Peringati Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia Ke-70, UNDIP Lakukan Webinar
Senin, 23 November 2020 silam, UNDIP mengadakan webinar dengan tema “Russia’s Position In The Global Stage And Prospect Of Relations With Indonesia”. Acara ini merupakan acara dalam rangka memeriahkan Hubungan Diplomatik antara Indonesia dan Rusia yang ke-70. Departemen Hubungan Internasional UNDIP berhasil menghadirkan Pembicara Tamu HE Lyudmila Georgievna Vorobieva (Duta Besar Rusia untuk Indonesia) dan Vitaly Aleksandrovich Glinkin (Direktur Pusat Kebudayaan Rusia), acara berlangsung seru dan khidmat. Dalam acara juga terdapat Penanggap yaitu Marten Hanura, MPS (Sekretaris Program Studi Hubungan Internasional).
Dalam acara ini, Marten Hanura, MPS (sekretaris program studi hubungan Internasional) menanyakan perihal Rusia sebagai negara yang Super Power sebagaimana julukannya sebelum tahun 1990 dan apa arti penting Indonesia bagi Rusia.
Hal tersebut disambut dengan baik oleh HE Lyudmila Georgievna Vorobieva (Duta Besar Rusia untuk Indonesia). Beliau menyampaikan bahwa Rusia dalam kebijakan politik luar negeri tidak mengejar title super power karena konsep tersebut menjadikan negara dominan di seluruh dunia. Namun, dalam kebijakan luar negerinya Rusia mendukung Multilateralism. Yang mana artinya negara yang besar dan kecil memiliki posisi equal dan mereka berhak dihormati kepentingan nasionalnya. Beliau juga menjawab bahwa Indonesia sangat penting bagi Rusia sebagai key partner tidak hanya di Asia Tenggara tapi juga di Asia Pasifik karena Indonesia memiliki pengaruh yang cukup besar di kawasan tersebut.
DIlanjutkan oleh Vitaly Aleksandrovich Glinkin (Direktur Pusat Kebudayaan Rusia), dalam webinar tersebut beliau menyampaikan bahwa Pusat Kebudayaan Rusia sebagai salah satu institusi Rusia di Indonesia mengemban misi untuk kerjasama dalam bidang kemanusian, penelitian, pendidikan dan kebudayaan dengan pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk saling lebih memahami kedua negara agar bisa meningkatkan kerjasama lebih banyak lagi dalam berbagai bidang.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, acara berlangsung dengan meriah. Hal ini dikarenakan dalam sela - sela acara terdapat perform budaya oleh Mahasiswa Indonesia di Rusia (Permira) yang menyanyikan lagu ‘ Ostrova Palm” (alih bahasa dari lagu Rayuan Pulau Kelapa)
Sumber :
https://www.undip.ac.id/post/17007/russias-position-in-the-global-stage-and-prospect-of-relations-with-indonesia.html






















