"dont ask my name, unless you wanna ****** me" ๐ผ Pernah dianggap bapak-bapak dua anak ? Pernah. Zaman SMA dulu ๐ Mungkin karena ketidakjelasan profil di social media, semi-anonim gitu. Makanya otak gue menolak waktu ada pelarangan onlen di atas pukul 9 malem #eh #lupakan #walogabisa Media sosial sama kehidupan nyata sosial itu beda tapi sama. Intinya, selalu ada privasi sebagai hak. Media sosial bisa menguntungkan dan juga merugikan, kaya semua-mua yang ada deh ๐ธ Demi keamanan diri, kita punya rules masing-masing. Aku sengaja tidak memperlihatkan informasi pribadi seperti nama, jenis kelamin, alamat dan lainnya tidak lain demi keamanan. Setidaknya merasa aman untuk diri sendiri, todak merugikan yang lain. Karena kalo keamanan diusik ngga ada yang mau nolong Pun begitu, mulut-mulut penghakiman memang selalu ada. Dianggap tidak bersyukur lah, ini lah, itu lah. Kalo ngga mau mengerti dan memahami, seenggaknya mulutnya difilter ๐ Nyatanya setelah dikasih pengertian dan pemahaman penghakiman itu tetap saja ada. Yah, namanya juga hidup.. selo ae Mungkin mereka ngga pernah ngalamin yang namanya diteror ๐น ngga pernah sampe takut mau keluar hunian ๐น ngga pernah parno liat satpam kampus ๐น ngg pernah ganti akun sosmed demi ngerasa aman kan ? ngga pernah diusik hidupnya atas aktivitas di sosial media, makanya dengan tanpa rasa bersalah rela menghakimi rekanannya ๐ป Saling menghargai privasi ya. Ada baiknya untuk melatih diri mengeluarkan kalimat yang baik-baik saja. Kalau membuat orang lain bahagia tidak bisa, janganlah buat mereka terluka ๐ Dari fans Liverpool yang lagi sok bijak ๐น gada yang mau ngasih coklat ? ๐ผ #deathnote #otosakayuu #charlotte #teamLFC #YNWA













