Melepas dan Melapangkan Hati
Ternyata benar tidak menggantungkan kebahagian kepada orang lain itu kita lebih tenang, tidak membuat pembanding dengan orang lain hati jadi lebih lega, dan tidak terlalu peduli tentang apa kata orang membuat kita lepas dari rasa bersalah berlebihan.
Selama ini aku hanya menggantungkan dan membandingkan diriku, terlalu peduli dengan apa kata orang lain.
Memang proses melepaskan semua hal itu lama sekali, proses sadar bahwa "kamu itu sedang menyakiti diri sendiri" penuh dengan konflik diri, tapi perasaan lega setelah melepas semuanya adalah hal paling menyenangkan dan disyukuri.
Memang, mungkin banyak faktor kenapa kita bisa terjebak dalam lingkaran setan itu, lingkaran setan yang membuat kita menggerutu dengan keadaan, insecure hingga rasanya ingin menghilang, pembullyan pada diri sendiri itu tingkat yang paling menyakitkan.
Kondisi dimana aku membandingkan respon hatiku pada situasi yang sama, pada saat dulu dan sekarang sangatlah berbeda, dan hal itu membuatku lebih lega. Yees Aku Berprogres!! terimakasih diri ku!!
Bagi semua orang yang sedang mengalami fase kelimpungannya, semoga segera sadar, bangunkan dirimu, semua akan baik² saja, semua akan berlalu juga, yang paling penting harus diyakini kita punya Allah yang Maha Kuasa. Semoga kita selalu bahagia sesuai dengan porsiNya.
Semangat bertumbuh.
Nurany Arfa | 6.12.2024








