Sedikit cuplikan solo hiking ke Slamet kemarin, jalur Baturraden mantep bener tjuy! Kerapatan vegetasinya yang memaksa kita "berenang" di antara semak dan ilalang, mana ada adegan jalan tiarap dulu pulak! Lebih sedikit dilalui orang, lebih banyak ketemu jenis-jenis taneman buat dicemilin, serangga, burung-burung, juga karnivor macam musang dan belacan. Tips : 1. Kalau mau ke sini pakai GPS, atau minimal bareng sama orang yang hafal jalur (bukan pernah). Yah sejatinya jalur ini sudah lama tidak direkomendasikan untuk didaki. Karena udah jarang dilewatin orang, jalur udah ketutup banget, sumber air pun selalu ada di sisi lain jalur pendakian. 2. Bawa perbekalan extra. Kalau lewat jalur lain bisa ditempuh dengan waktu 8-10 jam untuk sampai puncak, jalur lama Baturraden berhasil saya tempuh dengan waktu 12 jam! Itu juga baru sampai plawangan 😂 3. Tidak direkomendasikan jalan malam. Serius, wong jalan pagi aja sinar matahari baru bisa tembus kalau udah di atas jam 13:00. Pohonnya rimbun tjuy, terutama pos tiga ke atas yang mulai melipir ke tepian jurang. Sering turun kabut juga, udah gitu banyak pohon tumbang yang licin dan mulai lapuk. Tempat paling asik buat menyendiri sejauh ini, terima kasih 😊🙏 . . . . . #gunungslamet #slametmountain #3428mdpl #instapendaki #pendakiindonesia #id_pendaki #mountainesia #pendakikusam #exploreslamet #videography #mountainview #lingkarindonesia #PNDKID #climb #infopendaki #sendiridoang #awakethesoul #roamtheplanet #earthfocus #ourplanetdaily #wildernessculture #wilderness #parapejalan #solohike #wanderlust #getoutside (at Baturraden Purwokerto)













