Biography Nāchit Guitaro
Pria yang biasa akrab dipanggil dengan nama bekennya yaitu NāCHit Guitaro kelahiran kota Cirebon tepatnya di desa Arjawinangun pada tangal 28 mei 1985. NāCHit sudah belasan tahun menggeluti dunia musik. Setelah mencoba mempelajari beberapa alat music hingga akhirnya memutuskan untuk memfokuskan untuk mendalami lebih pada alat musik gitar, sampai-sampai karena kecintaannya dia pada gitar, diapun belajar dengan sungguh-sungguh, berbagai carapun dia mau untuk jalani, misalnya dengan cara mendengar dan mengulik lagu dari kaset pada tape, membeli buku-buku gitar, bertanya-tanya pada teman-temannya yang lebih paham tentang gitar tanpa malu-malu demi keinginan dan semangat besar untuk bisa memainkan gitar.
Seorang NāCHit Guitaro yakin bahwa āTidak ada lelah yang tidak terbayar, artinya segala sesuatu yang kita jalani dan kerjakan denagn sungguh-sungguh, fokus dengan baik maka tidaklah mungkin kita tidak mendapatkan hasil yang baik pulaā ⦠Ujarnya!!!.
Semestinya di zaman sekarang yang serba canggih, untuk mempelajari alatāalat music atau khususnya gitar tidaklah sesulit era sebelumnya, di zaman sekarang sudah banyak materiāmateri pelajaran gitar yang ditulis dan dikemas dengan baik pada aplikasi E-book atau media-media internet lainnya.
NāChit Guitaro pada era 90āan akhir berjuang keras dengan media yang ada pada saat itu, yang notaben nya serba terbatas, dari mulai gitarpun dia masih pinjam-pinjam pada teman-temannya karena belum mempunyai gitar sendiri, tidak menghalangi semangat untuk tetap berkeinginan agar bisa mempelajari dan memainkan gitar dangan bai
Buku-buku pelajaran masih jarang ada yang punya pada saat itu, maklumlah karena di tempat tinggalnya masih banyak kekurangan untuk akses informasi tentang musik, meskipun di tempat tinggalnya banyak orang-orang yang bisa bermain alat musik tetapi pola belajarnya tidak terstrukutural alias āngacak jare dewekā (Bahasa Cirebon) artinya masih suka-suka sesuka apa kata sendirinya saja. Hehe ā¦.
NāCHit Guitaro pun pada saat itu sudah dikenal sebagai gitaris yang lebih unggul diantara teman-teman di sekolah dan teman-teman di rumahnya, berbagai macam pementasan pun sering diikutinya dan mendapatkan prestasi yang bagus, sering menjuarai acara-acara parade dan festival music saat dia masih duduk di bangku sekolah SMA, dan dia pun masih sering mendapatkan juara gitaris terbaik, program dan penghargaan berhasil dia raih, nama sekolahnya pun ikut harum namanya karena prestasi-prestasinya bersama teman-teman band sekolahnya dulu.
Namun setelah dia lulus sekolah, dia sudah jarang bertemu dangan teman-teman sekolahnya lagi otomatis bandnya pun tidak aktif lagi, karena masing-masing temannya sudah ada kesibukan sendiri, ada yang kuliah, ada juga yang sudah bekerja, dan mereka mungkin sudah tidak bisa membagi waktunya lagi jika harus tetap nge-band.
Berbeda halnya dengan NāChit Guitaro, dia semangat bermusik nya masih membara, meskipun di tengah-tengah kesibukan bekerja, dia pun masih menyempatkan untuk mempelajari lebih tentang gitar, mencari-cari berbagai macam referensi tentang pelajaran teknik permainan gitar, mulai dari teknik permainan gitar music Rock, Pop, Blues, Klasik, Jazz, Reggae dll. Semakin bertambah lah wawasan bermusik seorang NāCHit Guitaro dan semakin betambahlah teman-temannya, bahkan sudah mulai ada teman-temannya yang ingin minta di ajarinnya main gitar.
Dua tahun setelah dia lulus dari bangku sekolah SMA nya yaitu pada tahun 2005 dia pun membuat band lagi bersama teman-teman dari salah satu studio di tempat tinggalnya, diantara nama-nama bandnya pada saat itu adalah Roll ānā Van, FiLL-in, THE JACK METAL, Sufi Band. Namun nge-band bersama mereka selesai pada tahun 2007 karena progressnya di anggap stak dan monoton padahal sudah memilki beberapa single lagu pada saat itu, tapi entahlah⦠mungkin dia lelahā¦hahaā¦!!!
Pada saat itu NāCHit Guitaro mulai membuika/menerima les privat gitar dan sudah banyak murid didiknya dengan diajarkan teori dasar bermain gitar sampai bisa bermain improvisasi melodi pada gitar, dari situlah dia merasa bisa mencukupi kebutuhan hidupnya sehari-hari dari kegiatan mengajar les gitar dan bekerja sampingan lainnya. Saat itu pun dia sudah bisa membeli gitar sendiri dengan uang hasil kerja kerasnya.
Setelah dia memilki gitar sendiri, NāCHit pun membentuk band lagi bersama teman-teman yang biasa berkumpul di rumahnya yaitu bandnya yang bernama DāJenk Q, mengusung musik yang lebih menghentak yaitu Rock N Roll ā¦.!!! Dengan karakter vokalisnya yang berteriak ā¦.!!!. Bersama DāJenk Q. NCHit menciptakan banyak lagu untuk DāJenk Q diantaranya yang berjudul I Love You ā¦.Rock n Roll, Ratmini, Low Profile, Ladyās Rock, dll. Bersama band DāJenk Q eksistensi dia sebagai gitaris semakin menonjol dengan aksi-aksinya di atas panggung dengan memainkan Scale Blues yang mencolok dengan gaya penampilan yang Rock n Roll over pada saat itu dan komunitasnya pun terbentuk dengan sendirinya dikarenakan karya-karyanya yang disukai banyak orang di kotanya saat itu.
Kurang dari dua tahun akhirnya DāJank Q pun fakum alias terhenti sementara dikarenakan si vokalis āngebolongā / merantau ke luar pulau untuk beberapa waktu, akhirnya untuk mempertahankan dan melanjutkan eksistensi bermusiknya, NāCHit pun bergabung dengan salah satu band Reggae dari Cirebon yaitu Rumput Laut pada pertengahan tahun 2008. Salah satu lagu yang popularnya adalah āSiska Songā dan bersama band inilah nama NāCHit Guitaro semakin dikenal sebagai musisi yang patut diberikan apresiasi yang bagus karena komposisi aransement gitarnya mampu menjadi trend dikalangan komunitasnya. Selain itu dia juga ikut menciptakan lagu untuk Rumput Laut diantaranya yang berjudul Pantai Mimpi, Potert Jalanan, Se-x-1-7-an di album pertamanya yang di release pada tahun 2012 akhir. Job menggung pun padat kesana kemari hingga keluar kota, karyanya semakin meluas hingga ke tanah air Indonesia.