En el parque de El Retiro de #Madrid
Jotas castellanas y danzas japonesas hermanadas 🇪🇸🇯🇵 #Folk #Castilla #Japan #castilianfolk
https://www.instagram.com/p/DZNcxhcITv1/?igsh=ODRqYmpmYjltbnAz
seen from United States
seen from Singapore

seen from United States
seen from United States
seen from Sweden

seen from Malaysia
seen from China
seen from China

seen from Türkiye
seen from Canada

seen from United States
seen from Türkiye

seen from Malaysia

seen from Türkiye
seen from Yemen
seen from Germany

seen from Austria

seen from Netherlands

seen from United Kingdom
seen from Germany
En el parque de El Retiro de #Madrid
Jotas castellanas y danzas japonesas hermanadas 🇪🇸🇯🇵 #Folk #Castilla #Japan #castilianfolk
https://www.instagram.com/p/DZNcxhcITv1/?igsh=ODRqYmpmYjltbnAz

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
japan photo ~
Nubia Flip 2: el sorprendente smartphone plegable 5G anunciado en Japón a un precio excepcional
Nubia ha hecho su entrada oficial en el mercado japonés con el lanzamiento del Nubia Flip 2 5G el 15 de enero, posicionándose con un precio minorista de 64,080 yenes (alrededor de 415 euros). Este modelo refuerza la presencia de la marca en Japón, sumándose a un catálogo variado que incluye líneas de productos como Z, Flip, Neo, Focus y Music. En la actualidad, Nubia ofrece productos y servicios…
Wanita Korban Penjajahan Jepang
kekerasan seksual dan pemerkosaan terhadap wanita sering kali terjadi di berbagai konflik maupun perang. Perempuan seringkali dijadikan sebagai target sasaran dalam situasi yang amat mengerikan tanpa pernah dibayangkan sebelumnya. Sudah sejak dulu, para wanita dijadikan sebagai objek seksual oleh laki-laki dan diperlakukan seperti layaknya barang. Tidak hanya itu, wanita juga seringkali mendapatkan perlakuan kekerasan karena kedudukan wanita yang dianggap lebih rendah dibandingkan laki-laki. Tidak bisa dipungkiri bahwa hal tersebut juga merupakan bagian dari perjalanan panjang sejarah indonesia
Praktik kekerasan seksual terhadap perempuan ini pernah terjadi di Indonesia pada masa kedudukan Jepang, Setelah Belanda menyerah tanpa syarat pada tanggal 8 Mei 1942 maka hal tersebut menjadikan Indonesia memasuki satu periode baru yaitu kemiliteran Jepang. Indonesia yang sempat dijajah Jepang selama kurang lebih 3 tahun, walaupun hanya seumur jagung tapi bekas penyiksaan oleh Jepang kala itu masih menyisakan banyak luka hingga sekarang. Jepang kala itu mengambil seluruh potensi alam di Indonesia untuk kebutuhan perang, memang tujuan pemerintahan Jepang menduduki dan menguasai Indonesia adalah untuk mendapatkan bahan baku guna memenuhi kebutuhan perang. Selain menguras sumber daya alam MIliter Jepang juga menguras sumber daya manusia seperti para lelaki yang dipaksa untuk bekerja dan para perempuan yang dijadikan wanita penghibur.
Wanita penghibur atau dalam istilah Jepang adalah Jugun Ianfu (Comfort Women) yang terdiri mulai dari gadis, perempuan yang sudah bersuami, bahkan anak di bawah umur yang dipaksa memenuhi kebutuhan biologis tentara maupun rakyat sipil Jepang, Karena meluasnya wilayah kekuasaan militer Jepang yang mengakibatkan bertambahnya pula kebutuhan akan tempat hiburan bagi tentara maka dibutuhkan lebih banyak wanita penghibur. Sama seperti masa sekarang untuk merekrut para wanita, tentara Jepang melakukannya dengan memaksa menggunakan senjata, memaksa karena alasan memiliki hutang, dan menipu dengan di iming-imingi mendapat pekerjaan. Kaum perempuan yang dijadikan Jugun Ianfu juga kebanyakan berasal dari mereka yang memiliki pendidikan rendah bahkan buta huruf, dan memiliki masalah ekonom. Maka cara-cara yang dilakukan oleh Militer Jepang sangat efektif mereka akan tergiur dengan kemudahan mencari pekerjaan tanpa memerlukan keahlian khusus.
Para wanita yang sudah dijadikan Jugun ianfu akan diubah namanya menjadi ke jepang-jepangan, setelah itu mereka akan ditempatkan di bordil ala Jepang yang disebut Ian-jo di sana akan ditempel nama-nama para jugun Ianfu di depan pintu kamar, persebaran Ian-jo cukup banyak di indonesia, dalam dokumen Laporan Fasilitas Baiin di Celebes Selatan yang tersimpan di badan pemerintahan Jepang disebutkan setidaknya ada 29 Ian-jo ]di Sulawesi Selatan dengan jumlah penghuni lebih dari 280, diantaranya 111 perempuan Toraja, 67 Perempuan Jawa, 7 perempuan Makassar, 4 perempuan Mandar, dan ada beberapa yang berasal dari Bugis, Cina dan mereka yang tidak terdaftar dari mana asal negaranya. Kengerian pertama yang dirasakan perempuan perempuan ini adalah adanya pemeriksaan kesehatan sebelum ditempatkan di Ian-jo, seperti mimpi buruk di siang bolong, mereka akan diminta untuk membuka seluruh pakaian yang dikenakan oleh petugas medis, tanpa bisa menanya, melawan, dan menolak mereka hanya bisa diam saat para medi memeriksa tubuh mereka dan memeriksa kemaluan dengan cara memasukan alat yang berbentuk besi panjang, alat ini akan mengembang ujung nya jika ditekan gunanya adalah untuk mengetahui apakah kemaluan para calon Jugun Ianfu ini masih sehat atau tidak.
