Badar dan Gaza
Mari kita ingat kisah ketika kaum muslimin berencana hanya akan menghadang kafilah dagang Quraisy, setelah sebelumnya harta mereka dirampas oleh musyrikin Makkah.
Rencana yang kemudian berubah seketika menjadi perang besar saat Quraisy mengerahkan pasukannya 1000 orang menghadapi sekitar 313 muslimin di Badar.
Tidak ada rencana untuk berperang, baik dari muslimin atau musyrikin Makkah. Melainkan mutlak karena kehendak Allah, Allah inginnya terjadi seperti itu. Allah ingin memenangkan kaum muslimin meski dengan segala keterbatasan menghadapi Quraisy.
Hari ini, di titik ini, baik para mujahidin dan rakyat Gazapun mungkin tidak menyangka akan selama ini mereka digempur.
Kita juga menyaksikan bagaimana PM Zionis ditinggalkan oleh pendukungnya satu demi satu. Barangkali Ia juga tak menyangka, betapa sulit sekali untuk menguasai gaza. Kewalahan yang teramat hingga hanya satu solusi dimatanya, meratakan seluruh Gaza dan mengusir penduduknya.
Hasbunallahu wa ni'mal wakiil.
Allah tidak tidur. Allah telah menyiapkan hasil akhirnya untuk Gaza. Semoga kemenangan di Badar Allah peruntukkan pula bagi Gaza. Kemenangan yang agung dengan keberpihakan Allah didalamnya.










