Anak muda dan resolusi tahun barunya
“Kamu tahu hal yang paling sia-sia dimuka bumi? Adalah menasihati orang yang sedang jatuh cinta.” kata Punokawan Semar.
Rasa-rasanya memang benar, menasihati orang yang sedang jatuh cinta seperti berkata terhadap tunarungu. Selfish. Ya, dalam hal ini anak muda cenderung bertindak sesukanya. No think smart, rash, and reckless just for their love. Memang tidak bisa dipungkiri oleh kita, bahwa kekuatan cinta bisa mengalahkan segalanya. Barangkali aku setuju dengan Soe Hok Gie: Bagiku ada sesuatu yang paling berharga dan hakiki dalam kehidupan; ‘dapat mencintai, dapat iba hati, dapat merasai kedukaan.’ Tanpa itu semua maka kita tidak lebih dari benda. Berbahagialah orang yang masih mempunyai rasa cinta, yang belum sampai kehilangan benda yang paling bernilai itu. Kalau kita kehilangan itu, maka absurd-lah hidup kita. Kata-kata yang bernilai.
Anak muda selalu identik dengan kesenangan. Apalagi menjelang tahun baru seperti sekarang ini, mereka sedang disibukkan dengan rumusan-rumusan yang akan dilakukan pada malam tahun barunya. Sebuah resolusi. Yah, kita biasa menyebutnya seperti itu. Berbeda dengan resolusi orang dewasa, resolusi yang dirumuskan para anak muda cenderung mengarah pada sang pujaan hatinya dan itu sudah pasti. Bisa saya tebak yang ada dalam pikiran mereka sekarang adalah apa dan kemana. Anak muda akan lebih memilih untuk menikmati malam tahun baru dengan kekasih pujaan hatinya. Saat ini pikiran mereka tengah terbesit dengan pertanyaan-pertanyaan yang membingungkan. Mereka mempunyai bermacam-macam rumusan dan gagasan yang akan ia lakukan bersama orang yang dicintainya. Apa dan kemana? Dalam hal ini apa dan kemana menjadi sesuatu yang sangat penting untuk difikirkan. Adalah apa yang akan dilakukan bersama kekasihnya dimalam tahun baru, dan kemana mereka akan menghabiskan waktu tersebut. Mengunjungi kedai makan mewah, nonton konser dialun-alun kota, dinner sambil menikmati alunan music jazz dan akustik yang merdu di sebuah café, atau jalan-jalan keliling kota sambil menyaksikan keriuhan pesta kembang api dilangit. Memang tidak gampang rasanya memasuki pikiran kaum muda-mudi yang sulit ditebak. Itupun karna mereka yang masih labil dan cenderung berubah-ubah pikiran setiap saat. Namun, satu yang pasti resolusi yang dirumuskan anak muda pasti sangat mengasikkan. Because the youngers, love with life.












