hari ini aku akui Tuhan Maha Adil
Kemarin menghujaniku sekam, sampai sulit menyelam,
Entah tetiba, kini pelita menyapa
Ada asa membungah
Menyadarkan musim kemarau sudah tutup buku

#dc comics#batman#dc#bruce wayne#dc fanart#dick grayson#tim drake#batfamily#batfam



seen from Canada

seen from Argentina
seen from United States
seen from United States
seen from United States
seen from Singapore
seen from United States
seen from China
seen from United States
seen from United States
seen from Taiwan

seen from Malaysia

seen from Australia
seen from Australia
seen from China

seen from Australia
seen from United States

seen from United States
seen from Italy

seen from Malaysia
hari ini aku akui Tuhan Maha Adil
Kemarin menghujaniku sekam, sampai sulit menyelam,
Entah tetiba, kini pelita menyapa
Ada asa membungah
Menyadarkan musim kemarau sudah tutup buku

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Bagaimana nad rasanya setelah menikah, dan menjadi ibu?
Aku hanya tertawa, dalam hati lara sekali. Bukan perkara kehidupanku sekarang dikelilingi orang jahat. Bukan.
Suami dan anakku luar biasa aku cintai. Tapi tak ada yang memberitahuku, semakin lama aku jauh dari orang tua rasanya semakin sakit, karena tiap waktu menjadi memori tersendiri, mengulang waktu bersama orang tuaku. Ayah dan ibu, yang tidak seatap lagi.
Rindu bukan main.
Malam menjadi pendengar setiaku, bantal menjadi pundak aku menangis, rapalan doa dan harapan menjadi caraku dekat dengan mereka.
Merasa masih sangat kurang memberikan kebahagiaan cita untuk mereka. Walau mereka selalu mengatakan sehat dan baik-baik saja. Rasanya sesak sekali tidak bisa memastikan secara langsung depan mereka.
Sebelum menikah rasanya aku ingin sekali hidup secara mandiri, bodoh ya. Menikah menjadi impianku untuk menjadi diri sendiri Nyatanya harus menata hati. Banyak yang harus dikorbankan dan dipertimbangkan.
Nyatanya menjadi aku yang baru memang butuh waktu. Aku pun tak tahu sampai kapan .
Bermuram durja menjadi karibku di akhir pekan. Merasa beribu tekanan menghantam hati dan pikiran.
Diri terlalu sibuk mengatur segalanya sesuai tatanan. Pada akhirnya ekspetasi berbeda jalur dengan kenyataan. Kemudian, mulai menghukum diri bagai tahanan. Bak algojo yang gembira ria, memasung tanpa pengampunan.
Menangis, mencari pelampiasan. Tutup telinga dari segala masukan. Terlalu sering pikiran melompat jauh tanpa arah dan batasan. Gamang, mencari solusi atau sekadar gundah didengarkan.
Hari ini, aku tahu butuh pelukan. Tapi diri terlalu jumawa mengungkapkan. Mau sampai kapan? Terlalu banyak perangai "andaikan" dalam keseharian. Sayangnya si "Andaikan" ini bukan solusi, malah tak membuat nyaman.
Cukup sampai disitu mereka mengatakan. Diri tak perlu disalahkan. Apalagi kerap membandingkan. Kenali diri perlahan, pahami emosi pelan-pelan. Satu-persatu kamu akan menemui jalan yang diinginkan. Tak perlu buru-buru karena segalanya bukan instan.
Doa Malam
apa yang kamu pikirkan bisa sampai melangkah jauh seperti ini memilih menyembunyikan diri merasa kuat menanggung beban terlihat berbunga di muka kamu pandai berakting
apa rasanya sesakit itu? apa kamu sampai mati rasa? tapi kenapa pada akhirnya kamu memilih jalan itu? aku tidak bisa bantu apa-apa kecuali doa semoga segera bisa menyadarkanmu
ps. for someone who wears grey sweater
Jangan terlalu mendalam dalam hubungan, jika sakit, siapa yang salah? siapa yang bantu? hanya dirimu sendiri. Namun, apa kamu sekuat itu? Disalahkan, kemudian membantu diri sendiri dalam satu waktu?
otak berontak

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
Jenuh Petak Umpet
"Buat apa jatuh cinta, jika bisa memilih untuk jatuh tidur," quote dari salah satu postingan teman di medsos.
Bagaimana jadinya, jika manusia memutuskan untuk tidak jatuh cinta, tak lagi mampu menahan sakit itulah alasannya. Sudah sering rasa sakit mampir. Kata orang: siapa yang berani jatuh cinta, berani pula menanggung rasa sakit. Bagaimana kalau ada manusia memutuskan untuk menjadi si penakut. Memutuskan untuk memilih menjalani hidup sendiri tanpa rasa cinta dari lawan jenis? Bagaimana jika manusia lebih memilih banyak tidur lalu bermimpi dibandingkan jatuh cinta dan menghadapi sakit hati?
Ada kalanya manusia akan berada di titik jenuh. Capai menghadapi keinginan dan impian yang tidak sesuai dengan imajinasi. Banyak petuah menguatkan;
1. jika sakit hati berteman saja dengan waktu, cari kesibukkan. 2. Dia bukan yang terbaik untuk kamu, di luar sana ada yang terbaik untuk kamu. 3. jangan sedih, kamu orang baik pantas mendapakatkan yang lebih.
Semua petuah akan hilang, senyap, tak lagi mampu hinggap. Berdiri menguatkan sangat sulit, tongkatpun tak mampu menjadi penonggak. Bagimu semua petuah terdengar hambar.
***** Aku punya rasa. Tapi tak mampu menekankan ini "cinta". Seperti biasanya, rasa muncul, kemudian kusembunyikan. Aku jaga sampai orang-orang di sekitarku, dan terutama dia tak tahu. Tak boleh terdengar, tercium, terlihat, bahkan sampai terasa. Kuusahakan panca inderanya tak mampu membaca "rasaku". Aku takut ini cuma "rasa" sesaat kemudian hilang tak bersarat. tak ada maknanya. Itu yang kukira saat "rasa" itu muncul.
Sempat kulupa dengan yang baru, setelah tersakiti, kembali muncul "rasa" dengannya. Kini ia bergerak cepat, sampai kumampu merekam senyum, dan menyimpan raut wajahnya. Cepat hingga membuatku menjadi gila. Rasanya senang bukan main jika diperhatikan sekali, dalam bentuk apapun. **** Tapi rasa ini tak tumbuh menjadi suatu makna. Tak tumbuh menjadi hubungan dua orang. Rasa ini tetap menjadi peti dalam tanah, sembunyi tak ada yang tahu. Jenuh, tapi takut bergerak, seperti biasanya. Lebih beruntung orang yang bersembunyi dalam permainan petak umpet. Hitungan kesepuluh, singkat, ada kesempatan ditemukan dan menemukan. Ada yang bersembunyi dan ada yang mencari. Tidak sebelah pihak. Aku bersembunyi, tak ada yang mencari.
"Hong, kamu ketahuan!" kata anak kecil berhasil menyelesaikan permainan. Aku?Aku masih menunggu kesempatan ditemukan.
Bohong kalau aku lupa, aku hanya sedang meyakini, menguatkan diri untuk berusaha lupa
Anak remaja, sebut saja Eaaaaaaa (17th).
Ada saatya diam memendam rindu lebih sakit dari penolakan. Jika ditolak sudah tahu kapan memulai yang baru. Jika rindu dalam diam, kau tidak tahu batasannya, diambang waktu, memikirkan seseorang yang semu.
Otak berontak tak berotak