Ruwah. Nama itu begitu melekat di masyarakat Jawa karena kalender gagrag Mataraman menamai bulan Sya'ban itu dengan Ruwah. Ruwah dipanjangkan menjadi Ngluru Arwah. Kebiasaan yang melekat di masyarakat, mereka mengagendakan untuk ziarah kubur secara bersama atau biasa disebut Sadran atau Nyadran. Begitulah Islam Gagrag Mataraman mengakarkan spirit Islam dalam masyarakat, seperti tulisan saya sebelumnya (jika ketinggalan artinya anda tidak menyimak Story IG dan WA saya).γ €γ € γ €γ € Sudahkah kita berbenah dan kembali merenungi atau lebih kerasnya yaitu menziarahi diri kita sendiri atas kematian-kematian nurani dan manusiawi kita? Amal apakah yang akan kita sombongkan ketika kelak keranda itu memanggul jasad kita? Semoga kita mempersiapkan betul hati kita untuk menyongsong bulan suci Ramadhan. γ €γ € γ €γ € Tahun ini, sudah banyak sekali paku-paku yang tercabut dari bumi. Masihkah kita akan mencari ego untuk tidak menginjakkan kaki kepada hal-hal ruhani, mendekatkan diri kepada-Nya? Ataukah kita masih bersibuk diri dengan hiasan agamis namun sarat kepentingan praktis?γ €γ € γ €γ € π· Pemberangkatan Jenazah Alm. Almaghfurlah KH Yasin bin Idris Kumbangan beberapa bulan lalu. Allahummaghfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fu'anhu. γ €γ € γ €γ € #Dalifnun #Nahdliquerz #Ruwah #Nyadran #IslamNusantara (di Special Region of Yogyakarta)










