Godam and Gundala Awang and Sancaka

seen from Bulgaria
seen from United States
seen from United States

seen from Germany
seen from Bulgaria
seen from United States
seen from United States

seen from United States
seen from Bulgaria
seen from Bulgaria
seen from China

seen from Türkiye

seen from Russia
seen from China
seen from Germany
seen from Singapore
seen from United States
seen from United States

seen from Australia
seen from Serbia
Godam and Gundala Awang and Sancaka

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
The ship that needs to be sailed
Teddy: kok pinter? Sancaka: Baca!
Jujur, gue tumbuh bukan sebagai penggemar komik Indonesia. Tumbuh di era 2000-an mungkin menjadi salah satu penyebabnya, dimana komik Jepang sedang berjaya bahkan tontonan anak-anak di masa gue tumbuh kebanyakan adalah kartun Jepang. Gue sendiri mengoleksi beberapa komik Jepang, seperti Doraemon, Naruto, Eyeshield 21, Hai Miiko!, Detective Conan dan beberapa majalah komik. Tapi, gue juga cukup mengenal komik-komik Eropa, seperti Tintin, Smurf, Asterix, Lucky Luke,Agen polisi 212, dan lain-lain. Pengenalan komik-komik Eropa dilakukan oleh orang tua gue yang memang mengoleksi komik-komik tersebut. Jadi, mendengar nama Gundala, Si Buta dari Gua Hantu, Godam sebenarnya tidak terlalu asing, tetapi memang tidak sepenuhnya mengetahui tokoh-tokoh itu, yang berasal dari komik Indonesia.
Lalu, saat gue si pencinta tokoh-tokoh Marvel, lebih tepatnya MCU, yang hanya baru membaca beberapa komik Marvel ini mengetahui bahwa akan ada film superhero yang nantinya juga akan berkembang membentuk universe layaknya MCU yang dinamakan Bumilangit Cinematic Universe, gue sangat antusias mendengarnya. Bahkan, setelah menonton Gundala, gue menjadi berkeinginan untuk dapat membaca komik-komik Indonesia untuk dapat mengenali karakter-karakter yang ada di dalam universe tersebut, yang jumlahnya gue rasa juga sebanyak yang dimiliki Marvel tapi ini rasa Indonesia.
Gue sebagai warga negara yang berusaha menjadi lebih baik setiap harinya melihat hal ini sebagai sesuatu yang layak untuk didukung dan dibanggakan pastinya. Menurut gue, fim Gundala karya Joko Anwar ini sudah cukup baik secara keseluruhan, dengan biaya yang memang jauh lebih kecil dibandingkan film Marvel atau DC, dan segala kekurangan yang masih bisa diperbaiki dan ditingkatkan di film-film BCU mendatang. Gundala yang merupakan jagoan yang berasal dan tumbuh di Indonesia patut ditonton oleh kita sebagai bentuk dukungan dalam memajukan industri kreatif Indonesia, selain itu cerita Gundala yang disuguhkan memang cukup dekat dengan keadaan Indonesia sampai saat ini, seperti penguasa negara yang masih berkuasa dengan alibi membela rakyat, lalu tentang keadaan keluarga-keluarga di sebagian besar masyarakat Indonesia, bagaimana perjuangan masing-masing individu dan pengaruh keluarga yang dapat membentuk karakter seorang individu. Beberapa pelajaran yang diberikan di film ini juga dibalut komedi dengan dialog-dialog yang cukup kocak yang juga mengingatkan gue sama film-film MCU yang cukup banyak menyelipkan dialog komedi. Jadi, gue yakin bahwa BCU bisa menjadi sebesar MCU tapi dengan rasa Indonesia nantinya.
Ya masa menyisihkan uang dan waktu untuk menonton Captain America dan rekan-rekan saja bisa, sedangkan menyisihkannya untuk jagoan dari tanah air tidak bisa? malu sama kucing yha. Kedepannya, gue berharap BCU ini benar-benar bisa berjalan dan suatu saat pingin banget bilang “gile keren banget pas scene abimana vs nicsap, kayak ngeliat chris evans vs sebastian stan di winter soldier, ugh!” :p
Sancaka & Wulan / Gundala & Merpati
gundala icons 100x100 (for the dash) includes awang, penkor, wulan, sancaka, mutiara jenar, gundala please like/reblog if you use any requests are currently open

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Kereta Api Sancaka Berheti Dimana Saja?
Mulai beroperasi tahun 1997, Kereta Api Sancaka melayani rute Surabaya Yogyakarta PP. Dalam perjalanannya, kereta ini berhenti di Stasiun Mojokerto, Jombang, Nganjuk, Madiun, Solo Balapan, dan Klaten
| g u n d a l a (2019) |
5/10
'Kemarin abis nonton Gundala nih, telat tau gue. Cuman waktu itu gue kurang yakin aja gitu ya, takutnya malah gak nikmatin film nya soalnya gue pecinta Marvel dan film action berat.'
'Nih cerita gimana ya..gue tau Indonesia mungkin belum punya kualitas CGI yang bagus. Cuman dari segi alur cerita juga kurang menarik.'
'Jujur aja ini cerita isinya tawuran mulu, dikit-dikit berantem, unsur lucu-lucuan nya juga sedikit banget. Jadi nonton nya kurang enak aja'
'CGI dan effect nya juga tanggung banget nih padahal bisa lebih baik dan bagus, aktor nya juga kaku menurut gue.'
'Alur nya juga kurang terarah, bingung gue, jujur aja gue kurang nikmatin film ini. Tapi ini juga emang film superhero yang baru banget buat Indonesia. Mungkin kedepannya bisa lebih baik lagi dengan alur cerita yang menarik dan gak semuanya berantem mulu.'
'Karakter Sancaka ini pas dia udah disamber petir dan sadar dia bisa mengendalikan petir juga dia gak benar-benar mengeluarkan kekuatannya. Kaya masih setengah-setengah.'
'Menurut gue masih banyak yang diumpet-umpetin dari film ini jadi ga dikeluarin secara maksimal. Padahal bisa bagus banget tuh kalo mau di maksimalin.'
'Ini cerita emang mau dijadiin serial kan ya? Semoga aja untuk film yang selanjutnya lebih bagus.'
Udah gitu aja gak ada quote nya yaw. Cari sendiri.
ai 🖤 yu
#reunismp #jagong #sancaka #surabaya (di Desa Gerih,Kec. Gerih Kab. Ngawi) https://www.instagram.com/p/B0rxakihJmQ/?igshid=1a6v109if29ob