Kuttab
Alhamdulillah, betapa bersyukur atas aktivitas-aktivitas saat ini. Di antaranya adalah membersamai Kuttab Al-Fatih. Berikhtiar hadirkan pendidikan gratis yang ditopang melalui unit-unit bisnis dengan skema wakaf produktif.
Tentang Kuttab, apa temen2 pernah dengar sebelumnya? Mohon izin sharing ya. Semoga bisa bermanfaat
Kuttab secara terminologi adalah tempat anak-anak untuk belajar membaca, menulis dan menghafal Al-Qur’an. Ia merupakan pusat pengajaran paling tua di kalangan kaum muslimin yang berhasil melahirkan orang2 besar dan mengantarkan umat menuju zaman kegemilangan.
Contoh tokoh besar yang mengenyam pendidikan di Kuttab: Ibnu Firnas sang penemu pesawat terbang, Ibnu Sina sang bapak kedokteran, Imam Syafi’i sang ulama mahsyur yang menjadi rujukan
Kuttab muncul pertama kali di zaman Nabi ﷺ , kemudian menyebar ke berbagai negeri seiring dengan tersebarnya agama Islam. Dimana kuttab ialah embrio madrasah atau sekolah. Bahkan di kemudian hari menjadi embrio universitas, seperti universitas pertama di dunia! Jauh sebelum Harvard, Cambridge, atau Oxforfd.
Universitas tertua dan pertama di dunia lahir dari peradaban Islam. Ialah Universitas Al-Qarawiyyin di Fes, Maroko. Pendirinya seorang muslimah, bernama Fatimah Al-Fihri. Di antara yang pernah mengenyam pendidikan di sana bahkan cendikiawan Nasrani dan Yahudi, seperti Nicolas Cleynaerts, tokoh Belgia; Golius, tokoh Belanda; Leo Africanus; Rabbi Mosse ben Maimon, dan Paus Silvester II
Kembali tentang Kuttab. Catatan sejarah tentang Kuttab masih tersimpan dengan rapi, rujukan dan aplikasi lapangan tersusun dengan sempurna. Bahkan kurikulumnya pun disebutkan tanpa ada yang tertutupi. Namun sayangnya, Kuttab belakangan hilang dari dunia Islam. Barangkali inilah mengapa terjadi degradasi pada banyak hal dalam tubuh umat.
Namun alhamdulillah, kini kuttab mulai lahir kembali. Diinisiasi oleh Ust. Budi Ashari, Lc yang alumni Universitas Islam Madinah dengan kepakarannya sejarah islam, bersama rekan-rekan lainnya dengan modal keyakinan, berharap kebeseran-Nya
Menariknya, kurikulum Kuttab hanya berkosentrasi pada dua kurikulum utama. Ialah kurikulum Iman dan kurikulum Al-Qur’an. Sistem pendidikan yang dibangun menekankan pentingnya; (1) Iman sebelum Al-Qur’an, (2) Adab sebelum Ilmu. Inspirasinya dari hadits Rasulullah ﷺ
Dari Jundub bin Abdillah berkata: Dulu kami adalah anak-anak kecil yang sudah cukup kuat bersama Rasulullah ﷺ. Maka kami pun mempelajari iman sebelum Al-Qur’an, kemudian kami mempelajari Al-Qur’an (setelah itu). Maka semakin bertambahlah iman kami. Sementara kalian hari ini, kalian mempelajari Al-Qur’an sebelum iman. (HR. Ibnu Majah)
Banyak kisah tentang anak-anak Kuttab. Berkali-kali saya dibuat nangis ketika diceritakan kisah tentang mereka.
Seperti ada anak yang ketika setoran surah An-Naba tiba-tiba berhenti di ayat ke-20. Ia tiba-tiba menangis tersedu karena memahami dan mengimani maknanya.
Atau ada anak yang belum baligh menyampaikan ingin segera meninggal. Ia bilang takut berbuat dosa bila sudah baligh. Ia bilang takut dengan adzab Allah, sekaligus rindu kepada Allah dan Rasulullah ﷺ. Dan tak lama setelah itu, benar saja ia dipanggil oleh Allah.
Dan alhamdulillah, dari wasilah Kuttab lahirlah @agriquran, sebuah wadah kolaborasi yang di antara cita-citanya adalah melahirkan pengusaha sekelas Utsman bin Affan. Meretas unit-unit bisnis yang berorientasi kepada umat dengan skema wakaf produktif. Dimana di antara penyalurannya adalah untuk pendidikan.
Dan insyaAllah pada ramadhan tahun ini @agriquran akan mengadakan AgriQuran Camp, yaitu kegiatan dauroh Al-Qur’an sekaligus belajar pertanian Islam di Kuttab Al-Fatih Purwakarta. Informasi lebih lanjut insyaAllah akan di-update di kanal instagram @agriquran. Nantikan! :D











