskan ribuan alasan. Malahan, kini alasan itu harusnya makin kuat, karena hanya benda-benda dengan frekuensi sama lah yang akan be-resonansi. Sebagai sesama F, baik F46++, F47, F48, F49, dan tentu saja kalian, F50, bukankah takdir mempertemukan kita semua memang suratan tak dapat dielakkan? Percayalah, pertemuan ini selalu merupakan momen terbaik yang akan kalian kenang kelak kemudian.
-Januar Ananta Dinar Pratama, F48.1.044










