as long as it’s not spoilery i’d love to see more of daniel & sammy’s reincarnations :0
the men (tm)
seen from United States
seen from Singapore

seen from United Kingdom
seen from United Kingdom

seen from Colombia

seen from Bolivia

seen from Hong Kong SAR China

seen from United States
seen from Panama

seen from Brazil

seen from Hong Kong SAR China
seen from China
seen from Malaysia
seen from Pakistan
seen from Nicaragua

seen from United States
seen from China

seen from Canada

seen from United States

seen from Malaysia
as long as it’s not spoilery i’d love to see more of daniel & sammy’s reincarnations :0
the men (tm)

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Review Buku - Anak Kantoran
Merupakan kelanjutan dari buku sebelumnya dari penulis yang sama yaitu Samuel Ray berjudul "Lagi Probation: Menikmati Perjalanan Mencari Kerja" yang beberapa waktu lalu sempat saya ulas juga, buku ini merupakan tahapan selanjutnya dalam menjalani kehidupan karir, seperti judulnya yang saling berkaitan, buku ini ditujukan untuk mereka yang sudah lulus probation (horeee!) dan sedang menjalani kehidupan karir sebagai anak Kantoran. Seperti buku yang sebelumnya, kesan ketika membaca buku ini pun terasa santai, tidak menggurui dan terasa "real", karena tidak menyajikan cerita klise yang hanya segelintir orang bisa capai (sukses di usia muda, dll), tapi sebaliknya disini kita bisa belajar kisah jatuh bangun penulisnya dalam menjalani kehidupan karirnya. Buku ini lagi-lagi tidak hanya ditujukan ke mereka yang baru mendapatkan pekerjaan, bahkan para pekerja senior pun bisa turut menikmati buku ini, sekaligus merefresh ilmu yang sebelumnya mungkin sudah pernah kita terapkan.
Yang membuat buku ini menjadi unik dibandingkan dengan buku karir serupa lainnya, setiap bab mewakili tahapan karir yang umumnya dirasakan para "salaryman" atau karyawan, dari fase lulus probation, beradaptasi di lingkungan kantor, "minta" promosi, sampai resign (saya tidak mencoba menspill isi buku ini yaa.. karena kalian bisa liaht langsung melalui daftar isi nya), dan disetiap babnya biasanya diselipkan tips dari professional HR ataupun dari penulisnya sendiri. Selain itu menurut saya buku ini tidak "munafik", karena bukan hanya hal baik yang ditulis, tapi juga menuliskan banyak hal buruk yang terjadi di dunia karir, yang pasti akan kita hadapi mau tidak mau.
Salah satu poin yang mengena untuk saya adalah mengenai passion, bahwa passion itu tidak bisa memberi kita makan, bahwa bekerja itu jangan karena passion, ini yang berbeda dengan yang dikatakan motivator ataupun para pembicara, "Bekerja dengan passion, sehingga kita tidak seperti bekerja seumur hidup", karena memang kenyataannya demikian, bekerja adalah bekerja, karena apapun yang kita lakukan, selama ada pihak lain yang terlibat, pasti tetap ada namanya tekanan, deadline dan banyak hal lain yang ternyata tidak kita sukai, kalau hanya bermodalkan passion, pasti ujung-ujungnya kita akan menyerah ketika bertemu hambatan, sebaliknya apapun bidang pekerjaan yang kita geluti, jalani lah dengan sepenuh hati, pelajari lah hal-hal yang kita belum bisa dan hadapi tantangan yang ada, karena itu yang membuat kita bisa bertumbuh.
Sering kali menjalankan karir, kita merasa stuck, tidak ada pertumbuhan karir yang berarti, dan tanpa tantangan, ini bukan berarti akhir dari segalanya, meskipun terdengar klise, tapi nasihat untuk meminta tantangan baru bisa dicoba, seperti pindah bagian, mengerjakan tanggung jawab yang lebih besar, sampai minta dipromosi!, karena sepertinya budaya kita yang "gak enakan" sudah begitu mendarah daging, meminta promosi ini menjadi usul atau tips yang jarang dilakukan oleh banyak orang, padahal kalau kita merasa mampu dan hasil pekerjaan kita memang demikian bagus, tidak ada salahnya sebetulnya meminta promosi, asal kondisi perusahaan memang mendukung, tidak sedang dalam masa sulit tentunya.
Selain meminta promosi ada opsi lainnya, yaitu pindah kantor, ini yang sering dianggap tabu, padahal pindah kantor dan resign dari tempat kerja kita saat ini adalah hak setiap pekerja, sehingga di buku ini pun disediakan satu bab khusus membahas persiapan sampai mengirim surat resign, bahkan etika resign pun juga diberikan didalam buku ini, hal yang sering terlewat, terkadang suatu kantor memang kurang bisa mengembangkan diri kita lebih jauh, karena memang kantor tersebut terbatas sumber daya nya, maka untuk berkembang sangat boleh untuk pindah ke tempat lain, jangan perdulikan orang-orang yang bilang kita tidak loyal lah, kita kutu loncat lah dan lain sebagainya.
Buku ini menarik dan asik untuk dibaca oleh para first jobber, ataupun kalian yang sudah tergolong pekerja berpengalaman, banyak ilmu yang bisa diterapkan bahkan untuk yang sudah berpengalaman, karena mungkin lingkungan dan kesibukan pekerjaan, membuat kita "lupa" dengan beberapa hal terkait karir dan pengembangan karir ini. Selamat Membaca!
