MENJAGA HUBUNGAN
Bismillahirrohmanirrohim~
Pernah nggak kamu ngerasa hatimu nggak tenang, rasanya kosong, uring-uringan, nggak karuan, trus jadi sensitif banget alias baper. Pernah?
Aku pun pernah merasa demikian! Perasaan-perasaan yang nggak ngenakin, sebenarnya itu tuh alarm yang menandakan iman kita sedang berada pada titik terlemah. Kalau sudah demikian artinya hubungan kita sama Allah perlu diperbaiki.
Sebagaimana yang aku dan kamu juga tahu, kalau iman manusia itu fluktuatif. Katanya sih sama kaya perasaan cinta kita ke pasangan yang suka naik turun. Katanya ya, secara aku sendiri masih single. (Udah ga usah baper π)
Oke lanjut!
Nah, terus kalau udah kaya gitu apa yang harus kita lakuin?
Berikut beberapa nasehat dari Ust. Hanan Ataki terkait hal ini yang coba aku uraikan kembali dalam beberapa poin berikut:
1. Perbaiki Shalat Coba renungkan, mungkin akhir-akhir ini shalat kita hanya sekadar menggugurkan kewajiban. Kl benar begitu, perbaiki shalat kita, mulai dari wudhu, bacaannya, tumaninahnya, kekhusukannya, juga dzikir dan doa setelahnya.
2. Berprasangka Baik kepada Allah βSesungguhnya Aku sesuai prasangka hamba kepada-Ku.β Berbaik sangkalah kepada Allah dalam setiap ikhtiar kita. Sebab, kalau kita yakin 100% pertolongan Allah, maka Allah akan bantu kita 100%. Tapi kalau ada setitik aja keraguan di hati kita, itu bisa jadi penghambat pertolongan Allah ke kita. Yakin aja sama Allah, pasti Allah akan kasih jalan keluar dari segala masalah yang kita hadapi.
βTapi kenapa rasanya kok makin susah ya? Padahal udah ikhtiar dan berusaha yakin sama pertolongan Allah.β
Pernah ngerasa kaya gitu nggak? Ust. Hanan bilang, biasanya kalau Allah mau kasih kejutan, kita diuji dulu. Disuruh sabar dulu. Kenapa? Karna Allah pingin liat kita pantes nggak dapet kejutan itu. Percaya deh, ikhtiar yang dibarengi keyakinan kepada Allah itu akan mengundang kejutan-kejutan dari Allah. Sekarang mah titipin aja nasip kita ke Allah, Allah pasti akan kasih apa-apa yang kita butuhin nanti pada saat kita benar-benar butuh.
Apa-apa yang ada di tangan Allah itu nyata, walau belum terlihat fisiknya, kita tinggal meyakini aja. Justru apa-apa yang ada di tangan kita itu yang semu, karna kapan aja Allah bisa ambil.
Setiap kali dapat musibah, ikhtiarlah sampai di penghujung batas kemampuan kita. Selebihnya minta gantinya yang lebih baik ke Allah dengan yakin dan bijaksana. Nggak perlulah kita mendikte Allah untuk kasih ganti yang begini begitu. Cukup yakin aja, Allah pasti ganti dengan yang lebih baik.
3. Perbanyak Dzikir & Istigfar βIngatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.β - QS. Ar-Raβd (13):28
4. Simak Kisah Para Rasul dan Sahabat Ambil hikmah dari kisah-kisah terdahulu. Hal-hal yang baik jadikan teladan, sedangkan yang buruk jadikan pelajaran.
5. Datangi Majelis Ilmu Carilah nasehat untuk diri sendiri, bukan untuk orang lain. Karena hidup itu bukan untuk saling menuntut, tapi untuk saling berbenah dan memperbaiki diri masing-masing.
Intinya menjaga hubungan sama Allah itu dilakukan setiap waktu, mulai dari bangun tidur sampai kita tertidur lagi, yang kita ingat lebih dulu harusnya Allah.
Saat emosi kita sedang stabil (hidup baik-baik aja, nggak ada masalah), biasanya spiritual kita melemah. (Jd males ibadah, shalat sekadarnya, dsb). Justru saat emosi kita sedang melemah, biasanya spiritual kita langsung kuat. (Shalat dan doa jd lebih khusuk, sering nangis di hadapan Allah, dsb). Jadi manfaatin waktu itu sebaik-baiknya untuk balik ke Allah. Sebab, kalau emosi lemah dan spiritual dibiarkan lemah gitu aja, bisa-bisa drop iman kita. Itu bahaya!
Gimana? Sekarang sudah paham bukan βBagaimana menjaga hubungan kita dengan Allah agar tetap asyik?β Yuk, sama-sama kita amalkan. Semoga Allah senantiasa mengistiqomahkan hatiku dan hatimu dalam mengamalkan apa-apa yang diridhoi olehNya :) Dan semoga Allah senantiasa menguatkan iman kita semua :) Aamiin.
#yukhijrah! Semakin kita hijrah di jalanNya, semakin baik akhlak kita seharusnya, maka seharusnya pula semakin banyak memberi manfaat untuk orang-orang di sekitar kita :)
Note: Catatan ini dibuat ketika mengikuti kajian bersama Ust. Hanan Ataki di Masjid Agung Sunda Kelapa. Ahad, 20 Agustus 2017.
Semoga bermanfaat. Jika ada kekeliruan mohon koreksinya :)
Ri - JKT, 200817









