PRIVASI
Sore hari, mendung tapi tidak hujan, angin berdiam diri menunggu kode. Bukan kode morse / Lemsaneg, bukan. Kode pacar juga bukan, Apalagi kode bangjo. Eh, jebul sudah rintik-rintik. Maaf. hujan. Ayam berlari menyelamatkan jemuran. Dia menjemur pakaian tapi entah dimana dan dengan caranya, pasti. Ayam yang dulu berkawan dengan elang, sejak kejadian itu, Ayam dan Elang bermusuhan. Ah, itu cerita waktu SD. Kejadian itu harusnya privasi Ayam dan Elang. Kita tak usah mencampurinya, apalagi mengoplos masalahnya. Nek ndak pas campurannya malah ndak enak! Sori melebar. Hmm, Privasi. Privasi yang tak privasi. Siapa yang bisa menduga sekarang privasi sudah menjadi milik umum kebanyakan kalau disosmed. Path? Yang se Privasi itu dan terbatas temannya saja ada celah. Bbm? Apalagi ini. Twitter? Ah, twitter kata orang kejam. FB? Ini sih, memang banyak privasi yang ingin disebar ke banyak orang. Semua itu ada celahnya sejak penemuan bernama 'ScreenCap'. Apa itu? Semacam apa ya. Perekam gambarkah? Ya kaya menduplikasi gitu, bingung jhe. Intinya sih, hati-hati, Screencap adalah nyata. Tak bisa dihindari.










