Beberapa tahun belakangan, minat dan perhatian saya terhadap isu-isu sosial bertambah; diiringi dengan saya yang semakin vokal. Agaknya sulit menjelaskan bagaimana posisi Indonesia saat ini di hati saya. Terserah Anda, kalau mau meragukan nasionalisme saya. Sama sulitnya untuk menjelaskan apa yang sedang terjadi di Indonesia sekarang. Sebagai pengingat, di tanggal ini, tepat tiga bulan lalu, isu #ReformasiDikorupsi sedang hangat-hangatnya dibicarakan oleh semua orang di berbagai kelas sosial. Tak sedikit orang yang melihat negatif pada mereka yang "turun ke jalan". Mereka bertanya, apakah harus #demonstrasi? Bagi saya begini; kita, orang yang mendapat "keistimewaan" internet, bisa mendapat akses informasi yang cepat (dan seharusnya tepat), dan bisa "melawan" lewat berbagai kanal internet. Bagaimana dengan mereka yang tidak mendapat keistimewaan itu? Dengan turun ke jalan, media massa akan memberitakan dan l mereka yang tidak tahu sebelumnya, diharapkan menjadi tahu. Ya memang, salah satu tujuannya turun ke jalan untuk caper. Meski masih ada banyak kekurangan dalam pelaksanaan aksi, tapi menurut saya, mereka-mereka ini perlu dihargai. Satu yang perlu kita ingat, "Kita" ini banyak dan bisa berpengaruh. Ketika individu menyadari kekuatan kolektivitas "Kita", kita dapat menekan "Mereka" yang memegang kekuasaan untuk melakukan perubahan. Banyak perubahan terjadi dimulai dari jalan. --- Tiga bulan berlalu, semoga semua yang berjuang masih ingat dengan nilai-nilai tuntutan yang ada. Kita tidak pernah berhenti melawan. . . . #KedaulatanRakyat #MelawanSenayan #AksiMassa #Kolektif (at Gedung MPR/DPR) https://www.instagram.com/p/B5O_hJjh_rg/?igshid=jqpfahkplqsj