Hati2 modus penipuan.... Tag temen2 kalian utk mempersempit ruang gerak pelaku Terimakasih.... #penipuan #moduspenipuan #hati2penipuan #waspada #viral #beritaviral https://www.instagram.com/p/B9V4ZXxJWwk/?igshid=tzqlricoqkvc

seen from Ukraine
seen from United States
seen from United States
seen from United States

seen from Malaysia

seen from Canada
seen from Saudi Arabia
seen from United States

seen from Canada

seen from United States
seen from United States

seen from Canada
seen from United States
seen from United States

seen from United States

seen from United States

seen from United States
seen from China

seen from Australia
seen from China
Hati2 modus penipuan.... Tag temen2 kalian utk mempersempit ruang gerak pelaku Terimakasih.... #penipuan #moduspenipuan #hati2penipuan #waspada #viral #beritaviral https://www.instagram.com/p/B9V4ZXxJWwk/?igshid=tzqlricoqkvc

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
Soal Duit Raja Rp 23 T, Politisi PDIP Duga Ratna Sarumpaet Tertipu
Liputanviral - Politikus PDIP menduga Ratna Sarumpaet kena penipuan modus lama. Ratna disinyalir tak sadar bahwa isu duit raja Nusantara Rp 23,9 triliun yang dia urusi itu hanyalah omong kosong belaka. "Modus penipuan begini kan sudah uzur sejak lama," kata anggota Komisi XI DPR dari Fraksi PDIP, Eva Kusuma Sundari, Sabtu (22/9/2018). Ratna Sarumpaet meyakini bahwa duit itu benar-benar berasal dari para raja Nusantara yang menyimpan kekayaannya di Bank UBS Swiss. Duit itu kemudian ditransfer ke tiga bank dalam negeri, salah satunya ke rekening bank milik pria bernama Ruben PS Marey di Papua. Namun duit itu raib karena diblokir pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Padahal Bank Dunia (World Bank) mengetahui transaksi dari Swiss ke Indonesia. Begitulah cerita yang diyakini Ratna. Mendengar cerita soal janji duit dari raja-raja Nusantara untuk masyarakat semacam yang diceritakan Ratna, Eva jadi teringat modus penipuan lama. Cerita itu mirip-mirip dengan penipuan tentang harta raja-raja, pemimpin zaman dulu, hingga presiden masa silam. Harta pemimpin terdahulu itu dipercaya disimpan di bank Swiss dan bisa dicairkan. Itu adalah teknik penipuan kuno. "Mulai dari duit Wali Amanat Bung Karno, lalu modus Nigerian Scam," tutur Eva soal variasi penipuan yang sering dia dengar. Isu yang digelindingkan Ratna itu ternyata sudah menjadi pembicaraan di internal kelompok fraksi PDIP. Eva sendiri mengaku pernah didatangi beberapa pihak yang menjadi korban penipuan semacam itu. "Kasihan banget orang-orang yang tertipu ini," kata Eva yang mengaku sudah tiga kali menerima pengaduan korban penipuan serupa. Sebagai anggota komisi bidang keuangan dan perbankan, Eva menilai isu ini tak layak untuk diangkat menjadi isu politik kenegaraan. Komisi XI DPR mengurusi APBN, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ini juga terlalu banyak pekerjaan. "Nekat juga kalau kemudian dinaikkan menjadi isu politik di tahun politik. Bawa-bawa Bank Indonesia dan World Bank segala. Menkeu mah sibuk akrobat nyari dana untuk menutup BPJS, dari dana kasat mata, sumber yang terkontrol. Ngapain mengurus dana sulapan yang sumbernya konon katanya," kata Eva. Ratna mengklaim punya bukti transfer Rp 23,9 triliun yang dia bicarakan itu. Kata dia, buktinya sudah diserahkan ke Komisi XI DPR. Kini Ratna menunggu jadwal audiensi di rapat Komisi XI. Eva menduga, barangkali dokumen memang diserahkan ke Komisi XI DPR, barangkali pula tidak. "Tetapi karena sangat muskil, jadinya oleh pimpinan nggak pernah dimasukkan ke agenda rapat komisi. Jaga marwah Komisi XI dong," kata Eva. Dia memberi nasihat ke Ratna supaya terbebas dari penipuan. Pertama, perhatikan prinsip legal. Kedua, kedepankan logika. Prinsip legal dan logika