Detik terakhir
Hari ini adalah hari terakhir praktek di Ruangan Azalea (Bagian Neurologi) Rumah Sakit Hasan Sadikin, besok hari aku dan teman-teman Proram Profesi Ners Angkatan 31 akan mulai melakukan rotasi tempat.
Hari terakhir ini ternyata dipenuhi dengan tindakan yang diluar dugaan. Akhirnya bisa tindakan ambil darah di vena, melakukan suction, dan sampai melakukan perawatan death and dying.
Jadi tepat sebelum salah satu pasien ditanyakan plus alias meninggal aku sempat melakukan suction (penyedotan sekret di bagian mulut), kemudian karena sekretnya lumayan tebal akhirnya suction diberhentikan dan akan dilakukan nebulizer (uap) terlebih dahulu, setelah itu baru dilanjutkan chest fisiotherapy dan kemudian suction lagi.
Namun, setelah nebulizer dan pemberian obat selesai kejadian begitu cepat terjadi. Klien kesadarannya semakin menurun, tiba-tiba tidur (kata keluarga), kemudian mereka memanggil perawat dan dokter serta kemudian langsung dilakukan RJP (resusitasi jantung paru), tapi ternyata Allah SWT lebih sayang sama klien hingga akhirnya setelah dilakukan upaya klien pun tidak ada tanda-tanda kembali sadar.
Air mata keluarga pun membludak, disitu aku yang sempat membantu klien suction dan nebulizer tepat beberapa menit yang lalu ikut merasa sedih. Tapi pekerjaan masih berlanjut, aku dan teman-teman praktek perawat Aisyiyah membantu perawat klinik untuk membungkus pasien dengan kain kafan.
Ini kali pertama aku melakukan perawatan death and dying.
Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, semoga amal ibadah klien diterima disisimu yaAllah. Aamiiin ya rabbal alamin.
Bandung, 21 Maret 2016
Yulia Latifah | Mahasiswa Profesi Ners Unpad Angkatan 31