Review Buku - Lagi Probation
Setelah menjalani dunia kerja sekitar 10 tahunan, buku ini mengingatkan kembali masa-masa awal merintis karir, karena buku ini mengulas dengan sangat apik detail-detail dari awal mencari kerja, seperti proses memantapkan mindset, membuat dan menyebarkan cv, proses wawancara dan tes pekerjaan, membicarakan kontrak kerja serta mencakup bab khusus terkait dengan kegagalan, yaa karena memang dalam hidup tidak ada yang mulus 100% untuk perjalanan hidupnya, dan itulah juga kenapa saya begitu senang membaca buku ini, karena ditulis oleh manusia biasa yang pernah melewati berbagai tahapan kehidupan, secara khusus mencari kerja, karena kalau kita melihat buku seputar karir, biasanya tidak sepersonal buku ini, dimana hanya dijelaskan step by stepnya tanpa memperhitungkan bisa saja kita gagal, bisa saja kita deg-degan waktu wawancara dan lain sebagainya, dan menurut saya inilah yang menjadi faktor istimewa dari buku tulisan Samuel Ray ini.
Review buku ini pun juga ingin saya buat sepersonal mungkin dengan pendapat pribadi tanpa secara langsung "membocorkan" isi buku, karena kalian harus membeli dan membacanya langsung sendiri untuk mendapatkan pelajarannya secara utuh. Izinkan saya mengutip satu kata yang mungkin sudah saya temui dua kali, pertama dari konten Youtube-nya Samuel Ray dan Istri, kemudian saya jumpai juga melalui buku ini, yaitu "Berhenti nyusahin Orang", mindset demikian lah yang sebetulnya perlu dimiliki oleh setiap orang, terutama yang sudah berumur diatas 18 tahun dan sudah memiliki KTP, karena banyak yang tidak "peka", merasa orang tua baik-baik saja, sehingga tidak berusaha mencari kerja yang layak, malah menjadi beban orang tua atau siapapun yang menjamin hidup kita, tapi dengan mindset yang benar tadi, gak nyusahin orang lain, seharusnya kita sadar, bahwa hidup di zaman sekarang ini tidak murah dan perlu uang untuk hidup, jadi sudah selayaknya lah kita berusaha untuk mencari uang sendiri, terserah apakah mau menjadi pengusaha atau pekerja, yang penting bisa dapat uang sendiri.
Hal lain yang menurut saya sangat menarik adalah, buku ini ditulis secara personal oleh orang yang pernah merasakan "perjuangan" mencari kerja, Samuel Ray dalam buku ini menceritakan, bagaimana ia sewaktu sekolah mengalami kegalauan terkait jalur karir yang ingin dipilih sampai akhirnya ia memutuskan kuliah di Jepang, dia menceritakan bukan berasal dari keluarga konglomerat, seperti kebanyakan dari kita, sehingga seperti bisa kita refleksikan ke dalam diri kita sendiri, bahwa perjuangannya beneran real, bukan seperti motivator yang seakan hidupnya mulus terus kaya pantat bayi dan dikelilingi oleh blink blink kekayaan dan koneksi, tapi menceritakan hidupnya sulit atau prihatin, bener-bener berasa real tanpa bermanis kata. Selain itu, seperti kebanyakan kita, Samuel Ray sang penulis juga merasakan perjuangannya saat pertama bekerja dan harus melakukan telesales atau cold calling dan mengalami penolakan, lagi-lagi saya seperti bisa menyetujui setiap tulisan dan apa yang ia rasakan, demi bertahan hidup dan mendapatkan uang gaji setiap bulannya, dan yang paling bisa saya setujui adalah bagaimana mencari pekerjaan atau berbagai macam hal yang ada di kehidupan ini tidak pernah terlepas dari yang namanya kegagalan, tentu kita merasa kecewa saat kita tidak mendapatkan apa yang kita inginkan, tapi pengalaman hidup mengatakan, terkadang memang jalan kearah yang kita inginkan mungkin tidak cuma lurus lurus saja, bisa kita harus berputar, bisa kita harus berganti haluan dan menyadari bahwa tujuan kita ternyata salah selama ini dan ada yang lebih baik, hal-hal seperti inilah yang seharusnya memang disampaikan oleh siapapun yang menuliskan buku tentang karir.
Buku ini padat tapi disertai dengan penyampaian yang enteng dan personal, sehingga tidak terasa kita sudah menyelesaikan buku setebal kurang lebih 250+ halaman karena begitu menyenangkannya belajar dan berefleksi bersama Samuel Ray dalam buku "Lagi Probation" ini, dan lagi-lagi saya ingin mengutip sedikit kata-kata Samuel Ray di awal buku, bahwa apapun tahap kehidupan kita, kita akan selalu berhadapan dengan fase "Lagi Probation", baik itu menjadi pekerja, menjadi suami atau istri atau orang tua dan lain sebagainya, sehingga buku ini pun juga bisa menjadi pengingat bagi kita, seberapa profesional kita saat ini, kita masih harus selalu memiliki mindset "Lagi Probation" untuk bisa survive dalam kehidupan ini, mungkin kata-kata-nya gak tercantum secara plek di buku, tapi itulah yang bisa saya simpulkan setelah membaca buku tersebut. Selamat Membaca!