Drone pilot skills doesn’t matter when they have no safety awareness. People who had learn for safety regulation, skilled drone operation, and holding the Certified Remote Pilot License, they are an AIRMAN. Others who just skilled to fly drone, they are drone OPERATORS. . The different between them is: when a drone OPERATOR crashed their drones, they’ll angry and think it’s a drone fault. . That’s why using an airman in aerial business and company is MANDATORY. An airman can provide their operator skills and their safety awareness because they are Remote Pilot Licensed. . ===========. . Keterampilan seorang pilot drone dalam menerbangkan drone menjadi tidak penting lagi, ketika mereka tidak paham peraturan keselamatan penerbangan. Pilot drone yang telah belajar keselamatan penerbangan, terampil menerbangkan drone, dan memegang sertifikasi pilot drone, mereka adalah AIRMAN (Penerbang). Sedangkan mereka yang hanya terampil menerbangkan drone saja disebut OPERATOR drone. . Bedanya: seorang operator drone akan menyalahkan dronenya saat crash (tidak ada sensor, sinyal payah, drone gak stabil, ada jin deket pohon itu, dsb..dsb..). . Itulah sebabnya saat ini bisnis aerial dan semua perusahaan yang akan menggunakan jasa aerial WAJIB menggunakan airman (penerbang). Karena seorang airman memiliki keterampilan menerbangkan drone, paham keselamatan penerbangan, dan bersertifikat Remote Pilot License. . Photo by: @samsuttabris . . #sewadrone #sewadroneindonesia #sewadronemalang #sewadronesurabaya #sewadronemurah #sewadronejatim #sewadronejawatimur #sewadronebali #sewadronebandung #sewadronejogja #sewadronejakarta (at Arya Dega) https://www.instagram.com/p/BoQa6PRjyLU/?utm_source=ig_tumblr_share&igshid=yqjl87odq5b












