Semakin kesini semakin banyak aja ya kayanya selebritas yang makin eksis di jagat hiburan Indonesia, ehm bahasanya :p hehe.
Eh tapi memang iya kan yah? Setiap hari pasti ada aja berita seleb terbaru, ditambah lagi sama tayangan infotainment yang sehari bisa sampe 3 kali tayang hampir di semua stasiun TV, udah kaya makan aja yah, sehari 3 kali, haha...
Sesering apa sih kalian nonton infotainment? Dan sejauh apa kalian tahu tentang berita selebritas Indonesia? Kalau aku pribadi sekarang mengurangi jumlah tontonan yang satu ini, jadi kalau diajak ngobrol tentang gosip terkini, aku pasti geleng-geleng kepala, haha, karena memang aku berniat untuk mengurangi jumlah tontonan yang satu ini dan sejauh ini, bisa dibilang cukup berhasil.
Kenapa nggak mau nonton gosip? Kan seru, jadi tahu berita terbaru tentang selebritas yang terbaru, dsb dsb, iya sih memang tapi sampai sekarang, coba deh diingat-ingat lagi, sebanyak apa tayangan tentang selebritas kita yang memang bener-bener berbobot, dalam artian banyak memberi inspirasi positif buat kita? Ada? Hmmm, seberapa banyak?
Seingat yang aku tahu, kebanyakan berita seleb itu kalau nggak tentang perceraian yang perselingkuhan, atau si anu yang sedang digosipkan dengan si anu, si anu yang pisah ranjang sama suaminya dan yang kemarin-kemarin lagi hangat sih seleb yang kesandung kasus pencucian uang, eh bener kan? Haha, aku sendiri sih pusing liatnya.
Pusing soalnya jadinya suudzon terus sama mereka, orang yang bahkan aku cuman tahu sebatas dilayar kaca doang dan itu pun aku kenal mereka karena tayangan negatif tentang mereka, bukan karena prestasi mereka di dunia hiburan dan anehnya kenapa kok orang-orang sekarang, ya para 'seleb' ini nggak malu gitu ngumbar-ngumbar aib mereka dan aib mereka lebar-lebar, didepan media dan dilihat banyak orang, hmmm :( kalau yang lihatnya anak kecil atau remaja gimana? :( kasihan kan, belum kapasitas mereka buat mengkonsumsi bahasan seperti itu.
Entah akunya yang berlebihan atau media jaman sekarang yang melebih-lebihkan, selain acara mengumbar-umbar aib tadi, banyak juga tayangan seleb yang seolah-olah selalu ingin tampil dan pamer. Flu dikit masuk TV, baru beli sepatu yang harganya Rp. 3 juta masuk TV, baru liburan dari negeri tetangga masuk TV, dan masih banyak lagi.
Kadang ada berita mereka yang sedikit mendingan, tapi tetep aja ada unsur ingin meraih popularitasnya, misalnya mereka yang syukuran lantas mengundang anak-anak panti ditambah sama gosip-gosip sekitar yang bilangnya pesta mereka itu ngabisin sekian M lantas dibantahlah oleh sang seleb, hmmm.
Ya bagus sih, kalau kaya gitu jadinya bisa ditiru oleh penonton, secara nggak langsung kan bisa buat penonton juga ingin melakukan hal yang sama, berbagi untuk sesama, tapi, kalau untuk hal yang seperti itu kayanya nggak usah lah yah ngundang-ngundang media biar bisa dilihat orang banyak, nggak semua orang bisa menerima hal itu.
Boleh lah beramal, bagus malahan tapi kalau sampai beritanya dibumbui gosip-gosip uang yang habis sampai sekian M gitu, apa sebenernya yang diinginkan dari berita itu sendiri? Ingin orang lain tahu seberapa banyak rupiah yang dikeluarin buat amal gitu? Seberapa miliar yang dihabisin buat kebaikan? Ingin disebut generous? Ingin disebut keren? Ingin sekedar masuk TV? Eh tuh kan suudzon :(
Menurut aku pribadi kalau untuk masalah seperti yang aku sebut diatas, cukuplah hanya kita tahu, yang namanya amal kan mau sedikit atau banyak pastilah dicatat sama Allah, nggak usah juga amalnya jadi ingin dilihat orang lain nanti jatuhnya riya, bukannya jadi pahala nanti malahan jadi dosa, tambah lagi dosa orang-orang yang lihat dan jadi berpikiran yang suudzon, itu kan kurang baik.
Kalau ingin dicap sebagai seleb yang baik ya buatlah prestasi, jangan cuman bisa umbar sensasi atau paha sana sini #eh. Terus berkarya dan perkaya kualitas. Kalau memang dari awal niat jadi selebritas karena suka dengan pekerjaan itu dan karena memang ingin berkarya, pasti deh lambat laun bisa dapat popularitas yang diinginkan in positive ways even. Kalau dari awal niatnya cuman pengen terkenal dan masuk TV, jadinya dikenal orang karena pernah jadi selingkuhannya si anu, nggak akan lama, orang lama-lama bosen and soon, people will forget your name dan tag yang melekat dinama kamu is not a good one.
Menurut aku popularitas yang didapat karena hasil kerja keras dan motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bakalan berlangsung lama, beda lagi dengan popularitas yang didapat secara instan dengan mengumbar aib seseorang atau malahan diri sendiri dan seleb seperti itu semakin kemari kayanya semakin langka.
Jadi intinya, be smart viewers. Jadilah penonton yang bijak dalam menentukan pilihan tontonan, terutama untuk anak-anak kecil dan remaja, bisalah didampingi, supaya efek negatif dari tayangan seperti itu nggak langsung dicerna mereka dan seolah-olah bisa mereka tiru begitu saja.
Nggak apa-apa sih nonton gosip tapi mungkin agak sedikit dikurangi, aku pribadi setelah memutuskan buat ngurangin nonton gosip, alhamdulillah banyak waktu lebih yang aku pakai buat ngelakuin hal lain yang lebih positif dan sejauh ini aku jadi semakin jarang berpikiran negatif tentang orang lain, hehe.
Banyak kok tayangan alternatif yang lebih bermanfaat dan sekarang disalah satu stasiun TV malahan ada berita dunia hiburan yang tayangannya itu harus bebas dari gosip dan berdasarkan fakta, that's better.
Kalau masih tetep pengen nonton gosip karena kebetulan pas nyalain TV pas infotainment lagi tayang atau karena greget sih ya silahkan aja, kembali lagi ke keinginan masing-masing, tapi jadilah penonton pintar yang bisa menyaring informasi, jadinya jangan langsung ditelan bulat-bulat informasi yang ada dan janganlah perbuatan-perbuatan seleb yang kurang baik itu ditiru dan ambil aja sisi positifnya dari kehidupan mereka yang diekspos media itu dan hindarkan anak-anak dari tontonan seperti itu, kalau remaja ya kasih bimbingan saat nonton.
Gimana? Let's be a smart viewer from now on.