Waktu terlalu cepat berlari, kaki ini serasa terbang memaksa berdekatan dengan waktu. Hingga tak sadar, sudah banyak perubahan dalam diri. Lingkungan cepat berganti, fase hidup tak lagi sederhana layaknya origami yang dilipat dua.
Salah satunya kamu, hidupku menjadi ajaib. Fasih, aku paham masa ini hanya sekali aku rasakan, meskipun Tuhan kelak memberi rezeki yang serupa, aku yakin beda rasa.
Kamu menjadikan aku sosok Ibu, walau di usiamu 10 bulan kamu lebih lancar memanggil "Bapa", tanpa lafal k.
Sedih? Tentu saja tidak, segala tingkah dan ucapmu terasa jenaka buatku.
Apalagi kamu sudah bisa memilih buku mana yang ingin kamu baca. Ada ruru si dinosaurus yang pandai sikat gigi sampai kisah dongeng si tudung merah.
Atau ketika aku meluruhkan egoku untuk membiarkanmu melihat tv, kamu bisa bergumam meniru salah satu tayangan gajah menyanyi, atau bebek.
Walau terasa jenaka, terkadang aku lelah. Ingin kembali memiliki keluangan untuk menyendiri. Yah, namanya manusia, terlalu banyak kemauan, tapi tidak tahu kebutuhan dan prioritas.
Egoku yang tidak punya akal ini sempat berharap kamu tumbuh dengan cepat, biar tak lagi kewalahan mengurus segalanya.
Lucu, kan? Kini malah aku sedih bukan main kamu tumbuh dengan cepat. Sedih sekali membayangkan kita memiliki waktu masing-masing yang tidak bisa dijamah.
Melihat film atau serial soal hubungan ibu dan anak luar biasa menguras air mata. Banyak pertanyaan atau sebenarnya memiliki peranan menyakinkan aku untuk kuat.
Tinggal sebulan lagi tak terasa kamu 1 tahun. Memiliki kamu adalah momen terindah buatku.
Momen ini juga aku rindu orang tuaku. Bagaimana mereka harus merelakan, iklas, dan mendoakan untuk aku dan adikku, yang notabene tak lagi seatap. Bagaimana mengorbankan segala rutinitas bersama; adik dan ayah nonton bola bersama, momen buka puasa dan sahur bersama, membantu ibu membuat kue. Tak ada lagi tiap pagi yang dibangunkan subuh, dibuatkan air hangat, dijemput di stasiun.
Aku nadya anak ayah ibu yang rindu tinggal bersama, yang kini jadi ibu. Aku kangen. Semoga semuanya sehat.