The Love Inside Of You
“I don’t like to be likable by some people. So that’s why sometimes I have ignorant behavior. it’s not good, I know it. I also try to be a good person, but when I try even harder than before. I cannot find the love inside me.
I just wanna be myself”
Sore ini, aku terduduk termangu, merenungi mengapa sampai di tempat ini. Sejauh ini, memang aku belum puas dengan pencapaianku saat ini. Karena jauh sekali dari ekspektasi. Bahkan, mungkin ini adalah titik kritikal.
Tapi, ada satu orang yang akan selalu menyadarkanku bahwa aku hanya cukup menjadi diriku sendiri, menjadi sedikit egois, walau kadang aku merasa sedikit bersalah jika harus egois haha iya, siapa lagi kalau bukan malaikat yg diciptakan Tuhan untuk kita semua, dia yg bernama ibu.
Ibu kita selalu mengajarkan kita bagaimana menemukan cinta pada diri kita sendiri.
Kamu sedih karena gagal? kamu sedih karena belum bisa bahagiakan dia? (dia orang tua kita)
kamu tidak sendiri, akupun juga sedang mengalami itu. Mungkin bukan gagal? iya, tapi memang kita tidak boleh cepat puas. Ayok, semangat lagi ya...
Please, walau seluruh dunia membencimu, kamu tetap harus bisa mencintai dirimu sendiri.
Sebenarnya, aku masih kagum dengan orang yang gampang sekali untuk disukai atau dicintai tanpa perlu memberikan effort lebih.
Tapi apa iya, mereka tidak mempunyai kekurangan? siapa tahu, mereka juga sedang dalam keadaan seperti kita atau mungkin lebih buruk. Namun, yang membedakan, mereka selalu mempunyai alasan untuk mencintai hidup mereka. Entah itu hanya pergi ngopi, entah itu dengan menggambar doodle, atau hanya dengan menonton acara kesukaan mereka.
thanks for saved my life. (i said to my self)