ini bida dipakai untuk menyaring, mana yang penipuan dan mana yang bukan. Kalau tidak logis, "Tinggal saja itu barang." "Terlalu semangat jadi oposisi, padahal barang nggak jelas," ucap Eva. Sebelumnya, Ratna sendiri sudah mengungkapkan keyakinannya soal dana swadaya dari raja-raja untuk Papua itu. Dia yakin perkara duit Rp 23,9 triliun itu bukan tipu-tipu. Dia justru menantang pihak pemerintah untuk menggugat dirinya bila ini adalah penipuan belaka. "Gini aja. Ini jumlah duit besar, lembaga-lembaganya resmi. Kalau ini memang penipuan, tinggal saya saja yang digugat pencemaran nama baik. Halah, susah amat sih. Ya kan?" kata Ratna,Β Β Jumat (21/9) kemarin. Β Read the full article
Polda Sumsel Bongkar Penipuan Berkedok Perusahaan Penyedia Cor Beton
Inanews.ccΒ -Β Berbekal dengan situs blog mengatasnamakan perusahaan jasa penyedia cor beton, tiga warga Aceh yang berdomisili di Tangerang melakukan penipuan terhadap sebuah perusahaan di Palembang. Akibatnya perusahaan yang ada di Palembang yakni PT Andica Parsaktian Abadi mengalami kerugian sebesar Rp86 juta. Aksi penipuan modus penyedia jasa cor beton fiktif ini, berhasil diungkap petugas Unit 3 Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan AKP Achmad Kusnedi. "Tiga tersangka ini adalah sindikat penipuan yang modusnya menyediakan cor beton. Sementara ini baru satu perusahaan di Palembang yang menjadi korban penipuan dengan kerugian sebesar Rp86 juta," ujar Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Yoga Baskara, ketika rilis perkara di Mapolda Sumsel, Kamis (20/9/2018). Tiga tersangka yang dibekuk petugas yakni Salman Parisi (41), Teuku Darmaatiawan (39), dan Samsuna (38). Ketiga kawanan sindikat penipuan ini dibekuk di salah satu ruko Jalan Tekno Widia BSD Tangerang Selatan Banten, Selasa (18/9/2018). Dari hasil pengerebekan petugas, didapatkan barang bukti belasan kartu ATM, buku tabungan, laptop, dan sejumlah ponsel yang dipakai ketiga tersangka dalam aksi penipuannya. Modus penipuan yang dilancarkan, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka Salman berperan sebagai direktur, Teuku berperan sebagai karyawan, dan Samsuna berperan sebagai operator yang menerima telpon orderan dari korban. Dalam dalam menjalankan aksinya, ketiganya terlebih dulu membuat situs blog. Kemudian membuat iklan di internet dan mengirim email ke perusahaan sebagai penawaran. Agar lebih meyakinkan, di laman situs blog diupload mobil molen dan nomor kontak yang bisa dihubungi. "Kami bertiga dari Aceh dan tinggal di Tangerang. Kami buat situs blog yang isinya sebagai kantor cabang di Palembang dan memasang iklan di internet. Kami hanya menerima telpon dan tidak berada di Palembang," ujar tersangka Salman. Diakui tersangka Salman sebagai otak penipuan, ide penipuan ini didapatkan dari temannya. Kemudian dirinya diajari membuat email dan akun blog palsu dengan modal laptop dan ponsel. "Setelah semuanya selesai, baru kami sediakan rekening dan kartu ATM dari beberrapa bank. Semuanya buku tabungan untuk mendapatkan nomor rekening itu, kami beli dari warga. Sebetulnya sudah ada 12 perusahaan yang sudah pesan, namun yang sudah mentransfer baru satu perusahaan. Baru dua bulan saya dan teman-teman lakukan ini," ujar Salman. Direktur Ditreskrimum Polda Sumsel Kombes Pol Budi Suryanto menambahkan, ketiga tersangka masih menjalani pemeriksaan petugas lebih lanjut untuk dikembangkan. Kuat dugaan aksi sindikat penipuan ini sudah lama dilakukan. "Masih kita kembangkan terus, karena sindikat ini markasnya di Tangerang. Dilihat dari barang bukti yang didapat, sindikat ini sepertinya sudah biasa melakukan penipuan dan kemungkinan ada perusahaan lain yang telah menjadi korban penipuan," ujarnya. Read the full article
