Setiap ada masalah kenapa saya di unfriend dari sosial media, di hindari dan langsung beranjak pergi?
Belum sempat kasih penjelasan, sudah punya teori sendiri yang entah dari mana datang nya.
Saat ada kesempatan untuk mencoba memberi penjelasan, seakan enggan untuk mendengarkan nya.
Padahal beberapa hari, jam, menit, atau bahkan detik yang lalu kamu puji-puji diriku seakan yang terbaik dan terindah untukmu.
Lalu seolah semua nya berbanding terbalik setelah masalah ini datang.
Iya, ku akui kesalahan ku itu. Tapi itu keteledoran, bukan kesengajaan yang ku buat.
Iya, aku memang tidak jujur dan langsung mengatakan nya pada mu sebelumnya.
Semua itu karena diriku terlalu takut jika kamu marah dan jadi benci padaku.
Ya, seperti saat ini kamu seolah menempatkan aku sebagai orang yang paling kamu benci.
Setidaknya aku merasa begitu.
Mungkin kamu kecewa, karena ternyata aku tak sehebat yang kamu fikirkan dan kamu katakan sebelumnya.
Atau mungkin kamu merasa aku tak punya hati sehingga tega melakukan kesalahan ini dan melukai hati mu.
Sungguh tidak ada sedikit pun maksud untuk melukai perasaan mu.
Apakah begitu fatal nya kesalahan ini bagimu?
Pada akhirnya aku hanya bisa memohon kelapangan hatimu untuk memaafkan aku, meskipun itu berat atau bahkan tidak termaafkan pun bagimu.
Aku yang tidak pernah sempurna ini hanya bisa begitu, terus hingga pintu maaf itu terbuka. Akan ku tunggu selama apapun itu. Kalaupun kamu tetap tidak percaya, semoga Tuhan menunjukan kebenaran nanti seiring waktu yang berjalan
teruntuk kamu, mentari pagi ku.