Setelah lolos dari tes tidak manusiawi itu para Jugun Ianfu dianggap siap untuk melaksanakan tugas, dimana tugas tersebut menganggap bahwa perempuan hanyalah sebuah properti yang pantas diperlakukan semena-mena bagi tentara jepang. Seperti dilansir dari majalah tempo dalam satu hari para jugun-ianfu dipaksa melayani 5-10 lelaki, sebenarnya di dalam Ian-jo mereka akan mendapatkan kondom namun jarang sekali para lelaki mau menggunakannya. tidak hanya perempuan pribumi, ada banyak perempuan bermata biru dan berambut pirang keturunan Belanda yang memiliki paras menawan namun menjadi malapetaka, karena menjadi kegemaran tentara Jepang . Dia mengalami kekerasan seksual yang sangat mengerikan seperti jambakan di rambut pirangnya yang indah, lalu dipaksa juga melayani banyak tentara Jepang secara terus menerus tanpa bisa melawan perempuan itu hanya bisa berbaring di bordil yang pengap tanpa ventilasi hingga akhirnya mengalami gangguan kejiwaan akibat kekerasan yang diterima. Perlawanan tentu pernah dilakukan oleh para Jugun ianfu yang dikirim ke Shoko Club di Semarang, ketika mereka dipaksa untuk melayani para tentara Jepang lagi mereka menolak karena merasa letih setelah melayani empat orang dan menolak opsir Jepang kelima, tidak terima mendengar penolakan pemilik bordil yang juga orang Jepang langsung menghampiri dan memukuli pemberontak itu dan mengancam akan memindahkan ke sebuah bordil di dekat markas tentara Jepang. “biar tau rasa, disana kamu akan digilir 15 orang tentara”. mendengar hal itu tentu saya sinyalnya menjadi ciut dan histeris. (Tempo, 1992, 21).
Praktik Jugun Ianfu tidak hanya terjadi pada wanita Indonesia, namun juga perempuan Asia lainnya seperti Korea, Vietnam, China, Tiongkok, Malaya, Thailand, Filipina, Myanmar, India, dan penduduk kepulauan pasifik. tentu saja praktik Jugun ianfu yang sangat tidak manusiawi ini menunjukan bagaimana sejarah kekejaman yang dialami para perempuan ketika masa penjajahan Jepang. bertahun-tahun mereka harus memenuhi kebutuhan biologis tentara Jepang dan hidup di dalam ian-j0 yang bagaikan neraka, menjadi Jugun Ianfu adalah pekerjaan yang harus mereka jalani dengan keterpaksaan sampai Indonesia merdeka. Akibat dari adanya praktik ini tentu saja membuat trauma karena korban akan merasakan penderitaan sepanjang hayatnya, termasuk problem medis yang kronis, tidak sedikit para perempuan penyintas kekerasan militer mengalami kemandulan karena kerusakan pada vagina yang menyebabkan kesulitan memiliki keturunan. Dengan kentalnya bentuk Patriarki di Indonesia tentu saja hal ini membuat para perempuan penyintas kekerasan Jepang merasa gagal menjadi wanita yang baik karena tidak bisa memenuhi tuntutan keluarga untuk memiliki keturunan. (Nurpratiwi, 2017, 4)Bahkan fakta sejarah ini sempat ditutupi oleh pemerintah Indonesia karena dianggap sebagai aib negara baru setelah tahun 1992 hal ini diangkat karena di temukan dokumen rahasia Jepang tentang Jugun Ianfu namun di dalam dokumen tersebut sudah banyak nama nama yang dicoret dengan tinta hitam. pemerintah tidak banyak ikut andil dalam perjuangan para penyintas Jugun Ianfu ini, melainkan dari lembaga bantuan hukum dan para penyintas Jugun Ianfu sendiri.
Sejarah perjuangan wanita dalam historiografi Indonesia memang kurang luas mendapatkan tempat, padahal peran wanita sangatlah penting, karena tanpa wanita maka tidak akan ada generasi-generasi hebat penerus bangsa. Jugun Ianfu bukanlah aib negara melainkan sejarah kelam akan kekejian tentara Jepang yang perlu di ingat karena mereka juga bagian dari perjalanan bangsa Indonesia menuju kemerdekaan.

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch • No registration required • HD streaming
HAIKU SEKKUSU HAIKU ERÓTICO (Haiku 5-7-5 ) Ichi 1 Que sensitiva la piel resbala suave besos de gozo. NI 2 Frío desnudo capturo la miel tibia grieta con dolor. SAN 3 Tan amarrados con dedos prisioneros condena pasiva. SHI 4 Contorneado pubis de almohada olor de manjar. GO 5 Soñado temple erizado amigo faena fértil. ROKU 6 Sed olvidada juguete prohibido lazo reflejo. shiCHI 7 Oído cama chirrido que engaña solo mentira. HACHI 8 Despierta noche acosado no vivo muy aterrado. KYUU 9 Se fue con muerte preñando el ópalo nace un lotto. JUU 10 Húmeda kanji tatami de sakura Hanami hikari ( Cama húmeda alfombra de cerezo contemplar las flores de luz)
-🍟🍔🥤