A "Disney" For All The People In The World
Kita semua tahu tentang Disney. Yap, Disney adalah salah satu perusahaan terbesar di dunia yang berfokus pada dunia hiburan. Sang penciptanya yaitu Walter Elias Disney memulai karirnya untuk merangkai perusahaan besar ini melalui profesinya yang bergelut di bidang perfilman yaitu sebagai sutradara, animator dan pengisi suara.Â
Disney sendiri berfokus dengan target khalayak yang mencakupi seluruh generasi, sehingga konten - konten yang disajikan merupakan konten yang aman untuk anak - anak namun masih bisa dinikmati oleh remaja hingga orang dewasa sekalipun.Â
Disney memang telah mencapai kesuksesan dalam taraf dunia dan ia terus mengembangkan diri dengan memproduksi lebih banyak lagi film - film setiap tahunnya. Untuk terus menyesuaikan produk dengan khalayaknya yang terdiri dari berbagai macam latar belakang, Disney menerapkan salah satu konsep yang menjadi fokus bahasan di pembelajaran Media Konvergensi minggu ini, yaitu Glocalization.Â
Seperti yang sudah terlebih dahulu dibahas secara mendalam oleh post sebelumnya, Glocalization atau Glokalisasi adalah sebuah upaya dari suatu pihak yang berada dalam cakupan internasional, berusaha untuk menyesuaikan diri dengan target khalayak yang ia tentukan yang berasal dari teritorial tertentu. Konsep Glokalisasi ini dapat dilihat di beberapa film Disney seperti Zootopia, Toy Story, Inside Out, Planes, Monsters University dan Moana. Tanpa sadar, beberapa adegan di film - film animasi Disney yang kita lihat selama ini ternyata dilihat berbeda oleh negara lain, loh!
Film Moana yang bercertia mengenai putri di Hawaii merupakan salah satu produk Disney yang perlu ditindaklanjuti karena ternyata Moana di Italia merujuk pada seorang porn star yang dulu terkenal sehingga nama Moana tersebut diganti menjadi Oceania di Italia.Â
Di Zootopia, news anchor yang muncul sebagai sesosok binatang juga terlihat berbeda di berbagai belahan dunia. Di Cina, news anchornya adalah seekor panda, di Australia dan Selandia Baru terlihat seekor koala, dan di Inggris diganti menjadi seekor anjing corgi.
Dalam Inside Out, kita tahu kalau Riley kecil digambarkan tidak menyukai brokoli yang di suapkan oleh ayahnya. Namun ternyata hal tersebut adalah sebuah masalah di Jepang. Anak - anak di Jepang sangat menyukai brokoli dan apabila anak - anak di Jepang melihat adegan itu maka pasti akan menjadi sebuah masalah. Maka dari itu Disney menggantinya menjadi paprika khusus untuk khalayak yang ada di Jepang.Â
Menarik ya, bagaimana sebuah perusahaan konglomerat film terbesar berusaha menyesuaikan apa yang ingin mereka pasarkan dengan berbagai macam khalayak dengan latar belakang yang berbeda di setiap negara!
Maulia D. Yulistiana - 1606873473
Sumber: https://www.youtube.com/watch?v=oB8Fr6Mm2zA
Foto:Â https://www.youtube.com/watch?v=_nW8T3J_nBE
    : https://www.discogs.com/Mark-Mancina-Various-Oceania-Original-Italian-Soundtrack-of-Moana/release/9720193
    : https://brightside.me/wonder-films/how-famous-cartoons-are-adapted-for-different-countries-309510/