KENAPA KENALKAN SIRAH DULU? Setiap orang tua punya prioritasnya sendiri untuk mengisi memori ananda sedari dini. Kali ini, izinkan umma berbagi sedikit cerita kenapa sirah (kisah sejarah islam) yang umma kenalkan di awal selain Alquran. Untuk umma yang awam sekali dengan sirah di masa kecil, ketika mengenal di masa dewasa, saya merasakan dengan belajar sirah semakin menikmati isi Alquran. Selain itu, dengan belajar sirah, diri menjadi tidak mudah baper, dengan izin Allaah. Ini salah satu modal membersamai para balita, meskipun masih terseok dan terus berproses. 😊 Ternyata, setelah belajar kembali, sirah itu adalah 1/3 dari Alquran. Tak heran mengapa begitu impactful untuk hidup. Dengan izin Allah pulalah, buku sirah dari penerbit Sygma Daya Insani yang saya temukan pertama dan paling dekat dengan sirah dewasa yang sebelumnya telah dibaca dan belum khatam. 😆 Bedanya, paket buku ini membuat sirah menjadi membumi dengan bahasa yang sederhana khas anak, remaja, tapi begitu mengena untuk yang dewasa. Ditambah ilustrasi yang membuat para penikmat, khususnya para balita di rumah. Bunda, berkisah, membacakan kisah di bulan Ramadan ini adalah saat yang tepat untuk mengisi bulan yang penuh keberkahan. Semoga dimudahkan untuk memulai berkisah, dan juga istiqomah dalam mengenalkan para teladan. Saling doakan, ya. Allaah luaskan terus rezekinya untuk mengisi perpustakaan di rumah dengan buku-buku penyubur iman. #tulisanumma #RasulullahTeladanUtama https://www.instagram.com/p/CNXDZBKsE2P/?igshid=2b4sjsap194n















