jendela.
kalau cerah, katanya,
ingin menjemur baju.
kalau hujan, katanya,
ingin tidur melulu.
kalau nanti besar, katanya,
ingin menjadi ibu.
kalau sukses, katanya,
ingin ke macchu picchu.
satu dua tiga empat,
dia menyisipkan kelambu.
satu dua tiga empat,
kotak jendelamu.
satu dua tiga empat,
aku mengetuk kacanya malu-malu.
hei, bangun.
jemuranmu.
















