New Post has been published on INFOKAMPUSNEWS
New Post has been published on http://www.infokampus.news/midfest-pameran-karya-asli-tangan-mahasiswa-brawijaya/
MIDFEST, Pameran Karya Asli Tangan Mahasiswa Brawijaya
Infokampus.news, Malang – Program Desain Vokasi Universitas Brawijaya (UB) kembali menyelenggarakan pameran karya tahunan mereka yang dibalut dalam acara Midfest 2017. Pada Midfest 2017 ini dipamerkan karya kaya desain visual yang dibuat oleh mahasiswa desain vokasi UB sendiri. Total ada lebih dari 50 karya yang di pamerkan dalam kegiatan ini.
MIDFEST kenalkan Dunia Desain Secara Nyata
Ketua Pelaksana Midfest 2017, Kukuh Anjasmara mengungkapkan acara ini bertujuan untuk mengenalkan kepada khalayak luas tentang karya-karya desain yang sudah dibuat oleh mahasiswa UB sendiri. Karena selama ini banyak yang masih belum tahu bagaimana dan apa aaja yang dihasilkan oleh mahasiswa desain. “Disini kita perkenalkan apa saja yang dikerjakan dan dihasilkan oleh mahasiswa desain. Karya-karya yang dipamerkan dalam Midfest ini adalah asli karya mahasiswa UB.dari mulai lukisan grafis sampai karya 3 dimensi ini merupakan buah tangan mahasiswa UB,” Paparnya.
Pengunjung Dibawa Kedalam Dunia Para Desainer
Tanggapan para pengunjung pun beragam. Shinta Dwiandista, salah satu mahasiswa yang sedang berkunjung pun berpendapat bahwa acara ini mampu memperkenalkan dunia desain kepada orang yang awam seperti dirinya. “Disini jadi kita bisa liat oh begini cara kerjanya, oh begini cara bikinnya, jadinya kita seperti masuk kedunia para desainer tersebut. Dengan begitu kita bisa tau proses apa yang dilalui oleh para desainer dalam membuat karyanya, sehingga tidak ada lagi anggapan minta desain itu gratis,” Ungkapnya
Jangan Ada Lagi Yang Mengundeestimate kan Proses Desain
Harapan dari Kukuh selaku pelaku desain pun tidak muluk-muluk. Dirinya mengharapkan bahwa para desainer banyak diapresiasi oleh khalayak luas. Apresiasi yang dimaksud adalah dengan tidak lagi di remehkannya hasil karya maupun profesi sebagai desainer Visual. “Kalau mereka mengenal kita dan tau apa yang dijalani desainer dalam membuat karyanya, maka pasti tidak ada lagiIyang mengunderestimate kan pekerjaan desain. Apalagi kalau sampai ada yang minta desin dengan kondisi yang tidak mengahargai para desainnenya, itu sangat disayangkan sekali,” Ungkap Kukuh (uch)