Kalau Anda cukup teliti, dari foto ini aja mestinya udah bisa menyimpulkan. Yap, tema postingan kali ini soal pe-ni-pu-an. Walaupun harga barang yang ditawaran tidak wajar (iphone 6 plus 256gb 450rb rupiah beli 2 gratis 1, bok!), alamat KTP sama dengan alamat salah satu pertokoan di kota besar, nomor induk kependudukan formatnya salah, tahun lahir tidak sesuai tampilan wajah di foto, ADA AJA loh korbannya. Semata-mata tergiur embel-embel "promo", janji2 ORI, udh dikirim dokumen identitas yang seolah2 mendukung, beserta screencapture testi pembeli gadungan yang bisa diedit/tinggal comot dari lapak orang, uang tabungan pun seketika melayang. Saya heran sih. Ini penipunya sengaja ngasal, kurang niat nipunya apa gimana. Dan lebih heran lagi dengan effort penipu yang nggak seberapa, kok masih aja dapat korban. Let's say, orang2 yang tertipu terlalu polos, tidak bi(a)sa baca, grasa-grusu dikendalikan nafsu or etc. Tapi kenapa itu bisa terjadi? Salah tiganya mungkin karena orang pinternya tidak memberi sosialisasi yang baik seputar tanda-tanda penipuan. Orang bijaknya enggan membantu melaporkan ke pihak berwajib untuk mencegah dampak tipu2 yang lebih luas. Dan orang mampunya malah membantu memfasilitasi produksi atribut penipuan itu. Mungkin benar, kekacauan di dunia ini utamanya bukan karena banyak orang jahat beraksi, melainkan banyaknya orang baik yang diam. Semacam mustahil ya kita (yang notabene cerdas2 ini) kena tipu yang beginian? Mustahil juga ngga kalau kita jadi bagian dari orang-orang baik yang mencerdaskan? π *sokiye #waspadapenipuan #moduspenipuan
Bagi siapa saja yang kenal pria dalam foto ini hati-hati jika ingin menjadi rekanan bisnisnya. Saya (Ek Sing Fals) tertipu 150jt, setelah diviral ternyata beberapa orang juga menjadi korban penipuan orang ini. Bidang Springbed Medan (Ocean), Bekasi (Kimberly), Bogor (Trubus, Dolphin), Tangerang (Dunia Satoe Keluarga, Angel'S Coil dan temen temen lain) Thn 2012 bidang Sembako Modusnya Jual bahan baku dgn harga dibawah standar pembayaran bisa lewat Giro Setelah kemakan janji manis dia akan mencoba menjual barang jadi Sedikit sedikit pembayaran bagus sudah banyak dia akan kabur bawa uang, barang dan tagihan Seperti Bunglon dan mulut manis Dia cepet belajar bahasa sekitar supaya cepet akrab dgn kustomer (Bahasa Palembang, Jawa, Sunda) Modal awal biasanya cicil mobil baru dan motor baru buat operasional dan itoe paling lama hanya 6 bln saja setelah itoe kendaraan operasional nya akan di gadaikan Tampang keren utk meyakinkan mangsa CP pelaku : Surya / Johanes Surya / Hans William Loho Jl. Sudirman 148 Cilacap 08999000199 08996613999 Info tambahan : hans william loho No ktp : 3301222209790004 Tempat / tgl lahir : tangerang, 22 sept 1979 Alumni binus jurusan komputer akuntansi angkatan 97 Istri : ellyanna, se No ktp : 3301224509800009 Tempat / tgl lahir : palembang, 5 sept 1980 Anak : faustine grizzelia fay Tempat / tgl lahir : tangerang, 19 april 2008 Rekening yang dipakai an istrinya : BCA an : Ellyanna, SE - ac : 0960502477 Mandiri an : Ellyanna, SE - ac : 1550000302870 Ini mungkin bisa bantu untuk nge cek ke bank yang bersangkutan entah uda di tutup atau belum. Mungkin bisa tanya alamat nya ke bank bersangkutan meski ah tutup account. Saya terpaksa posting karena tidak ada itikad baik dari orang ini untuk selesaikan kewajibannya pada semua korbannya dan ternyata alamat dalam SIM juga bodong. Semoga dengan dishare foto ini hal yang sama tidak terjadi pada para sahabat. Catatan Rumah Orang tua didaerah Cengkareng Jakarta Barat Rumah anak dan istri Daerah Bukit Palembang Dan semoga terjadi pertobatan dalam diri orang ini karna sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh suatu hari nanti #dpo #repost #viral #moduspenipuan #furniture #cengkare

