Nemu filter unik di Tiktok, dan seperti biasa, nyobain filternya sebatas âjust for funâ. Nama filternya âStracth for Quotesâ, dan ini yang aku dapat:
Well, setelah baca ini, aku ngerasa quotes ini relate dengan diriku saat ini. Katakanlah, comfort zone saya adalah di rumah, dengan lingkungan, dan tempat kerja islami. Intinya tidak ada hal-hal yang bertolak dengan apa yang menjadi landasan hidupku selama ini. My bubble was so small back then.
Then Allah gives me an opportunity to move outside from my confort zone. Aku pindah ke Jogja, ngerantau for the first time. Lalu in a short span, aku ngalamin banyak hal yang membuatku re-think juga re-act. Banyak evaluasi-evaluasi diri yang kutemukan.
At the end, Alhamdulillah, Allah tetap menguatkanku pada landasan hidupku. Fluktuatif memang, terkadang hawa nafsu datang mendominasi. Tapi aku sedikit paham bahwa in order to keep the bubble from bursting out, I have to enlarge it. Allah kasih kesempatan aku ngerantau untuk change and grow.
Lalu, mungkin sangat tergesa untuk menyimpulkan âbaru enam bulan ngerantau padahal, masa secepat itu nyimpulin udah change and grow?â But hey, perubahan dan pertumbuhan itu tidak harus sesuatu yang terlihat dan terpampang jelas bukan?
Jika kalian bertanya, haruskah kalian merantau untuk keluar dari zona nyaman? Menurutku, sebatas melepaskan sesuatu kebiasaan kecil yang sebenarnya menghambat perkembanganmu baik secara fisik maupun mental itupun sudah keluar dari zona nyaman.












