90 Menit dan Peluit Panjang
Teruntuk orang-orang yang pernah berjuang bersama selama 4 tahun di lembaga kemahasiswaan kampus. 2015-2019.
Dalam pertandingan sepakbola, 90 menit adalah waktu normal permainan yang diberikan kepada tim sepakbola yang bertanding. 90 menit itu akan digunakan sebaik-baiknya untuk meraih poin penuh atau sebuah kemenangan. Menjadi tujuan utama dari setiap tim sepakbola yang bertanding adalah kemenangan. Namun, kemungkinannya ada tiga; menang, kalah, atau imbang. Persentase bagi setiap tim untuk menang dalam 90 menit waktu normal adalah 33,3 % atau 1/3.
Tentunya, setiap tim punya pelatih dan jajarannya yang akan meramu strategi untuk meraih kemenangan dalam waktu normal. Tapi, hanya pelatih saja pun tak cukup. Setiap tim pasti butuh pemain untuk menjalankan strategi yang diberikan oleh pelatih dan jajarannya. Pun setiap pemain mempunyai perannya masing-masing dalam sebuah tim. Tidak mungkin semua akan menjadi penyerang dan mencetak gol. Tidak mungkin juga semua akan menjadi penjaga gawang yang menghalau bola agar tidak masuk ke gawang. Maka antara peramu strategi, strategi, dan pelaksana strategi haruslah terkoneksi dengan baik sehingga kemungkinan 33,3 % tersebut dapat lebih menjadi mungkin.
Liverpool misalnya, yang dari minggu pertama liga Inggris periode 2019/2020 memimpin klasemen. Mereka punya Jurgen Klopp dan jajarannya yang bahu-membahu dengan para pemain yang dipilih untuk memberikan hasil maksimal untuk Liverpool di periode ini. Menang dalam 90 menit waktu normal dan juara liga Inggris. Jurgen Klopp dan jajarannya pasti akan berpikir keras, gimana caranya Liverpool harus memenangi setiap pertandingan yang dijalani dan menjuarai liga Inggris. Liverpool belum dipastikan menjadi juara liga inggris, tapi mereka dipastikan mampu mengunci rata-rata pertandingan 90 menit dengan kemenangan. Tinggal sekonsisten apa pasukan Jurgen Klopp musim ini? Tentunya akan terlihat setelah akhir musim, mengangkat piala atau hanya tangan kosong.
90 menit adalah waktu yang diberikan untuk mengelola berbagai macam kemungkinan dalam pertandingan sepakbola. Bisa menang, kalah, seri, mencetak dan kemasukan gol, kartu kuning, kartu merah, dan berbagai macam lainnya. Namun ada yang harus dicapai dalam 90 menit itu, yaitu hal terbaik bagi setiap tim adalah kemenangan, meskipun hasil lain sangat mungkin terjadi.
Begitupun dalam sebuah organisasi, 90 menit dalam sepakbola adalah setahun atau seperiode dalam sebuah organisasi. Jika peluit panjang adalah tanda berakhirnya sebuah pertandingan, maka laporan pertanggungjawaban bak peluit panjang yang menjadi tanda akhir dari seperiode organisasi.
Setiap organisasi pasti punya tujuan dan cara mencapainya, kalau dalam sepakbola tujuan paling mulianya adalah menang, maka dalam organisasi tujuan paling mulianya adalah memberikan manfaat dan berdampak baik bagi sekitar disertai dengan keberhasilan apa saja yang telah direncanakan. Kalau dalam tim sepakbola punya pelatih dan jajarannya sebagai peramu strategi, maka dalam organisasi punya pimpinan-pimpinan yang harus siap untuk diperas otaknya dalam berpikir untuk menghasilkan langkah-langkah terbaik untuk menggerakkan roda organisasi.
Begitupula dalam tim sepakbola, punya pemain-pemain yang memiliki kemampuannya masing-masing sebagai penunjang tujuan dari sebuah tim. Ada yang bermain menjadi pejaga gawang, pemain bertahan, gelandang, dan tentunya penyerang yang semuanya memiliki peran vitalnya masing-masing. Dalam organisasipun begitu, setiap orang yang ada memiliki perannya masing-masing. Tak ada bedanya antara satu dengan lainnya, semua berperan dengan kemampuan dan kapasitasnya masing-masing.
Waktu telah menunjukkan angka 90 menit dan peluit panjang telah dibunyikan. Satu periode organisasi telah terlampaui, laporan perrtanggungjawaban telah terbit, dan jalan panjang telah terlewati. Saat ini, entah hasil akhir menunjukkan apa? Menang, kalah, atau seri? Setelah perjuangan panjang selama 90 menit pertandingan dan diakhiri dengan peluit panjangnya. Setidaknya usaha dan doa terbaik pernah dan diusahakan. Melewati tapak demi tapak ujian. Menghancurkan batu-batu besar penghalang jalan. Berjalan dengan tergopoh-gopoh membawa beban yang tak seharunya ditanggung.
Selamat, bagi setiap yang pernah berjuang dengan sepenuh hati sampai titik akhirnya. Selamat, untuk siapa saja yang berani mengambil keputusan bertahan. Selamat, atas jerih dan payahnya selama berjuang. 90 menit telah terlewati dan peluit panjang telah berkumandang, semoga tujuan terpenuhi, meskipun pasti ada yang tak maksimal.
Terakhir, Semoga Jurgen Klopp dan anak asuhnya berbaju merah bernama Liverpool konsisten dalam jalur kemenangan dan meraih gelar liga Inggris musim ini. Lalu, sampai jumpa lagi di medan perjuangan yang lainnya. Semoga kita masih konsisten mengenai perjuangan dan mampu memenangi 90 menit yang diberikan kepada masing-masing kita!
Surakarta, 11 Desember 2019
-------------------------------------
#RabuBaru adalah tulisan-tulisan yang diikhtiarkan akan diunggah setiap hari Rabu pada setiap minggunya Semoga bermakna dan menjadi makna. Nyalakan dan bakar! Selamat menikmati!