Anya is live and ready to show you everything. Watch her strip, dance, and perform exclusive shows just for you. Interact in real-time and make your fantasies come true.
Free to watch β’ No registration required β’ HD streaming
KLARIFIKASI SAYA BUKAN PENIPU. SAYA JUGA KORBAN (PENIPUAN SEGITIGA) bisa cari di google penipuan segitiga itu apa. SI PENIPU GUNAIN REKENING SAYA BUAT NIPU KORBAN2. Kronologinya. Jadi si Mon beli pulsa di saya (@arifa.id) tapi transferan beda2 orang (bisa lihat dipict ya). Mulai tanggal 22 Maret sampe hari ini tanggal 5 Juni 2017, kira2 udah 11x. Jumlahnya 1X transaksi 50rb smpe ratusan ribu. Saya heran kok beli pulsa banyak bgt. katanya jualan koin line n stiker line, dan dia ga punya atm. Yaudah saya percaya aja. Toh juga udh transfer, jadi saya isi pulsanya. Lalu, hari ini ada yg ngata2 in saya, kalau saya Penipu, si X bilang kalau saya nipu di caraousell, saya aja ga pernah jualan di carausell dibilang nipu. Ternyata si Mon itu gunain REKENING saya buat jualan barang2 nya di Caraousell n instagram Tetapi dia ga kirim barang. Jadi kelihataannya SAYA YG NIPU. PADAHAL KN bukan. SAYA TAUNYA SI MON ORDER PULSA DI SAYA, DAN SAYA CUMA NGIRIM PULSA. SAYA JUGA GA TAU ASAL Mula UANG YG DITRANSFER KE SAYA. DAN TERNYATA HASIL NIPU DIA. Yg dirugikan disini, SAYA SEBAGAI PEMILIK REKENING n yg beli barang di Mon. YANG PENIPU ITU Mon. HATI HATI SEKARANG MODUS PENIPUAN BANYAK BANGETT. SEDIH BANGET DIBILANG NIPUU. πππππ SEMOGA GA ADA KORBAN LAGII. AAMIIN #penipuanonline #penipuanonlineshoppulsa #penipuanpulsa #penipuansegitiga @blacklistcurhat @blacklistindonesia @blacklistncurhat #infosemarang #infopenipu . #moduspenipuan #penipuanonline #penipuan #penipuansegitiga #modus #infojakarta #infodepok #infobandung #penipuanonlineshop - #regrann - #regrann #infosemarang
INFORMASI UNTUK TEMEN2 PENJUAL ONLINE HATI - HATI MODUS PENIPUAN dengan pembayaran melalui E-cash Mandiri.. Awal mulanya ada seseorang yg mengatasnamakan Ponco Wahyudi melakukan order beberapa boneka ditempat kami (Planet Boneka), menghubungi kami melalui chat WhatsApp. Dia sudah memilih motif boneka yg diinginkan, lalu dia mengirimkan pict alamat serta SIM. Kami totalkan semua belanjaannya, yg totalnya Rp 738 ribu. Dan siang ini, dia chat kami menyertakan bukti transfer via E - cash Mandiri. Namun untuk mencairkan uangnya, dia menyuruh kami untuk pergi ke ATM untuk mencairkannya dengan memasukkan kode pin. Karena kami tidak tahu, hampir kami pergi ke ATM. Alhamdulillah, kesibukan siang ini, membuat kami tak langsung bisa pergi ke ATM. Alhamdulillahnya, Allah masih melindungi kami, kami cek dulu tentang e cash Mandiri, dan nemu artikel tentang penipuan dg modus e cash Mandiri. Dan dalam artikel tersebut, beberapa hal sesuai dg kondisi yg kami temui. Beberapa ciri - ciri modus penipuan melalui E Cash Mandiri : β Penerima uang disuruh ke ATM saat ini juga (kami tadi dikasih waktu 2 menit) β Pakai kode OTP β Kirim foto KTP / SIM 3 ciri ini yg kami tadi temui. Namun dalam artikel yg kami baca, ada ciri yg lain ; β Minimal saldo di rekening adalah Rp 500.000,- β Minta difotokan / tanya saldo di rekening ada berapa β Diancam akan dilaporkan ke polisi Semoga Allah selalu melindungi kita semua dari penipuan dan segala niat kejahatan. Aamiin Semoga bermanfaat. Silahkan share jika bermanfaat!!! #hatihatipenipuan #moduspenipuan #penipuanmodusecashmandiri #moduspenipuanecashmandiri #penipuan (di Jual Boneka Murah - Hub 085732283859, 087854552660)
Hati-hati modus penipuan π. Jika rekan-rekan ada menemukan sebuah akun sosmed yg mengatasnamakan saya pernah meminjam uangnya dan menghilang, hal tersebut bukanlah saya. βΌοΈ#moduspenipuan #facebook #instagram #twitter #dm #directmessage #facebookmessenger #penipuan #sosmed